Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Sektor Bisnis
  • Evolusi Email Phising Tak Pernah Berhenti
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Evolusi Email Phising Tak Pernah Berhenti

3 min read
Phising dan Taktik

Credit image: Freepix

Evolusi Email Phising Tak Pernah Berhenti – Email phising masih menjadi salah satu metode yang paling sering digunakan oleh pelaku kejahatan siber untuk mencuri informasi sensitif.

Namun, jika dahulu email phising relatif mudah dikenali karena banyak kesalahan penulisan, penggunaan logo berkualitas rendah, atau alamat pengirim yang mencurigakan, kondisi tersebut kini mulai berubah.

Perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), memungkinkan pelaku membuat email yang terlihat jauh lebih profesional.

Tata bahasa yang rapi, desain yang menyerupai komunikasi resmi, hingga isi pesan yang disesuaikan dengan profil korban membuat banyak pengguna kesulitan membedakan mana email yang sah dan mana yang merupakan upaya penipuan.

Berbagai kampanye phising terbaru bahkan berhasil melewati pemeriksaan dasar pada sistem email karena memanfaatkan layanan maupun identitas yang tampak tepercaya.

Baca juga: Kedok Privasi Telegram

Tidak Lagi Mengirim Email Secara Acak

Salah satu perubahan terbesar dalam serangan phising adalah cara pelaku memilih target. Jika dahulu email dikirim secara massal dengan isi yang sama, kini banyak serangan menggunakan pendekatan yang lebih terarah (targeted phising atau spear phising).

Sebelum mengirim email, pelaku dapat mengumpulkan informasi dari media sosial, situs perusahaan, maupun sumber terbuka lainnya.

Informasi tersebut digunakan untuk menyusun email yang relevan dengan pekerjaan atau aktivitas korban.

Misalnya, seorang staf keuangan dapat menerima email yang tampak berasal dari vendor, sedangkan bagian sumber daya manusia dapat menerima email yang seolah-olah berkaitan dengan proses rekrutmen.

Karena isi email terasa sesuai dengan aktivitas sehari-hari, peluang korban untuk mempercayainya menjadi lebih besar.

AI Membuat Tampak Meyakinkan

Kemampuan AI generatif telah mengubah cara pelaku membuat email phising. Kini mereka dapat menghasilkan:

  • Pesan yang lebih alami.
  • Menggunakan bahasa yang sopan.
  • Menyesuaikan gaya komunikasi dengan organisasi atau individu yang menjadi target.

Selain menghasilkan teks yang lebih baik, AI juga membantu pelaku membuat variasi email dalam jumlah besar sehingga setiap korban dapat menerima pesan yang berbeda.

Teknik ini menyulitkan sistem keamanan yang hanya mengandalkan pola atau kata-kata tertentu untuk mendeteksi phising.

Tidak hanya itu, sejumlah kampanye terbaru juga memanfaatkan identitas layanan populer maupun platform AI sebagai umpan agar korban percaya dan segera melakukan tindakan yang diminta.

Baca juga: Malware GlassWorm Kembali Bawa 24 Ekstensi Palsu

Masih Menjadi Senjata Utama

Meskipun teknologi terus berkembang, tujuan utama phising tetap sama, yaitu mendorong korban mengambil keputusan secara terburu-buru.

Pelaku biasanya menggunakan kalimat seperti:

  1. Akun akan dinonaktifkan dalam waktu 24 jam.
  2. Pembayaran gagal dan harus segera diperbarui.
  3. Terdapat aktivitas mencurigakan pada akun Anda.
  4. Dokumen penting menunggu persetujuan.
  5. Verifikasi identitas diperlukan untuk melanjutkan layanan.

Kalimat seperti ini dirancang agar korban segera mengklik tautan tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.

Dalam beberapa kasus yang terjadi tahun ini, penyerang bahkan menyamar sebagai rekan bisnis atau mitra resmi untuk mengubah informasi pembayaran sehingga dana ditransfer ke rekening milik pelaku.

Kerugian yang ditimbulkan dapat mencapai ratusan ribu dolar karena korban percaya bahwa email tersebut berasal dari pihak yang sah.

Tidak Hanya Kehilangan Password

Banyak orang mengira tujuan phising hanya untuk mencuri username dan password. Padahal, pelaku kini juga berusaha memperoleh:

  • Session token.
  • Cookie autentikasi.
  • Informasi kartu pembayaran.
  • Data identitas

Yang dapat digunakan dan dieksploitasi oleh penjahat siber untuk mengambil alih akun korban.

Jika akun email berhasil dikuasai, pelaku dapat melanjutkan serangan ke layanan lain seperti media sosial, penyimpanan cloud, aplikasi bisnis, maupun layanan perbankan digital.

Dalam lingkungan perusahaan, satu akun yang berhasil dikompromikan dapat menjadi titik awal penyebaran serangan yang lebih luas.

 

 

 

 

 

Baca artikel lainnya: 

  • Satu Password Bocor Bencana Miliaran Mengancam Perusahaan
  • Memanfaatkan AI Melawan Ancaman berbasis AI
  • Panduan Membentuk Anak Cerdas Digital Sejak Dini
  • Hacker Beraksi Secepat 18 Menit
  • Kartel Hacker dan Kerugian Miliaran Rupiah
  • Penipuan Berbagi Layar WhatsApp
  • Jebakan Email Makin Canggih Berkat AI
  • Kartel Siber Baru Luncurkan Extortion as a Service
  • Adware & Spyware Kuasai Ekosistem Android
  • Plugin Email Ancam 210 Ribu Situs WordPress

 

 

 

Sumber berita:

 

WeLiveSecurity

 

 

Post navigation

Previous Kerentanan Linux Beri Akses Root
Next Celah Adobe Bocorkan Chat WhatsApp

artikel terkini

Ketika Placeholder Dokumentasi Berubah Jadi Ancaman Siber Ketika Placeholder Dokumentasi Berubah Jadi Ancaman Siber

Ketika Placeholder Dokumentasi Berubah Jadi Ancaman Siber

September 25, 2026
Bahaya RemControl dan Cara Melindungi Ponsel Anda Bahaya RemControl dan Cara Melindungi Ponsel Anda

Bahaya RemControl dan Cara Melindungi Ponsel Anda

September 25, 2026
Bedah Tuntas Perbedaan Antivirus dan Keamanan Endpoint Bedah Tuntas Perbedaan Antivirus dan Keamanan Endpoint

Bedah Tuntas Perbedaan Antivirus dan Keamanan Endpoint

September 25, 2026
Mengenal XDR Solusi Komprehensif Keamanan Siber Mengenal XDR Solusi Komprehensif Keamanan Siber

Mengenal XDR Solusi Komprehensif Keamanan Siber

September 25, 2026
Menghindari Penipuan Roblox untuk Orang Tua dan Anak Menghindari Penipuan Roblox untuk Orang Tua dan Anak

Menghindari Penipuan Roblox untuk Orang Tua dan Anak

September 24, 2026
Saat MFA Eksternal Jadi Perangkap Sandi Saat MFA Eksternal Jadi Perangkap Sandi

Saat MFA Eksternal Jadi Perangkap Sandi

September 24, 2026
Sindikat Phising EvilTokens Lumpuh Sindikat Phising EvilTokens Lumpuh

Sindikat Phising EvilTokens Lumpuh

September 24, 2026
Phising Manipulasi Otak Sejak Awal Phising Manipulasi Otak Sejak Awal

Phising Manipulasi Otak Sejak Awal

September 24, 2026

Lainnya

Ketika Placeholder Dokumentasi Berubah Jadi Ancaman Siber Ketika Placeholder Dokumentasi Berubah Jadi Ancaman Siber
3 min read
  • Teknologi

Ketika Placeholder Dokumentasi Berubah Jadi Ancaman Siber

September 25, 2026
Bahaya RemControl dan Cara Melindungi Ponsel Anda Bahaya RemControl dan Cara Melindungi Ponsel Anda
4 min read
  • Teknologi

Bahaya RemControl dan Cara Melindungi Ponsel Anda

September 25, 2026
Bedah Tuntas Perbedaan Antivirus dan Keamanan Endpoint Bedah Tuntas Perbedaan Antivirus dan Keamanan Endpoint
4 min read
  • Teknologi

Bedah Tuntas Perbedaan Antivirus dan Keamanan Endpoint

September 25, 2026
Mengenal XDR Solusi Komprehensif Keamanan Siber Mengenal XDR Solusi Komprehensif Keamanan Siber
5 min read
  • Sektor Bisnis
  • Teknologi

Mengenal XDR Solusi Komprehensif Keamanan Siber

September 25, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.