Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Mobile Security
  • Mana Lebih Aman, PIN atau Pola?
  • Mobile Security

Mana Lebih Aman, PIN atau Pola?

3 min read

Credit image: Pixabay

Mana yang lebih aman, menggunakan kode PIN numerik untuk membuka kunci smartphone Android atau mengandalkan coretan jari? Ini sebenarnya pertanyaan yang sederhana, bahkan seringkali dianggap sepele oleh sebagian orang, tapi pilihan ini mutlak menentukan keamanan data pengguna.

Penelitian yang baru dirilis menunjukkan bahwa, setidaknya ketika seseorang yang dekat dengan kita bisa melihat dengan jelas goresan jari ketika membuka kunci ponsel. Karena itu mungkin lebih aman dengan menggunakan cara konvensional, yaitu PIN.

Penelitian tersebut, yang dipaparkan dalam makalah berjudul “Towards Baselines for Shoulder Surfing on Mobile Authentication” oleh Akademi Angkatan Laut Amerika Serikat dan Universitas Maryland. Jadi, jika Anda khawatir dengan seseorang yang mengintip dari balik bahu saat membuka kunci ponsel, timbul pertanyaan, mana yang lebih bijaksana apakah menggunakan PIN atau pola?

Berdasar penelitian ini jawaban atas pertanyaan itu diperoleh jawaban yang cukup jelas dan menyakinkan.

Tingkat keberhasilan pengintip saat mencuri lihat ketika Anda membuka kunci keamanan ponsel dengan menggunakan pola goresan mencapai 64,2% naik menjadi 79,9% dengan beberapa pengamatan. Keamanan bisa ditingkatkan dengan mengurangi menarik garis yang sama pada pola goresan, dengan tingkat keberhasilan menurunkan kemungkinan dihapal oleh pengintip menjadi 52,1%.

Sebagai perbandingan, penggunaan enam digit PIN secara drastis mengurangi kemungkinan pengintip untuk menentukan cara membuka kunci smartphone Android Anda, dengan hanya 10,8% serangan berhasil (meningkat menjadi 26,5% dengan beberapa pengamatan).

Dalam beberapa uji coba yang dilakukan juga diketahui, pemirsa dapat menentukan pola layar kunci pengguna Android dari jarak hingga enam kaki jauhnya dari berbagai sudut pandang yang berbeda, bahkan hanya dengan satu sudut penglihatan.

Membuka Kunci Pola

Memang, penelitian terdahulu telah menentukan bahwa pengacakan pola pembuka kunci hampir sama dengan PIN tiga digit tapi itu bukan suatu yang bisa diandalkan, karena tiga digit masih terlalu sedikit dan mudah dipecahkan.

Kesimpulan para peneliti adalah bahwa PIN enam digit atau lebih merupakan pertahanan yang paling aman terhadap pelaku yang mengintip dan mencuri lihat secara diam-diam. Sementara, kunci dengan pola dan ketikan merupakan pilihan buruk sebagai kunci keamanan. Pola dengan tanpa garis lebih memberikan jaminan keamanan.

Panjang input juga memiliki dampak yang cukup besar. Otentikasi menggunakan data lebih panjang jauh lebih aman dari para pengintip yang bisa kapan saja dan di mana saja hadir tanpa kita ketahui.

Tidak mengherankan, penelitian tersebut mengkonfirmasi bahwa ponsel dengan layar lebih besar dianggap memberikan keamanan yang lebih minim terhadap serangan dari para pengintip. Besarnya layar memudahkan pengintip untuk melihat lebih jelas setiap metode kunci keamanan yang diterapkan.

Sedangkan jika pengguna menggunakan otentikasi yang lebih panjang dan lama (pola goresan yang lebih panjang atau kode PIN yang lebih lama) membuat pengintip akan kesulitan mengingat pola yang dimasukkan atau kode PIN yang diketukkan pada layar ponsel.

Namun, penggunaan kode PIN bukan berarti dijamin paling aman dibanding metode lainnya atau pola goresan dianggap sama amannya dengan satu sama lain. Penelitian sebelumnya telang mengungkapkan bahwa penggunaan kode PIN enam digit seperti “123456” akan lebih mudah bagi pelaku memecahkan kode keamanan.

Peretas sudah membangun dan memiliki database dari kata kunci yang paling umum digunakan untuk mengambilalih akun-akun rentan tersebut, mereka juga telah mempelajari kode PIN dan pola goresan yang paling umum digunakan untuk melindungi ponsel. Sehingga untuk lebih aman harus menggunakan kode dan pola yang berbeda yang lain dari yang lain.

Perlu diingat bahwa jika Anda benar-benar khawatir dengan seseorang yang dekat dan punya kemungkinan mengintip kode PIN atau pola layar kunci Anda, mungkin akan lebih baik melindungi perangkat seluler Anda dengan biometrik (seperti sidik jari Anda) sebagai gantinya. . Biometrik bukan tidak mungkin untuk bypass, tapi dalam banyak kasus pengamanan biometrik mampu menangkal segala macam serangan dari pelaku yang punya kemampuan tinggi.

Tags: BacaPikirshare Biometrik Kode PIN Pola Sidik Jari Smartphone

Post navigation

Previous Mesin Pembuat Uang Monero
Next Penjahat Siber Gunakan Malware Murahan untuk Operasi Siber

artikel terkini

Serangan Siber yang Paling Konsisten Serangan Siber yang Paling Konsisten

Serangan Siber yang Paling Konsisten

April 22, 2026
Ribuan Bug Mengintai di Perangkat Serial-to-IP Ribuan Bug Mengintai di Perangkat Serial-to-IP

Ribuan Bug Mengintai di Perangkat Serial-to-IP

April 22, 2026
Phising iPhone Lewat Notifikasi Resmi Apple Phising iPhone Lewat Notifikasi Resmi Apple

Phising iPhone Lewat Notifikasi Resmi Apple

April 22, 2026
Membongkar Sisi Bisnis Geng Ransomware Membongkar Sisi Bisnis Geng Ransomware

Membongkar Sisi Bisnis Geng Ransomware

April 22, 2026
Panduan Aman YouTube Anak 2026 Panduan Aman YouTube Anak 2026

Panduan Aman YouTube Anak 2026

April 22, 2026
Memburu Identitas Hantu di Jaringan Perusahaan Memburu Identitas Hantu di Jaringan Perusahaan

Memburu Identitas Hantu di Jaringan Perusahaan

April 21, 2026
Penyelundupan Malware Lewat Emulator QEMU Penyelundupan Malware Lewat Emulator QEMU

Penyelundupan Malware Lewat Emulator QEMU

April 21, 2026
Botnet Mirai Incar Ruter TP-Link Lawas Botnet Mirai Incar Ruter TP-Link Lawas

Botnet Mirai Incar Ruter TP-Link Lawas

April 21, 2026

Lainnya

Serangan Siber yang Paling Konsisten Serangan Siber yang Paling Konsisten
3 min read
  • Sektor Bisnis

Serangan Siber yang Paling Konsisten

April 22, 2026
Ribuan Bug Mengintai di Perangkat Serial-to-IP Ribuan Bug Mengintai di Perangkat Serial-to-IP
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Teknologi

Ribuan Bug Mengintai di Perangkat Serial-to-IP

April 22, 2026
Phising iPhone Lewat Notifikasi Resmi Apple Phising iPhone Lewat Notifikasi Resmi Apple
3 min read
  • Mobile Security
  • Sektor Personal

Phising iPhone Lewat Notifikasi Resmi Apple

April 22, 2026
Membongkar Sisi Bisnis Geng Ransomware Membongkar Sisi Bisnis Geng Ransomware
3 min read
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis

Membongkar Sisi Bisnis Geng Ransomware

April 22, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.