Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Teknologi
  • Kombinasi Ransomware dan Spyware Incar Perangkat Android
  • Teknologi

Kombinasi Ransomware dan Spyware Incar Perangkat Android

3 min read
Kombinasi Ransomware dan Spyware Incar Perangkat Android

Image credit: Dreamina

Kombinasi Ransomware dan Spyware Incar Perangkat Android – Gelombang ancaman siber yang menyasar pengguna gawai berbasis Android di Indonesia kembali meningkat. Peneliti mendapati kemunculan galur malware baru bernama Mantax Otax.

Malware yang menggabungkan kemampuan ransomware (pemerasan data) dan spyware (pencurian data rahasia) untuk mengunci perangkat, meretas informasi sensitif, hingga meneror korban secara psikologis.

Berdasarkan investigasi peneliti, malware ini didistribusikan oleh operator lokal di Indonesia melalui file APK berbahaya yang diunduh di luar Google Play Store.

Para pelaku memanfaatkan teknik rekayasa sosial serta pesan phishing untuk menjebak korban agar memasang aplikasi palsu tersebut.

Baca juga: Menangkal Pembajakan Akun via Selfie Video AI

Mekanisme Infeksi dan Kendali Jarak Jauh

Begitu berhasil terpasang di perangkat korban, Mantax Otax langsung meminta izin aksesibilitas (Accessibility service). Fitur ini memberikan kendali tingkat tinggi kepada pelaku untuk memanipulasi perangkat dari jarak jauh.

Setelah mendapatkan izin, malware akan:

  • Menghubungkan perangkat ke peladen komando dan kontrol (C2) yang domainnya disembunyikan melalui GitHub.
  • Mengirimkan data telemetri penting korban, seperti lokasi, operator seluler, versi Android, hingga identitas perangkat (device ID).
  • Menerima instruksi lanjutan dari pelaku melalui infrastruktur Firebase atau protokol WebSockets.

Enkripsi File pada Android Versi Lama

Fitur pemerasan (ransomware) dari Mantax Otax dirancang khusus untuk menyerang ponsel Android yang menjalankan versi sistem operasi lebih lama.

  • Pembatasan Sistem Operasi: Modul enkripsi ini hanya berfungsi efektif pada Android versi 9 atau lebih lama. Fitur keamanan Scoped Storage yang diperkenalkan pada Android 10 dan sesudahnya secara otomatis membatasi akses enkripsi ke direktori file eksternal, sehingga melindungi bagian sistem yang lebih baru.
  • Enkripsi Data: Malware menyisir penyimpanan bersama, mengenkripsi jenis file tertentu menggunakan kunci AES spesifik dari peladen C2, lalu menghapus file asli dan mengubah ekstensinya menjadi .enc.
  • Pesan Tebusan: Pelaku mengganti gambar galeri lokal dengan catatan tebusan serta membuka obrolan full-screen berbasis Firebase untuk melakukan negosiasi pembayaran.

Peneliti sendiri berhasil membongkar komunikasi pelaku setelah menemukan celah miskonfigurasi pada peladen C2 Firebase milik penjahat yang mengekspos transkrip obrolan dengan para korban.

Baca juga: Malware Android yang Berpikir Sendiri

Fitur Mata-Mata (Spyware) dan Teror Psikologis

Selain mengunci data, Mantax Otax dilengkapi dengan rangkaian fitur pengintaian tingkat lanjut yang membahayakan privasi korban:

  • Mampu merekam PIN layar kunci guna mempertahankan akses permanen ke perangkat.
  • Membaca SMS, kode OTP, riwayat panggilan, kontak, riwayat peramban, daftar aplikasi terpasang, akun Google, hingga lokasi GPS secara real-time.
  • Mengekstrak profil dan percakapan dari aplikasi WhatsApp serta Telegram menggunakan simulasi interaksi layanan aksesibilitas.
  • Menyalahgunakan API MediaProjection Android untuk mengambil tangkapan layar, merekam video MP4, melakukan streaming layar korban, hingga mengambil foto secara diam-diam melalui kamera perangkat dan mengunggahnya ke operator.

Pada versi keduanya, Mantax Otax menambahkan fitur teror psikologis berupa dialog pop-up berulang, video layar penuh, kilatan gambar kejut (jumpscare), serta pesan suara otomatis (text-to-speech) yang diputar melalui pengeras suara ponsel untuk menekan korban agar segera membayar tebusan.

Mitigasi dan Rekomendasi Keamanan

Mengingat aplikasi ini mendistribusikan dirinya di luar toko aplikasi resmi, pengguna disarankan untuk memperketat pengamanan perangkat dengan langkah-langkah berikut:

  1. Jangan pernah mengunduh file APK dari sumber pihak ketiga yang tidak dikenal atau tautan mencurigakan di luar Google Play Store.
  2. Jangan pernah memberikan izin Accessibility service kepada aplikasi yang tidak memiliki urgensi fungsi yang jelas.
  3. Selalu perbarui perangkat Android ke versi terbaru agar terlindungi oleh fitur keamanan modern seperti Scoped Storage dan sistem proteksi bawaan.
  4. Perangkat yang terhubung dengan layanan Google Play Protect secara otomatis dapat mendeteksi dan memblokir varian malware ini berkat kerja sama pemantauan keamanan global yang aktif.

 

 

Baca artikel lainnya: 

  • Waspada Celah FortiSandbox dan FortiAuthenticator
  • Kacamata Pintar Mengintai Rahasia Anda
  • Situs JDownloader Disusupi Installer Palsu
  • VoidStealer Curi Data Lewat Memori Browser
  • Peretas Catut Nama OpenAI Curi Kredensial
  • Backdoor Baru di Balik Situs Claude AI Palsu
  • Ancaman Brainrot pada Anak
  • 123456 Masih Jadi Primadona Peretas
  • Amankan Sistem dari Eksploitasi Sandbox vm2
  • Malware Pencuri OTP via Phone Link

 

 

Sumber berita:

 

WeLiveSecurity

 

 

Post navigation

Previous Sindikat Siber Kuras Rekening di Indonesia
Next Pencurian Akses Cloud Berkedok Passkey

artikel terkini

Panduan Praktis Melindungi Diri di Ruang Digital Panduan Praktis Melindungi Diri di Ruang Digital

Panduan Praktis Melindungi Diri di Ruang Digital

October 7, 2026
Ancaman Baru Incar Nasabah Perbankan Digital Ancaman Baru Incar Nasabah Perbankan Digital

Ancaman Baru Incar Nasabah Perbankan Digital

October 7, 2026
Kejahatan Seks Siber & Kekerasan Berbasis Gender Online Kejahatan Seks Siber & Kekerasan Berbasis Gender Online

Kejahatan Seks Siber & Kekerasan Berbasis Gender Online

October 7, 2026
Email Phising di Era AI Makin Semakin Sulit Dilawan Email Phising di Era AI Makin Semakin Sulit Dilawan

Email Phising di Era AI Makin Semakin Sulit Dilawan

October 6, 2026
Menghadapi Ancaman Siber Berbasis AI dengan ESET PROTECT Menghadapi Ancaman Siber Berbasis AI dengan ESET PROTECT

Menghadapi Ancaman Siber Berbasis AI dengan ESET PROTECT

October 2, 2026
Risiko Keamanan Kredensial yang Ditinggalkan di GitHub Risiko Keamanan Kredensial yang Ditinggalkan di GitHub

Risiko Keamanan Kredensial yang Ditinggalkan di GitHub

October 2, 2026
Serangan Canggih Incar Perangkat iPhone dan Mac Serangan Canggih Incar Perangkat iPhone dan Mac

Serangan Canggih Incar Perangkat iPhone dan Mac

October 2, 2026
Prediksi CPU Dimanipulasi untuk Curi Password Linux Prediksi CPU Dimanipulasi untuk Curi Password Linux

Prediksi CPU Dimanipulasi untuk Curi Password Linux

October 1, 2026

Lainnya

Panduan Praktis Melindungi Diri di Ruang Digital Panduan Praktis Melindungi Diri di Ruang Digital
3 min read
  • Edukasi
  • Sektor Personal

Panduan Praktis Melindungi Diri di Ruang Digital

October 7, 2026
Ancaman Baru Incar Nasabah Perbankan Digital Ancaman Baru Incar Nasabah Perbankan Digital
3 min read
  • Teknologi

Ancaman Baru Incar Nasabah Perbankan Digital

October 7, 2026
Kejahatan Seks Siber & Kekerasan Berbasis Gender Online Kejahatan Seks Siber & Kekerasan Berbasis Gender Online
3 min read
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Kejahatan Seks Siber & Kekerasan Berbasis Gender Online

October 7, 2026
Email Phising di Era AI Makin Semakin Sulit Dilawan Email Phising di Era AI Makin Semakin Sulit Dilawan
5 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Email Phising di Era AI Makin Semakin Sulit Dilawan

October 6, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.