Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Teknologi
  • Ancaman Malware AI 2025
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Ancaman Malware AI 2025

3 min read
Ancaman Malware AI 2025

Image credit: Freepix

Ancaman Malware AI 2025 – Laporan Ancaman ESET periode kedua (H2) tahun 2025 mengungkap pergeseran besar dalam dunia kejahatan siber. Hal yang sudah diprediksi oleh ESET sejak jauh hari.

Jika selama satu dekade terakhir penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) oleh penjahat siber barulah sebatas prediksi, kini teknologi tersebut telah benar-benar diimplementasikan dalam bentuk malware yang adaptif dan dinamis.

Ransomware Pertama yang Ditenagai AI

Peneliti ESET menemukan PromptLock, ransomware pertama yang diketahui menggunakan model bahasa besar (LLM) untuk beroperasi.

Berbeda dengan malware tradisional yang memiliki instruksi kaku, PromptLock menggunakan model OpenAI (melalui API Ollama) untuk membuat skrip berbahaya secara otomatis saat dijalankan.

Baca juga: RAT Baru Gunakan Trik SMS Curi Data

Cara Kerja PromptLock

  1. Modul Statis: Ditulis dalam bahasa Go, bertugas berkomunikasi dengan server AI dan mengirimkan perintah (prompt).
  2. Skrip Dinamis: Model AI menghasilkan skrip dalam bahasa Lua untuk memindai file, mencuri data, hingga mengenkripsi sistem.
  3. Koreksi Mandiri: Jika skrip gagal berjalan karena kesalahan kode (halusinasi AI), PromptLock akan mengirimkan laporan log kembali ke AI untuk diperbaiki dan dijalankan ulang.
  4. Karakter Unik: Karena output AI bersifat tidak pasti (nondeterministic), setiap serangan menghasilkan kode yang berbeda-beda, sehingga sangat sulit dideteksi oleh antivirus konvensional.

Meskipun PromptLock saat ini masih dianggap sebagai “Proof of Concept” (uji coba) oleh akademisi Universitas New York (NYU), kehadirannya membuktikan bahwa otomatisasi serangan siber telah mencapai level baru.

Ancaman Malware AI 2025
Image credit: Freepix

Daftar Ancaman Berbasis AI Lainnya

Selain PromptLock, laporan dari Google Threat Intelligence Group (GTIG) mengidentifikasi beberapa malware lain yang memanfaatkan AI:

  • PromptFlux: Sebuah dropper yang meminta model AI Gemini untuk menulis ulang kode sumbernya sendiri demi menghindari deteksi dan menetap di sistem korban.
  • PromptSteal (LameHug): Alat pencuri data yang menggunakan API Hugging Face untuk menghasilkan perintah Windows guna memanen dokumen sensitif.
  • QuietVault: Pencuri kredensial (seperti token GitHub) yang menggunakan alat baris perintah AI di perangkat korban untuk mencari rahasia tambahan.

Baca juga: Shadow AI Ancam Keamanan Perusahaan

Teknik Mengelabui Keamanan AI

Para pembuat malware ini menggunakan teknik Social Engineering untuk menembus batasan keamanan (guardrails) yang dipasang pada model AI.

Mereka berpura-pura menjadi peneliti keamanan, mahasiswa yang sedang mengikuti kompetisi Capture The Flag, atau akademisi agar model AI bersedia menghasilkan kode berbahaya.

Contohnya, aktor ancaman yang berafiliasi dengan China menggunakan model Claude dari Anthropic dengan menyamar sebagai karyawan perusahaan keamanan resmi.

Mereka memecah skrip serangan menjadi potongan-potongan kecil yang terlihat tidak berbahaya agar tidak memicu alarm keamanan pada sistem AI.

Dampak AI pada Penipuan dan Phising

AI tidak hanya digunakan untuk membuat kode malware, tetapi juga untuk memoles teknik penipuan tradisional:

  • Hilangnya Tanda Tanya: Dulu, kesalahan tata bahasa dan ejaan adalah ciri khas email phishing. Kini, dengan bantuan AI, bahasa dalam email penipuan menjadi sangat sempurna dan profesional.
  • Deepfake & Iklan Palsu: Skema seperti HTML/Nomani menggunakan video deepfake untuk mempromosikan investasi bodong dan obat-obatan palsu di media sosial.
  • Dokumen Umpan: AI digunakan untuk membuat dokumen jebakan yang terlihat sangat meyakinkan, meskipun terkadang masih menunjukkan gaya bahasa yang tidak lazim bagi manusia.

Garis Depan Baru Keamanan Siber

Kemunculan malware berbasis AI seperti PromptLock menandai dimulainya era baru di mana serangan siber dapat berubah bentuk (morphing) dan beradaptasi dengan lingkungan korbannya secara real-time.

Kecepatan dan skala serangan yang dulu dianggap mustahil, kini menjadi ancaman nyata yang harus diwaspadai oleh organisasi di seluruh dunia.

 

 

 

 

Baca artikel lainnya: 

  • Serangan Water Saci Trojan Baru di WhatsApp
  • Kartelisasi Hacker
  • Skema Phising Canggih Targetkan Hotel dan Pelanggan
  • Peran AI dalam Kejahatan Phising Netflix
  • Peretas Susupi Sistem Industri dengan Logic Bomb
  • LandFall Ancaman Spyware Canggih di WhatsApp
  • Satu Password Bocor Bencana Miliaran Mengancam Perusahaan
  • Memanfaatkan AI Melawan Ancaman berbasis AI
  • Panduan Membentuk Anak Cerdas Digital Sejak Dini
  • Hacker Beraksi Secepat 18 Menit

 

 

 

Sumber berita:

 

WeLiveSecurity

Post navigation

Previous Panduan Cek Aplikasi Palsu & Mencurigakan Di Android
Next GhostPairing Modus Licik Intip WhatsApp

artikel terkini

Platform Bluekit Luncurkan 70 Hostname Phising Baru Platform Bluekit Luncurkan 70 Hostname Phising Baru

Platform Bluekit Luncurkan 70 Hostname Phising Baru

June 29, 2026
Cara Mudah Hapus Aplikasi Bawaan Komputer dan Android Cara Mudah Hapus Aplikasi Bawaan Komputer dan Android

Cara Mudah Hapus Aplikasi Bawaan Komputer dan Android

June 29, 2026
Waspada! Modus Baru Serang Pengguna macOS Waspada! Modus Baru Serang Pengguna macOS

Waspada! Modus Baru Serang Pengguna macOS

June 26, 2026
Ancaman Siber Melanda Piala Dunia Ancaman Siber Melanda Piala Dunia

Ancaman Siber Melanda Piala Dunia

June 26, 2026
Operation Endgame Lumpuhkan Infrastruktur Malware Global Operation Endgame Lumpuhkan Infrastruktur Malware Global

Operation Endgame Lumpuhkan Infrastruktur Malware Global

June 26, 2026
Malware yang Bersembunyi di Balik Scheduled Task Malware yang Bersembunyi di Balik Scheduled Task

Malware yang Bersembunyi di Balik Scheduled Task

June 26, 2026
Aplikasi di Google Play Store Bisa Curi Rekening Aplikasi di Google Play Store Bisa Curi Rekening

Aplikasi di Google Play Store Bisa Curi Rekening

June 26, 2026
Ratusan Ribu Firewall Menjadi Target Perburuan Kredensial Ratusan Ribu Firewall Menjadi Target Perburuan Kredensial

Ratusan Ribu Firewall Menjadi Target Perburuan Kredensial

June 25, 2026

Lainnya

Platform Bluekit Luncurkan 70 Hostname Phising Baru Platform Bluekit Luncurkan 70 Hostname Phising Baru
5 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Platform Bluekit Luncurkan 70 Hostname Phising Baru

June 29, 2026
Cara Mudah Hapus Aplikasi Bawaan Komputer dan Android Cara Mudah Hapus Aplikasi Bawaan Komputer dan Android
9 min read
  • Mobile Security
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Cara Mudah Hapus Aplikasi Bawaan Komputer dan Android

June 29, 2026
Waspada! Modus Baru Serang Pengguna macOS Waspada! Modus Baru Serang Pengguna macOS
4 min read
  • Teknologi

Waspada! Modus Baru Serang Pengguna macOS

June 26, 2026
Ancaman Siber Melanda Piala Dunia Ancaman Siber Melanda Piala Dunia
5 min read
  • Sektor Personal
  • Tips & Tricks

Ancaman Siber Melanda Piala Dunia

June 26, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.