Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Teknologi
  • Kedok Privasi Telegram
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Kedok Privasi Telegram

2 min read
Kedok Privasi Telegram

Image credit: Freepix

Kedok Privasi Telegram – Telegram sering dianggap sebagai alternatif yang lebih ramah privasi dibandingkan layanan pesan milik Meta (seperti WhatsApp), menjadikannya aplikasi pesan global terpopuler ketiga di dunia.

Aplikasi ini sangat diminati oleh jurnalis, aktivis, dan komunitas online yang mengandalkan komunikasi lintas platform yang cepat dan terukur. Namun, model keamanannya memiliki batasan serius.

Bagi pengguna berisiko tinggi termasuk aktivis, jurnalis, dan komunitas rentan—Telegram secara luas dianggap sebagai salah satu platform yang paling tidak cocok untuk komunikasi sensitif.

Di balik antarmuka yang ramping, perdebatan kompleks muncul: Seberapa amankah Telegram sebenarnya? Artikel ini akan membahas secara mendalam cara kerja enkripsi Telegram dan mengapa keamanan bawaannya dianggap lemah.

Baca juga: Telegram Surga Phising

Memahami Enkripsi

Setiap pesan yang Anda kirim online melewati rantai server. Tanpa enkripsi, siapa pun di sepanjang jalur tersebut mulai dari hacker hingga penyedia internet dan pemerintah dapat mencegat dan membaca pesan Anda.

Enkripsi mengubah pesan menjadi kode yang tidak dapat dibaca, yang hanya dapat dibuka oleh penerima yang dituju, menjaga percakapan Anda tetap pribadi.

Ada dua jenis enkripsi utama:

  • Enkripsi End-to-End (E2EE): Hanya pengirim dan penerima yang memegang kunci untuk membaca pesan. Pesan tidak dapat diakses oleh penyedia layanan (misalnya, Signal, WhatsApp).
  • Enkripsi Client-Server: Pesan dienkripsi saat dikirim ke server penyedia layanan, tetapi server penyedia layanan memiliki kunci untuk mendekripsinya, membaca, dan menyimpannya.

Celah Keamanan Bawaan

Model pesan baku (default) Telegram termasuk obrolan individu, pesan grup, dan saluran publik menggunakan enkripsi Client-Server.

Artinya:

  1. Pesan Anda dienkripsi di perangkat Anda.
  2. Pesan dikirim ke server Telegram.
  3. Di server Telegram, pesan didekripsi sehingga dapat dikirimkan, lalu disimpan di cloud Telegram.

Ini dibangun di atas protokol kepemilikan (properti) Telegram yang disebut MTProto 2.0. Karena Telegram menyimpan kunci untuk mendekripsi obrolan cloud Anda, server Telegram dapat mengakses konten obrolan default Anda jika diperlukan.

Baca juga: Trojanisasi Telegram

Peneliti keamanan memperingatkan bahwa model hibrida ini menciptakan ilusi keamanan yang berbahaya. Banyak pengguna Telegram yang tidak pernah mengaktifkan Obrolan Rahasia (Secret Chats) tetapi tetap berasumsi bahwa percakapan mereka aman.

Kenyataannya, obrolan default Telegram harus dianggap rentan terhadap tuntutan hukum, tekanan negara, atau kompromi infrastruktur server.

Obrolan Rahasia

Bagi pengguna yang mencari kerahasiaan lebih kuat, Telegram menawarkan Obrolan Rahasia (Secret Chats).

  1. Obrolan ini dilindungi oleh Enkripsi End-to-End (E2EE), artinya hanya pengirim dan penerima yang memegang kunci dekripsi.
  2. Pesan tidak dapat dibaca oleh Telegram, dicegat saat transit, atau dipulihkan dari cloud.
  3. Obrolan Rahasia terikat pada perangkat tempat obrolan dimulai, sehingga tidak dapat diakses dari perangkat lain (misalnya, dari komputer).

Obrolan Rahasia juga dilengkapi fitur privasi opsional seperti pengatur waktu penghancur diri (self-destruct timer) dan upaya mendeteksi tangkapan layar (screenshot).

 

 

 

Baca artikel lainnya: 

  • Cara Mencegah Orang Memasukkan Anda ke Grup Telegram Tanpa Izin
  • EvilVideo Serang Telegram Web
  • Telekopye Bot Ahli Situs Phising
  • Spyware BadBazaar Menyelinap di Telegram & Signal
  • Bot Telegram Serang Pengguna E-Commerce
  • Bisnis Phising Telegram
  • Phising Telepon Panggilan Balik
  • Telegram Sarang Baru Mobilisasi Serangan Siber
  • Telebot
  • Melindungi Kekayaan Intelektual

 

 

 

Sumber berita:

 

WeLiveSecurity

Post navigation

Previous Malware GlassWorm Kembali Bawa 24 Ekstensi Palsu
Next DragonForce Jadi Kartel Ransomware

artikel terkini

Geng Trigona Pencuri Data Presisi Geng Trigona Pencuri Data Presisi

Geng Trigona Pencuri Data Presisi

April 27, 2026
Awas! Staf TI Palsu di Microsoft Teams Awas! Staf TI Palsu di Microsoft Teams

Awas! Staf TI Palsu di Microsoft Teams

April 27, 2026
Botnet 900 Perusahaan via Telegram Botnet 900 Perusahaan via Telegram

Botnet 900 Perusahaan via Telegram

April 27, 2026
Caller as a Service Industrialisasi Penipuan Telepon Caller-as-a-Service Industrialisasi Penipuan Telepon

Caller as a Service Industrialisasi Penipuan Telepon

April 24, 2026
109 Repositori GitHub Palsu Penyebar Malware 109 Repositori GitHub Palsu Penyebar Malware

109 Repositori GitHub Palsu Penyebar Malware

April 24, 2026
Taktik Enkripsi Lintas Platform Ransomware Kyber Taktik Enkripsi Lintas Platform Ransomware Kyber

Taktik Enkripsi Lintas Platform Ransomware Kyber

April 24, 2026
Melawan Serangan Deepfake dan Penipuan GenAI Melawan Serangan Deepfake dan Penipuan GenAI

Melawan Serangan Deepfake dan Penipuan GenAI

April 24, 2026
Saat Foto Menjadi Senjata Siber Saat Foto Menjadi Senjata Siber

Saat Foto Menjadi Senjata Siber

April 23, 2026

Lainnya

Geng Trigona Pencuri Data Presisi Geng Trigona Pencuri Data Presisi
3 min read
  • Ransomware
  • Teknologi

Geng Trigona Pencuri Data Presisi

April 27, 2026
Awas! Staf TI Palsu di Microsoft Teams Awas! Staf TI Palsu di Microsoft Teams
3 min read
  • Teknologi

Awas! Staf TI Palsu di Microsoft Teams

April 27, 2026
Botnet 900 Perusahaan via Telegram Botnet 900 Perusahaan via Telegram
3 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Botnet 900 Perusahaan via Telegram

April 27, 2026
Caller as a Service Industrialisasi Penipuan Telepon Caller-as-a-Service Industrialisasi Penipuan Telepon
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Caller as a Service Industrialisasi Penipuan Telepon

April 24, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.