Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Teknologi
  • Hacker Menyamar Admin Perusahaan Menyusup dari RDP
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks

Hacker Menyamar Admin Perusahaan Menyusup dari RDP

3 min read

Credit image: Pixabay

Sistem operasi Windows memiliki pengguna terbesar di bandingkan sistem operasi lain, mendominasi dengan 75.4 persen penggunaan. Sementara sisanya dibagi-bagi untuk macOS, unknown dan Chrome OS. Tersebar di 190 negara di seluruh dunia dengan 1.5 miliar pengguna, ada sebuah lubang menganga dalam sistem operasi paling populer di dunia ini yang sering dieksploitasi peretas, lubang ancaman ini bernama Remote Desktop Protocol (RDP)

Besarnya ancaman yang datang dari Remote Destop Protocol, merupakan isu lama bagi mereka yang bergelut di dunia bisnis, fungsi RDP sebagai salah satu fitur Windows 10 memang dirancang untuk memudahkan koneksi dan kontrol perangkat lain melalui jaringan lokal atau internet oleh tim IT perusahaan. Dengan fitur ini perusahaan dapat lebih menghemat pengeluaran daripada harus membeli aplikasi lain. Tapi di sini letak masalahnya, dengan membiarkan port RDP terbuka, memberi peluang peretas untuk masuk dan menguasai sistem.

Baca juga: Hentikan RDP Sumber Masalah

Setelah peretas masuk ke server sebagai administrator, mereka biasanya akan melakukan pengintaian untuk menentukan untuk apa server digunakan, oleh siapa, dan kapan ia digunakan. Setelah mereka mengetahui jenis server yang dikendalikan, mereka dapat mulai melakukan tindakan jahat. Aktivitas jahat yang sering kita lihat meliputi:

  1. Membersihkan file log yang berisi bukti keberadaannya di sistem.
  2. Menonaktifkan schedule backup dan shadow copy.
  3. Menonaktifkan perangkat lunak keamanan atau membuat Pengecualian di dalamnya yang diizinkan untuk administrator.
  4. Mengunduh dan menginstal berbagai program ke server.
  5. Menghapus atau menimpa backup lama, jika dapat diakses.
  6. exfiltrasi/mencuri data dari server.

Baca juga: Remote Desktop Protocol Titik Masuk Terbesar Serangan Siber Selama Pandemi

Dengan perubahan sistem kerja seperti work from home atau sistem kerja hibrida yang merupakan perpaduan kerja di rumah dan kantor, serangan RDP semakin gencar terjadi. Telemetri ESET mengidentifikasi RDP sebagai salah satu vektor serangan paling populer saat ini, dengan deteksi melebihi 71 miliar antara Januari 2020 dan Juni 2021.

Serangan melalui RDP selalu menggunakan tipu muslihat, hal ini yang membuat serangan ini berada di bawah radar deteksi dan menjadikannya sangat berbahaya.

Lindungi dan kurangi risiko RDP

Untuk semua organisasi yang perlu terhubung dari jarak jauh, mengetahui cara melindungi satu komputer dan jaringan dari serangan siber sangatlah penting. Apalagi di masa krisis seperti saat ini.

Ini adalah bagian terpenting, jika perusahaan tidak menggunakan RDP, koneksi harus dinonaktifkan. Selain itu, perusahaan seharusnya hanya menyediakan akses jarak jauh kepada karyawan yang membutuhkannya. Perusahaan harus memperhatikan keamanan titik akhir, jangan pernah membiarkan koneksi RDP terbuka ke Internet.

Baca juga: Faktor Penyebab kerentanan Pekerja dari Jarak Jauh

Kebijakan dan prosedur harus up to date. Mereka harus menyertakan aturan tentang hanya menggunakan perangkat yang disediakan perusahaan, otentikasi multi-faktor, dan kata sandi yang unik. Perusahaan harus selalu mengaudit kebijakan ini bersama dengan log konektivitas apa pun.

Dan terakhir, menerapkan pengamanan fisik dan teknologi seperti:

  1. Firewall dan VPN
  2. Cadangan data disimpan di server terpisah yang tidak terhubung
  3. Gateway Remote Desktop Protocol
  4. Patch dan update sesuai kebutuhan.

Jika seseorang mendeteksi pelanggaran, nonaktifkan akses RDP segera. Putuskan komputer yang terinfeksi dari sisa jaringan dan cari tahu bagaimana penyusupan itu bisa terjadi.

Serangan RDP dan konsekuensinya merugikan perusahaan mana pun. Jauhkan penjahat dunia maya dari mendapatkan akses melalui titik masuk ini. Dan jaga agar karyawan Anda tetap aman saat mereka perlu bekerja di rumah dengan memanfaatkan langkah-langkah keamanan siber yang andal hari ini.

 

Baca lainnya: 

  • Cara Mengkonfigurasi Akses Jarak Jauh dengan Benar
  • Mencegah Serangan Dunia Maya
  • Penting dan Bahayanya Technical Support saat WFH
  • Jangan Menomorduakan Keamanan Siber

 

Tags: Ancaman RDP Antivirus Canggih Antivirus ESET Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Super Ringan Antivirus Terbaik Antivirus Top Cara Melindungi RDP ESET Hacker Masuk RDP Hacker Menyamar Admin News prosperita Prosperita RDP Ancaman Siber RDP Rentan Diretas Remote Desktop Protokol Berbahaya Tips Kurangi Risiko RDP Tips Mengamankan RDP

Post navigation

Previous Segala Hal Tentang Spyware
Next Trik Baru Emotet Tipu-tipu Pakai App Installer

artikel terkini

Ratusan Ribu Firewall Menjadi Target Perburuan Kredensial Ratusan Ribu Firewall Menjadi Target Perburuan Kredensial

Ratusan Ribu Firewall Menjadi Target Perburuan Kredensial

June 25, 2026
Keamanan Perusahaan Akibat Email Phising Keamanan Perusahaan Akibat Email Phising

Keamanan Perusahaan Akibat Email Phising

June 25, 2026
Serangan Hands-on-Keyboard Serangan Hands-on-Keyboard

Serangan Hands-on-Keyboard

June 25, 2026
Bahaya Tersembunyi di Balik AI Skills Bahaya Tersembunyi di Balik AI Skills

Bahaya Tersembunyi di Balik AI Skills

June 25, 2026
Ancaman Siber di Asia Pasifik Kian Mengkhawatirkan Ancaman Siber di Asia Pasifik Kian Mengkhawatirkan

Ancaman Siber di Asia Pasifik Kian Mengkhawatirkan

June 24, 2026
Bocoran! Ransomware Pilih File Paling Penting Bocoran! Ransomware Pilih File Paling Penting

Bocoran! Ransomware Pilih File Paling Penting

June 24, 2026
EDR Killer Senjata Baru Geng Ransomware EDR Killer Senjata Baru Geng Ransomware

EDR Killer Senjata Baru Geng Ransomware

June 24, 2026
Botnet Baru Ubah Router Jadi Senjata Siber Botnet Baru Ubah Router Jadi Senjata Siber

Botnet Baru Ubah Router Jadi Senjata Siber

June 24, 2026

Lainnya

Ratusan Ribu Firewall Menjadi Target Perburuan Kredensial Ratusan Ribu Firewall Menjadi Target Perburuan Kredensial
4 min read
  • Sektor Bisnis

Ratusan Ribu Firewall Menjadi Target Perburuan Kredensial

June 25, 2026
Keamanan Perusahaan Akibat Email Phising Keamanan Perusahaan Akibat Email Phising
2 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Keamanan Perusahaan Akibat Email Phising

June 25, 2026
Serangan Hands-on-Keyboard Serangan Hands-on-Keyboard
5 min read
  • Ransomware

Serangan Hands-on-Keyboard

June 25, 2026
Bahaya Tersembunyi di Balik AI Skills Bahaya Tersembunyi di Balik AI Skills
4 min read
  • Teknologi

Bahaya Tersembunyi di Balik AI Skills

June 25, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.