Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Sektor Bisnis
  • RaaS Darkside Bangun Sistem Penyimpanan Anti Take Down
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

RaaS Darkside Bangun Sistem Penyimpanan Anti Take Down

3 min read

Credit image: Pixabay

Gawat! Para penjahat digital di balik ransomware as a service Darkside membangun sistem yang akan sulit untuk di take down oleh pihak otoritas keamanan siber

Tekad mereka ini tidak bisa dianggap main-main, pengembang Darkside memang sedang menyiapkan sistem penyimpanan terdistribusi di Iran untuk menyimpan data yang dicuri dari korban serangannya dapat berarti masalah besar bagi organisasi dan perusahaan.

Iran merupakan negara yang untouchables bagi banyak negara untuk bisa masuk atau bekerja sama terkait keamanan siber. Ke depan tentu akan menjadi polemik untuk investigasi dan operasi menghentikan serangan siber berikutnya.

Jika model tersebut terbukti berhasil, operator ransomware lain kemungkinan besar akan menerapkan sistem serupa, sehingga mempersulit untuk mencegah para penjahat dunia maya membocorkan data sensitif perusahaan yang dicuri dalam serangan ransomware.

Server semacam itu di Iran dan negara-negara lain akan lebih sulit ditemukan, diblokir, dan dihentikan karena kurangnya kerja sama dari otoritas lokal. Upaya pencegahan atau menghancurkan kejahatan dunia maya akan semakin sulit dilakukan.

Bahaya Sistem Terdistribusi

Pada saat yang sama, menyimpan data yang dicuri pada sistem terdistribusi akan memudahkan penjahat dunia maya untuk mengakses data dibandingkan dengan mengunduh file melalui Tor, yang biasanya dilakukan sekarang.

Secara keseluruhan, langkah seperti itu menunjukkan bahwa pengembang ransomware meningkatkan upaya mereka untuk meningkatkan skala operasi mereka dan membentuk ekosistem kompleks yang dirancang untuk menyebabkan kerusakan signifikan pada korban.

Upaya menyiapkan server penyimpanan data ini diketahui dari dua pengumuman baru-baru ini yang diposting oleh operator DarkSide di sebuah blog. Iklan pertama pada 11 November memproklamasikan rencana oleh grup DarkSide untuk membuat sistem penyimpanan terdistribusi yang dapat digunakan oleh pelanggan (atau disebut afiliasi) layanan ransomware untuk menyimpan data yang dicuri dari korban.

“Kami sedang mengerjakan sistem penyimpanan berkelanjutan untuk data Anda,” kata iklan itu.

“Semua data Anda akan direplikasi di antara beberapa server, memblokir satu server tidak akan menghapus data.” Iklan tersebut menjamin afiliasi bahwa data yang dicuri akan disimpan minimal selama enam bulan.

Dalam konteks ini, afiliasi adalah kelompok kriminal yang menggunakan penawaran RaaS seperti DarkSide untuk menargetkan organisasi atau perusahaan, meluncurkan serangan, dan mengekstrak uang dari korban. Sebagai pengembang layanan, operator seperti DarkSide dapat menghemat banyak uang tebusan.

Postingan DarkSide manyatakan bahwa sistem penyimpanan sedang disiapkan sebagai respons atas upaya baru-baru ini oleh vendor keamanan dan penegak hukum untuk menghapus situs yang sering dibuat oleh operator ransomware untuk membocorkan data milik korban yang menolak membayar uang tebusan yang diminta.

Dalam beberapa bulan terakhir, banyak grup ransomware telah mencuri data penting dari korban sebelum mengenkripsinya, dan kemudian mengancam akan merilis data tersebut secara publik melalui situs yang disiapkan secara eksplisit untuk tujuan tersebut kecuali uang tebusan dibayarkan.

Dan situs-situs ini dirontokkan oleh para otoritas keamanan dibantu oleh para pakar keamanan siber. Seperti ESET yang belum lama juga terlibat dalam upaya menghentikan Trickbot.

DarkSide melihat situasi ini lantas mengklaim secara khusus akan menggunakan server penyimpanan terdistribusi di Iran dan “republik yang tidak dikenal” sehingga infrastruktur tidak dapat dengan mudah diturunkan. Sebuah “sistem otomatis” akan mengarahkan penjahat yang tertarik membeli data curian ke server tertentu yang akan tersedia untuk diunduh.

Ini adalah pertama kalinya operator ransomware mengumumkan secara terbuka bahwa mereka mengembangkan sistem penyimpanan terdistribusi untuk file yang dicuri.

Berdasarkan informasi yang tersedia, tidak jelas seberapa besar sistem penyimpanan terdistribusi yang diusulkan DarkSide nantinya. Tetapi kelompok tersebut memiliki kekuatan finansial untuk membuat kesepakatan besar dengan penyedia hosting yang mungkin memiliki akses ke infrastruktur Iran.

Pada dasarnya apa yang pengembang DarkSide nyatakan, sistem penyimpanan terdistribusi yang direncanakan dimaksudkan untuk menyimpan data yang hanya dimiliki oleh korban DarkSide.

Sejauh ini, tidak ada indikasi bahwa mereka bermaksud untuk memberikan akses ke sistem mereka kepada geng ransomware lain. Meski demikian, cara ini dapat diduplikasi oleh kelompok ransomware lain dan yang menakutkan bila menjadi tren di kalangan geng ransomware.

Tags: Antivirus ESET Antivirus Super Ringan Antivirus Terbaik ESET News prosperita Prosperita Ransomware Anti Take down Ransomware Darkside Server Iran Sistem Penyimpanan Terdistribusi

Post navigation

Previous 6 Hal Penyebab Kata Sandi Lemah
Next Natal dan Tahun Baru Dapat Hadiah Smartphone Bagaimana Menjaga Keamanannya

artikel terkini

Waspada Copet Digital di Konser & Arena Olahraga Waspada Copet Digital di Konser & Arena Olahraga

Waspada Copet Digital di Konser & Arena Olahraga

July 14, 2026
Serangan Baru Email Phising Ancam Dunia Usaha Serangan Baru Email Phising Ancam Dunia Usaha

Serangan Baru Email Phising Ancam Dunia Usaha

July 14, 2026
Ransomware Meningkat tetapi Pembayaran Tebusan Justru Menurun Ransomware Meningkat tetapi Pembayaran Tebusan Justru Menurun

Ransomware Meningkat tetapi Pembayaran Tebusan Justru Menurun

July 10, 2026
Operasi Global Menargetkan Puluhan Ribu Organisasi Operasi Global Menargetkan Puluhan Ribu Organisasi

Operasi Global Menargetkan Puluhan Ribu Organisasi

July 10, 2026
Ransomware JadePuffer Era Ransomware AI Ransomware JadePuffer Era Ransomware AI

Ransomware JadePuffer Era Ransomware AI

July 10, 2026
Kualitas Email Phising Terus Meningkat Kualitas Email Phising Terus Meningkat

Kualitas Email Phising Terus Meningkat

July 10, 2026
IoT dan Risiko Siber IoT dan Risiko Siber

IoT dan Risiko Siber

July 9, 2026
FortiBleed Gerbang Baru Serangan Ransomware FortiBleed Gerbang Baru Serangan Ransomware

FortiBleed Gerbang Baru Serangan Ransomware

July 7, 2026

Lainnya

Waspada Copet Digital di Konser & Arena Olahraga Waspada Copet Digital di Konser & Arena Olahraga
7 min read
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks

Waspada Copet Digital di Konser & Arena Olahraga

July 14, 2026
Serangan Baru Email Phising Ancam Dunia Usaha Serangan Baru Email Phising Ancam Dunia Usaha
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Serangan Baru Email Phising Ancam Dunia Usaha

July 14, 2026
Ransomware Meningkat tetapi Pembayaran Tebusan Justru Menurun Ransomware Meningkat tetapi Pembayaran Tebusan Justru Menurun
4 min read
  • Ransomware

Ransomware Meningkat tetapi Pembayaran Tebusan Justru Menurun

July 10, 2026
Operasi Global Menargetkan Puluhan Ribu Organisasi Operasi Global Menargetkan Puluhan Ribu Organisasi
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Operasi Global Menargetkan Puluhan Ribu Organisasi

July 10, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.