Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Sektor Bisnis
  • Fitur Direct Sand Microsoft 365 Dieksploitasi
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Fitur Direct Sand Microsoft 365 Dieksploitasi

3 min read
Fitur Direct Sand Microsoft 365 Dieksploitasi

Credit image: Freepix

Fitur Direct Sand Microsoft 365 Dieksploitasi – Para peneliti keamanan siber menemukan taktik baru yang digunakan penjahat siber untuk membobol pertahanan email Microsoft 365.

Modus operandi ini sangat berbahaya karena memanfaatkan fitur resmi Microsoft 365, yaitu Direct Send, untuk membuat email phising seolah-olah berasal dari dalam organisasi.

Serangan ini berhasil melewati sistem keamanan email terkemuka, termasuk Microsoft Defender, dan membobol mekanisme otentikasi email standar seperti SPF, DKIM, dan DMARC.

Baca juga: Lindungi Data dengan Enkripsi Seperti Perusahaan Besar

Direct Send dan Penyalahgunaannya

Secara sederhana, fitur Direct Send dirancang untuk memudahkan perangkat internal seperti:

  • Mesin pemindai.
  • Mesin fotokopi.
  • Atau aplikasi lain mengirim email ke dalam organisasi tanpa perlu proses otentikasi yang rumit.

Tujuannya adalah untuk mempermudah alur kerja di kantor.

Namun, kemudahan inilah yang dimanfaatkan oleh penyerang. Mereka menemukan bahwa mereka bisa mengirim email dari luar organisasi (misalnya dari IP address di Ukraina atau Prancis) langsung ke endpoint Direct Send milik target.

Karena email ini masuk melalui “pintu belakang” yang terpercaya, sistem keamanan Microsoft 365 tidak menganggapnya sebagai ancaman dari luar.

Modus Operandi Penipuan

  1. Penyerang hanya perlu mengetahui format alamat endpoint Direct Send milik target, yang relatif mudah ditebak.
  2. Mereka mengirim email yang seolah-olah berasal dari staf internal yang memiliki jabatan penting (misalnya, staf keuangan, HRD, atau eksekutif).
  3. Karena email tersebut terlihat datang dari dalam, penerima akan lebih mudah percaya dan cenderung mengikuti instruksi di dalamnya.
  4. Email phishing ini berisi tautan atau lampiran berbahaya, seperti kode QR palsu atau halaman login yang menyamar, yang bertujuan untuk mencuri kredensial (nama pengguna dan kata sandi) korban.

Baca juga: Mencegah Bisnis menjadi Korban Serangan Phising

Mengapa Serangan Ini Sangat Berbahaya?

Menghindari Deteksi: Email ini tidak melalui jalur email eksternal yang diawasi ketat. Mereka lolos dari banyak pemeriksaan kebijakan keamanan karena dianggap sebagai komunikasi internal yang sah.

Target Penting: Penyerang seringkali menyamar sebagai pihak yang memiliki otoritas tinggi, sehingga korban cenderung tidak curiga.

Tingkat Kesulitan Rendah: Para peneliti menyebutkan bahwa teknik ini memiliki tingkat efektivitas yang tinggi dengan persyaratan teknis yang rendah, sehingga banyak penjahat siber mulai mengadopsi taktik ini.

Cara Melindungi Diri dari Ancaman Ini

Meskipun berbahaya, ada beberapa langkah yang bisa diambil oleh organisasi untuk mencegah serangan ini:

  • Nonaktifkan Direct Send: Organisasi dapat menonaktifkan fitur Direct Send di pengaturan Microsoft 365 jika tidak diperlukan.
  • Terapkan DMARC yang Ketat: Terapkan kebijakan DMARC (Domain-based Message Authentication, Reporting, and Conformance) yang ketat untuk menolak email yang tidak lolos otentikasi.
  • Tambahkan Tanda Pengenal (Header Stamping): Tambahkan tanda pengenal khusus pada header email internal sebagai verifikasi. Email yang tidak memiliki tanda pengenal ini dapat otomatis ditolak atau dimasukkan ke karantina.
  • Edukasi Karyawan: Berikan pelatihan kepada karyawan agar selalu waspada terhadap email phishing, bahkan jika email tersebut terlihat berasal dari rekan kerja atau atasan.
  • Dengan kewaspadaan dan konfigurasi keamanan yang tepat, risiko serangan canggih yang memanfaatkan fitur sah ini dapat diminimalisasi.

 

 

 

 

Baca artikel lainnya:

  • Dari ClickFix ke Video TikTok Palsu
  • Riset ESET: Asia Dominasi Serangan Siber
  • Waspada Aplikasi Ledger Palsu Mengincar Pengguna macOS
  • ESET Gabung Operasi Endgame Lumpuhkan Danabot
  • Panggilan Palsu Senjata Baru Pencurian Data
  • Serangan Phising yang Jarang Diketahui
  • ESET Gabung Operasi Global Lumpuhkan Lumma Stealer
  • Ratusan Ekstensi Google Chrome Palsu Mengintai Kredensial Anda
  • Obfuscation: Penyamaran Kode dalam Kejahatan Siber
  • Awas Hotspot Gadungan

 

 

 

Sumber berita: 

 

WeLiveSecurity

Post navigation

Previous Adware Semakin Merajalela Begini Cara Melindungi Ponsel Anda
Next Ancaman Ransomware Baru dengan Taktik Mirip Kelompok APT

artikel terkini

Tujuh Monster Siber yang Mengancam Peradaban Digital Tujuh Monster Siber yang Mengancam Peradaban Digital

Tujuh Monster Siber yang Mengancam Peradaban Digital

June 12, 2026
150 Situs Utilitas Tiruan Susupkan Malware Kripto 150 Situs Utilitas Tiruan Susupkan Malware Kripto

150 Situs Utilitas Tiruan Susupkan Malware Kripto

June 12, 2026
Modus Baru Peretas Manipulasi Metrik Digital Modus Baru Peretas Manipulasi Metrik Digital

Modus Baru Peretas Manipulasi Metrik Digital

June 12, 2026
Video Tutorial TikTok Selundupkan Infostealer Video Tutorial TikTok Selundupkan Infostealer

Video Tutorial TikTok Selundupkan Infostealer

June 11, 2026
Ketika Kenyamanan Awal Bencana SIber Ketika Kenyamanan Awal Bencana SIber

Ketika Kenyamanan Awal Bencana SIber

June 11, 2026
Mutasi Email Phising Mutasi Email Phising

Mutasi Email Phising

June 11, 2026
Kartu ATM Dikuras via Sensor NFC HP Kartu ATM Dikuras via Sensor NFC HP

Kartu ATM Dikuras via Sensor NFC HP

June 10, 2026
Enam Celah Active Directory Tersembunyi Enam Celah Active Directory Tersembunyi

Enam Celah Active Directory Tersembunyi

June 10, 2026

Lainnya

Tujuh Monster Siber yang Mengancam Peradaban Digital Tujuh Monster Siber yang Mengancam Peradaban Digital
7 min read
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Tujuh Monster Siber yang Mengancam Peradaban Digital

June 12, 2026
150 Situs Utilitas Tiruan Susupkan Malware Kripto 150 Situs Utilitas Tiruan Susupkan Malware Kripto
6 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

150 Situs Utilitas Tiruan Susupkan Malware Kripto

June 12, 2026
Modus Baru Peretas Manipulasi Metrik Digital Modus Baru Peretas Manipulasi Metrik Digital
5 min read
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Modus Baru Peretas Manipulasi Metrik Digital

June 12, 2026
Video Tutorial TikTok Selundupkan Infostealer Video Tutorial TikTok Selundupkan Infostealer
6 min read
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Video Tutorial TikTok Selundupkan Infostealer

June 11, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.