Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Teknologi
  • Malware Tanpa Jejak Menguras ATM di 40 Negara
  • Teknologi

Malware Tanpa Jejak Menguras ATM di 40 Negara

2 min read

Credit image: Pixabay

Kejahatan siber dengan memanipulasi mesin ATM masih terus berlanjut hingga ke tahun 2017. Para kriminal dunia digital selalu saja menemukan cara untuk mengakali uang yang tersimpan dalam bok keamanan ATM.

Sebuah kelompok penjahat siber khusus dalam hacking jaringan bank belum lama ini menggunakan fileless malware, ATM malware yang mampu membuat uang keluar dengan sendirinya dari dalam mesin.

Perampokan ATM ini adalah ulah kelompok hacker yang telah aktif selama bertahun-tahun. Mulai tahun 2016, kelompok ini telah beralih menggunakan Windows apps yang sah dan fileless (tanpa jejak) malware untuk meretas instansi pemerintah dan bank-bank di setidaknya 40 negara.

Karena serangan-serangan tersebut menggunakan teknik siluman yang meminimalisasi jejak digital pada server terinfeksi, menyulitkan para peneliti keamanan mendeteksi kelemahan dan kejanggalan yang tersisa. Namun, demikian diduga hacker mencuri data dari sistem terinfeksi meskipun mereka tidak mengetahui data apa.

Metode Serangan

Masih samarnya teknik yang digunakan oleh para penjahat siber perampok ATM membuat dunia cemas dengan situasi ini, perlahan namun pasti, akar permasalahan ini mulai terkuak sedikit demi sedikit.

Hasil dari analisis mendalam diketahui bahwa penjahat ATM menggunakan berbagai eksploitasi di mana mereka menggunakan malware Windows tool dan PowerShell untuk meningkatkan peluang mereka mengakses ke sistem terdekat.

Target mereka adalah sistem yang mengelola jaringan ATM bank, hacker memanfaatkan fitur sistem remote management untuk terhubung ke ATM melalui Remote Desktop Protocl (RDP). Kemudian mereka mengirim dan menginstal generasi baru malware ATM pada mesin target.

Malware ini bekerja dengan membaca file command.txt lokal untuk instruksi. Perintah ini sangat sederhana yang terdiri dari satu karakter huruf dalam file commands.txt seperti:

  • ‘O’ – Open dispenser
  • ‘D’ – Dispense
  • ‘I’ – Init XFS
  • ‘U’ – Unlock XFS
  • ‘S’ – Setup
  • ‘E’ – Exit
  • ‘G’ – Get Dispenser id
  • ‘L’ – Set Dispenser id
  • ‘C’ – Cancel

Ketika pelaku menemukan ATM tertentu yang menjadi sasaran, mereka akan meng-upload instruksi file commands.txt dan malware yang akan mengeksekusinya, memuntahkan uang tunai. Berdasarkan entri log diketahui ATM mencetak kata-kata di layar “Catch some money, bitch!”

Melacak Malware Tak Berjejak

Belum diketahui berapa banyak ATM yang sudah dikuras oleh pelaku menggunakan teknik ini, karena malware secara otoomatis akan menghapus dirinya sendiri setelah penyerangan selesai dilakukan dan membersihkan semua file yang tertinggal.

Dari jejak tertinggal terakhir yang mungkin gagal dihapus ditemukan file bernama tv.dll, setelah melakukan penelitian dan penelusuran secara rinci, peneliti akhirnya mampu mengetahui bagaimana malware bekerja dan melacaknya kembali ke bank yang telah dikompromikan oleh kelompok sama yang pernah terbongkar operasinya bulan Februari lalu.

Untuk saat ini para peneliti melacak hanya dua insiden dalam serangan malware ke ATM bank satu di Rusia dan yang lain di Kazakhstan, tetapi mereka menyakini lebih banyak ATM yang berhasil dikuras habis oelh kelompok ini.

Satu-satunya masalah adalah bahwa mendeteksi bank atau ATM yang diretas hampir tidak mungkin dilakukan karena sebagian besar perilaku berbahaya terjadi melalui malware yang mampu menghapus dirinya sendiri dan skrip PowerShell berbahaya yang mengeksekusi dalam memori, tanpa meninggalkan artefak pada disk. Setelah bank server/komputer atau AMT reboot, sebagian besar petunjuk yang dihapus dari memori.

Sumber berita:


https://www.bleepingcomputer.com

Tags: anti virus super ringan ESET deteksi Ransomware Trojan

Post navigation

Previous ESET Temukan Malware Linux Shisiga Manfaatkan Skrip Lua
Next RSAUtil Menyusup Masuk Lewat Layanan Remote Desktop

artikel terkini

123456 Masih Jadi Primadona Peretas 123456 Masih Jadi P

123456 Masih Jadi Primadona Peretas

May 8, 2026
Jebakan Login Palsu di Google Search Jebakan Login Palsu di Google Search

Jebakan Login Palsu di Google Search

May 8, 2026
Evolusi Phising Melalui Thread Injection Evolusi Phising Melalui Thread Injection

Evolusi Phising Melalui Thread Injection

May 8, 2026
Amankan Sistem dari Eksploitasi Sandbox vm2 Amankan Sistem dari Eksploitasi Sandbox vm2

Amankan Sistem dari Eksploitasi Sandbox vm2

May 8, 2026
Malware Pencuri OTP via Phone Link Malware Pencuri OTP via Phone Link

Malware Pencuri OTP via Phone Link

May 7, 2026
Cara Baru Penipu Mencoba Menipu Anda Cara Baru Penipu Mencoba Menipu Anda

Cara Baru Penipu Mencoba Menipu Anda

May 7, 2026
Rootkit Siluman Pengincar Developer Rootkit Siluman Pengincar Developer

Rootkit Siluman Pengincar Developer

May 7, 2026
Membongkar Tuntas Praktik Email Phising Membongkar Tuntas Praktik Email Phising

Membongkar Tuntas Praktik Email Phising

May 7, 2026

Lainnya

123456 Masih Jadi Primadona Peretas 123456 Masih Jadi P
3 min read
  • Sektor Personal
  • Teknologi

123456 Masih Jadi Primadona Peretas

May 8, 2026
Jebakan Login Palsu di Google Search Jebakan Login Palsu di Google Search
3 min read
  • Sektor Personal

Jebakan Login Palsu di Google Search

May 8, 2026
Evolusi Phising Melalui Thread Injection Evolusi Phising Melalui Thread Injection
4 min read
  • Sektor Personal

Evolusi Phising Melalui Thread Injection

May 8, 2026
Amankan Sistem dari Eksploitasi Sandbox vm2 Amankan Sistem dari Eksploitasi Sandbox vm2
3 min read
  • Sektor Bisnis
  • Teknologi

Amankan Sistem dari Eksploitasi Sandbox vm2

May 8, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.