Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Teknologi
  • Panduan Menghadapi dan Menghapus Konten Deepfake
  • Teknologi

Panduan Menghadapi dan Menghapus Konten Deepfake

4 min read
Panduan Menghadapi dan Menghapus Konten Deepfake

Image credit: Magnific

Panduan Menghadapi dan Menghapus Konten Deepfake – Upaya menangani fenomena deepfake kini menjadi fokus bersama di berbagai negara. Hal ini disebabkan oleh makin maraknya pembuatan video dan foto rekayasa berbasis Kecerdasan Buatan Generatif (GenAI) yang terlihat sangat realistis, cepat, serta murah.

Meskipun sebagian konten buatan AI dibuat untuk hiburan, deepfake memiliki sisi gelap yang sangat membahayakan. Penjahat siber memanfaatkannya untuk modus penipuan (scam), pemerasan, hingga perundungan (bullying).

Dampak psikologis dan reputasi yang ditimbulkan dapat sangat fatal bagi korbannya, sehingga regulasi penanganan konten ini kian diperketat di tingkat global.

Apakah Deepfake Melanggar Hukum?

Status hukum deepfake sangat bergantung pada tujuan pembuatan dan isi konten tersebut:

  • Konten Intim Tanpa Persetujuan (Non-Consensual Intimate Imagery / NCII): Di banyak wilayah hukum (seperti AS melalui TAKE IT DOWN Act, Inggris via Online Safety Act, serta regulasi di Uni Eropa), penyebaran NCII merupakan tindakan kriminal. Platform daring diwajibkan menyediakan saluran pelaporan khusus dan menghapus konten tersebut dalam tenggat waktu maksimal 48 jam.
  • Konten Anak di Bawah Umur: Rekayasa foto atau video intim yang melibatkan anak-anak dipastikan ilegal secara mutlak di seluruh yurisdiksi hukum.
  • Deepfake Non-Intim: Jika deepfake disebarkan tanpa izin untuk tujuan berbahaya, seperti penipuan, pencemaran nama baik, pemerasan, penyamaran identitas (impersonation), atau pelecehan, maka tindakan tersebut masuk dalam kategori tindak pidana.

Baca juga: Respons Insiden Dinamis di Era Kecepatan AI

Langkah Pertama Jika Anda Menjadi Korban Deepfake

Jika Anda menemukan foto atau video deepfake diri Anda yang beredar di internet, jangan panik dan segera lakukan tindakan berikut:

1. Simpan Seluruh Bukti (Preserve Evidence):

Ambil tangkapan layar (screenshot) halaman atau akun pelaku, simpan URL/tautan lengkap, catat nama akun, serta rekam tanggal dan waktu Anda menemukan konten tersebut.

2. Jangan Berinteraksi dengan Pelaku:

Hindari membalas pesan atau berkomentar pada unggahan pelaku, karena interaksi dapat memicu pelaku menyebarkan konten tersebut secara lebih masif.

3. Laporkan ke Pihak Berwajib:

Jika Anda merasa terancam secara fisik atau menjadi korban pemerasan keuangan, segera buat laporan resmi ke pihak kepolisian.

Cara Meminta Penghapusan Konten NCII (Foto Intim Palsu)

Untuk kasus deepfake intim, respons cepat sangat krusial. Anda dapat memanfaatkan platform independen berbasis enkripsi hash berikut:

  • StopNCII.org: Dikelola oleh Revenge Porn Helpline (bagian dari organisasi SWGfL). Sistem ini akan membuat kode unik (hash) dari foto/video di perangkat Anda tanpa mengunggah berkas aslinya. Platform mitra (seperti Meta, TikTok, Reddit, dan X) akan menggunakan hash tersebut untuk mendeteksi dan menghapus berkas yang cocok secara otomatis.
  • TakeItDown.NCMEC.org: Menjalankan sistem serupa yang difokuskan khusus untuk melindungi korban di bawah usia 18 tahun.

Baca juga: Geng The Gentlemen dan Botnet 1.500 Korban

Panduan Melaporkan Deepfake di Berbagai Platform Digital

Saat melaporkan deepfake ke platform media sosial, jangan hanya menyatakan bahwa konten tersebut dibuat oleh AI, melainkan jelaskan pula pelanggaran yang ditimbulkannya (misalnya: penyamaran identitas, perundungan, atau penipuan).

  • Google: Gunakan alat “Remove personal information” atau formulir Legal Removal Request agar konten deepfake dihapus dari hasil pencarian Google Search (de-indexing).
  • Facebook: Klik tombol tiga titik (⋯) pada unggahan → pilih Report post/video → pilih kategori masalah (seperti Impersonation atau Harassment) → jelaskan bahwa konten tersebut merupakan rekayasa AI yang menyesatkan.
  • Instagram: Klik ikon dua garis di pojok kanan atas → pilih Report → pilih alasan pelanggaran yang paling sesuai.
  • TikTok: Pada video, tekan Share → Report → Misinformation → Deepfakes, synthetic media, and manipulated media → Submit.
  • YouTube: Gunakan Privacy Complaint Process khusus untuk konten buatan/sintetis (altered or synthetic content) yang meniru wajah atau suara Anda.
  • X (Twitter): Tekan ikon tiga titik pada unggahan → Report post → ikuti alur pelaporan dan jelaskan dampak bahaya dari konten buatan AI tersebut.

Jika Situs Web Menolak Menghapus Foto Anda

Meskipun hasil pencarian Google telah dibersihkan, berkas asli mungkin masih tersimpan di situs web sumber. Jika pengelola situs menolak menghapusnya:

1. Kumpulkan Bukti Komunikasi:

Simpan riwayat email permintaan penarikan konten beserta jawaban dari pengelola situs.

2. Kirim Surat Permintaan Resmi:

Hubungi kontak tim hukum/privasi situs web tersebut. Nyatakan secara tegas bahwa konten tersebut menggunakan identitas Anda tanpa persetujuan dan minta konfirmasi penghapusan secara tertulis.

3. Gunakan Hak Regulasi Data Pribadi:

Bagi pengguna di wilayah yang menerapkan aturan perlindungan data (seperti GDPR Article 17 / Hak untuk Dihapus), gunakan pasal tersebut sebagai dasar hukum. Jika situs tetap membandel, teruskan laporan Anda ke lembaga pengawas perlindungan data pribadi setempat.

Tindakan yang Tepat

Menghadapi ancaman deepfake membutuhkan tindakan yang cepat, sistematis, dan pantang menyerah. Dengan mengamankan bukti digital, memanfaatkan instrumen pemblokiran otomatis, serta melaporkan pelanggaran melalui saluran resmi platform dan hukum, Anda dapat meminimalkan dampak penyebaran konten rekayasa tersebut.

 

 

Baca artikel lainnya: 

  • Memburu Identitas Hantu di Jaringan Perusahaan
  • Botnet Mirai Incar Ruter TP-Link Lawas
  • Cara Membedakan Peringatan Data Breach Asli vs Palsu
  • Panduan 12 Bulan Memperkuat Rantai Pasok
  • Muslihat Kuda Kayu di Era Digital
  • Celah Teknis Pengelolaan Data Industri Sensitif
  • Melindungi Data Sensitif di Awan Publik
  • Mengapa Zero Trust Standar Resiliensi Siber 2026
  • Infiltrasi Storm Data Indonesia Jadi Incaran
  • Ribuan Bug Mengintai di Perangkat Serial-to-IP

 

Sumber berita:

 

WeLiveSecurity

 

 

 

 

 

Post navigation

Previous Menyingkap Sisi Keamanan Teknologi Blockchain
Next Ketika Perangkat Remote Support Resmi Dipersenjatai Peretas

artikel terkini

Ketika Placeholder Dokumentasi Berubah Jadi Ancaman Siber Ketika Placeholder Dokumentasi Berubah Jadi Ancaman Siber

Ketika Placeholder Dokumentasi Berubah Jadi Ancaman Siber

September 25, 2026
Bahaya RemControl dan Cara Melindungi Ponsel Anda Bahaya RemControl dan Cara Melindungi Ponsel Anda

Bahaya RemControl dan Cara Melindungi Ponsel Anda

September 25, 2026
Bedah Tuntas Perbedaan Antivirus dan Keamanan Endpoint Bedah Tuntas Perbedaan Antivirus dan Keamanan Endpoint

Bedah Tuntas Perbedaan Antivirus dan Keamanan Endpoint

September 25, 2026
Mengenal XDR Solusi Komprehensif Keamanan Siber Mengenal XDR Solusi Komprehensif Keamanan Siber

Mengenal XDR Solusi Komprehensif Keamanan Siber

September 25, 2026
Menghindari Penipuan Roblox untuk Orang Tua dan Anak Menghindari Penipuan Roblox untuk Orang Tua dan Anak

Menghindari Penipuan Roblox untuk Orang Tua dan Anak

September 24, 2026
Saat MFA Eksternal Jadi Perangkap Sandi Saat MFA Eksternal Jadi Perangkap Sandi

Saat MFA Eksternal Jadi Perangkap Sandi

September 24, 2026
Sindikat Phising EvilTokens Lumpuh Sindikat Phising EvilTokens Lumpuh

Sindikat Phising EvilTokens Lumpuh

September 24, 2026
Phising Manipulasi Otak Sejak Awal Phising Manipulasi Otak Sejak Awal

Phising Manipulasi Otak Sejak Awal

September 24, 2026

Lainnya

Ketika Placeholder Dokumentasi Berubah Jadi Ancaman Siber Ketika Placeholder Dokumentasi Berubah Jadi Ancaman Siber
3 min read
  • Teknologi

Ketika Placeholder Dokumentasi Berubah Jadi Ancaman Siber

September 25, 2026
Bahaya RemControl dan Cara Melindungi Ponsel Anda Bahaya RemControl dan Cara Melindungi Ponsel Anda
4 min read
  • Teknologi

Bahaya RemControl dan Cara Melindungi Ponsel Anda

September 25, 2026
Bedah Tuntas Perbedaan Antivirus dan Keamanan Endpoint Bedah Tuntas Perbedaan Antivirus dan Keamanan Endpoint
4 min read
  • Teknologi

Bedah Tuntas Perbedaan Antivirus dan Keamanan Endpoint

September 25, 2026
Mengenal XDR Solusi Komprehensif Keamanan Siber Mengenal XDR Solusi Komprehensif Keamanan Siber
5 min read
  • Sektor Bisnis
  • Teknologi

Mengenal XDR Solusi Komprehensif Keamanan Siber

September 25, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.