Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Teknologi
  • Dari ClickFix ke Video TikTok Palsu
  • Teknologi

Dari ClickFix ke Video TikTok Palsu

3 min read
Dari ClickFix ke Video TikTok Palsu

Credit image: Freepix

Dari ClickFix ke Video TikTok Palsu – Pernah dengar tentang malware (program jahat) yang bersembunyi di balik hal-hal yang tidak terduga? Salah satu yang terbaru dan sedang marak adalah malware bernama Latrodectus.

Kini, Latrodectus menggunakan teknik licik yang disebut ClickFix untuk menyebar dan menebar ancaman dengan berbagai trik.

Apa Itu Teknik ClickFix?

Teknik ClickFix ini sangat berbahaya karena memungkinkan malware untuk langsung berjalan di dalam memori komputer kita, tanpa perlu disimpan dulu di hard disk.

Ibaratnya, ini seperti hantu yang bisa masuk ke rumah tanpa meninggalkan jejak fisik. Ini membuat browser atau aplikasi keamanan (antivirus) jadi sulit mendeteksi dan memblokirnya.

Latrodectus, yang diduga adalah penerus malware IcedID, adalah jenis malware yang berfungsi sebagai “pengunduh” untuk program jahat lainnya, seperti ransomware (pemeras data). Malware ini pertama kali ditemukan pada April 2024.

Baca juga: Melindungi Perusahaan dari Ancaman Cloud

Latrodectus Mengintai Lewat Perintah “Copy-Paste”

Dari ClickFix ke Video TikTok Palsu
Credit image: Freepix


Dalam serangan Latrodectus terbaru yang diamati pada Mei 2025, para pengguna yang tidak curiga ditipu untuk menyalin dan menjalankan perintah PowerShell dari situs web yang terinfeksi. Taktik ini sudah menjadi metode umum untuk menyebarkan berbagai jenis malware.

Singkatnya, ketika perintah ini dijalankan oleh pengguna, malware akan mencoba menginstal file dari situs jarak jauh dan menjalankannya langsung di memori.

Ini membuat penyerang tidak perlu menyimpan file di komputer Anda, sehingga risiko terdeteksi oleh browser atau antivirus menjadi lebih kecil.

Hebatnya lagi, installer yang digunakan seringkali berisi aplikasi NVIDIA yang sah, tetapi kemudian digunakan untuk menyusupkan DLL (file program) berbahaya. DLL inilah yang kemudian mengunduh muatan utama malware.

Untuk melindungi diri dari serangan semacam ini, disarankan untuk menonaktifkan program Windows Run (dengan menekan tombol “Windows + R”) menggunakan pengaturan Group Policy Objects (GPOs) atau dengan mengubah Windows Registry.

Dari ClickFix ke Video TikTok Palsu

Tren terbaru menunjukkan adanya operasi penipuan online baru yang memanfaatkan video TikTok, yang kemungkinan besar dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI).

Modus ini tidak lagi mengandalkan halaman CAPTCHA palsu, melainkan mengarahkan pengguna untuk menjalankan perintah berbahaya di sistem mereka, dengan dalih mengaktifkan Windows, Microsoft Office, CapCut, atau Spotify.

Video-video ini diunggah dari berbagai akun TikTok, seperti @gitallowed, @zane.houghton, @allaivo2, @sysglow.wow, @alexfixpc, dan @digitaldreams771 (akun-akun ini sekarang sudah tidak aktif).

Salah satu video yang mengklaim memberikan petunjuk tentang cara “meningkatkan pengalaman Spotify Anda secara instan” bahkan telah ditonton hampir 500.000 kali, dengan lebih dari 20.000 like dan lebih dari 100 komentar.

Kampanye ini menunjukkan bahwa para penyerang kini menggunakan video TikTok yang kemungkinan besar dibuat dengan AI untuk menipu pengguna agar menjalankan perintah PowerShell.

Mereka berpura-pura membimbing pengguna untuk mengaktifkan perangkat lunak resmi atau membuka fitur premium.

Ini menunjukkan bagaimana para penyerang siap menggunakan platform media sosial mana pun yang sedang populer untuk menyebarkan malware.

Baca juga: Solusi Keamanan Canggih Dimiliki UMKM

Cara Melindungi Diri

Dari ClickFix ke Video TikTok Palsu
Credit image: Freepix

 

  1. Berhati-hatilah dengan email dan tautan yang mencurigakan: Jangan mengklik tautan atau mengunduh file dari sumber yang tidak dikenal.
  2. Jangan mudah percaya dengan janji manis: Jika suatu tawaran terlalu bagus untuk jadi kenyataan, kemungkinan besar itu penipuan.
  3. Perbarui perangkat lunak keamanan Anda: Pastikan antivirus dan sistem operasi Anda selalu diperbarui.
  4. Jangan pernah membagikan frasa sandi atau kunci pribadi Anda: Terutama untuk dompet kripto.
  5. Verifikasi keaslian aplikasi: Pastikan Anda mengunduh aplikasi dari sumber resmi.
  6. Pertimbangkan untuk menonaktifkan Windows Run: Jika Anda tidak sering menggunakannya.

Waspada selalu adalah kunci untuk tetap aman di dunia digital yang semakin kompleks ini!. Semoga bermanfaat.

 

 

Baca artikel lainnya:

  • Menyembunyikan Kode dalam Atribut File
  • Peretas Membobol Kata Sandi
  • Waktu Screen Anak
  • Menyembunyikan Malware dalam File ZIP
  • Mengidentifikasi Pengguna Berisiko Tinggi
  • Serangan CrossBarking
  • FakeCall Serangan Siber Tingkat Lanjut Pengguna Android
  • Menuntaskan Ancaman Siber di Lembaga Pendidikan
  • Lembaga Pendidikan Salah Satu Sektor Paling Sering Diserang
  • Menghapus Data Personal dari Google Search

 

 

Sumber berita:

 

WeLiveSecurity

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Post navigation

Previous Riset ESET: Asia Dominasi Serangan Siber
Next Mencegah Bisnis menjadi Korban Serangan Phising

artikel terkini

Celah Keamanan Zoom Beri Akses Admin ke Peretas Phising dan Taktik

Celah Keamanan Zoom Beri Akses Admin ke Peretas

May 15, 2026
Waspada Celah FortiSandbox dan FortiAuthenticator Waspada Celah FortiSandbox dan FortiAuthenticator

Waspada Celah FortiSandbox dan FortiAuthenticator

May 15, 2026
Kacamata Pintar Mengintai Rahasia Anda Kacamata Pintar Mengintai Rahasia Anda

Kacamata Pintar Mengintai Rahasia Anda

May 13, 2026
Magecart & GTM Ancaman Baru Belanja Daring Magecart & GTM Ancaman Baru Belanja Daring

Magecart & GTM Ancaman Baru Belanja Daring

May 13, 2026
GhostLock Kunci File Tanpa Ransomware GhostLock Kunci File Tanpa Ransomware

GhostLock Kunci File Tanpa Ransomware

May 13, 2026
Yang Membedakan Email Phising Yang Membedakan Email Phising

Yang Membedakan Email Phising

May 13, 2026
Situs JDownloader Disusupi Installer Palsu Situs JDownloader Disusupi Installer Palsu

Situs JDownloader Disusupi Installer Palsu

May 13, 2026
VoidStealer Curi Data Lewat Memori Browser VoidStealer Curi Data Lewat Memori Browser

VoidStealer Curi Data Lewat Memori Browser

May 12, 2026

Lainnya

Celah Keamanan Zoom Beri Akses Admin ke Peretas Phising dan Taktik
3 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Celah Keamanan Zoom Beri Akses Admin ke Peretas

May 15, 2026
Waspada Celah FortiSandbox dan FortiAuthenticator Waspada Celah FortiSandbox dan FortiAuthenticator
2 min read
  • Sektor Bisnis
  • Teknologi

Waspada Celah FortiSandbox dan FortiAuthenticator

May 15, 2026
Kacamata Pintar Mengintai Rahasia Anda Kacamata Pintar Mengintai Rahasia Anda
4 min read
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Kacamata Pintar Mengintai Rahasia Anda

May 13, 2026
Magecart & GTM Ancaman Baru Belanja Daring Magecart & GTM Ancaman Baru Belanja Daring
3 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Magecart & GTM Ancaman Baru Belanja Daring

May 13, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.