Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Teknologi
  • Ketika Malware Menipu Pengawas AI
  • Teknologi

Ketika Malware Menipu Pengawas AI

3 min read
Ketika Malware Menipu Pengawas AI

Image credit: Magnific

Ketika Malware Menipu Pengawas AI – Pengembang malware terus beradaptasi dengan sistem pertahanan digital yang menghalangi aksi mereka, termasuk menciptakan metode pengelakan baru untuk menutupi perilaku asli kode saat diperiksa.

Sementara alat seperti EDR killers yang didokumentasikan secara ekstensif oleh ESET menyerang langsung solusi keamanan, kelompok peretas kini mulai mengalihkan fokus untuk melumpuhkan alat berbasis Large Language Model (LLM) yang membantu proses triase dan analisis kode keamanan.

Dalam sebuah temuan terbaru, para peneliti dari ESET mendapati upaya manipulasi terang-terangan yang digunakan oleh kelompok siber afiliasi Rusia, UAC-0099, dalam serangan awal terhadap target di Ukraina.

Alih-alih menyembunyikan kode, pelaku menyisipkan permintaan palsu untuk membangun senjata nuklir di dalam komentar skrip VBScript.

Tujuannya adalah memicu pagar pengaman (safety guardrails) dari pemindai kode berbasis AI agar menolak memproses sisa berkas tersebut sebelum mencapai kode berbahaya. Skrip itu sendiri berfungsi mengunduh MATCHBOIL, sebuah loader eksklusif kelompok tersebut.

Baca juga: Grup Peretas yang Disponsori Negara Paling Berbahaya di Dunia

Teknik GuardBreaker dan Eksploitasi Prompt Injection

Teknik sederhana yang dinamai GuardBreaker oleh ESET ini memanfaatkan sifat dasar model AI yang diprogram untuk menolak permintaan sensitif atau berbahaya.

1. Transparan namun Menyesatkan

Komentar umpan ini ditaruh di tempat terbuka agar langsung dibaca oleh model AI yang menganalisis kode, namun tidak memiliki efek apa pun pada perilaku skrip saat dijalankan di sistem (runtime).

2. Bentuk Prompt Injection

Masuknya masukan penyerang ke dalam LLM pada saat inferensi menunjukkan eksploitasi kelemahan arsitektural, di mana LLM memproses konten tidak tepercaya dan instruksi tepercaya tanpa batas pemisah yang jelas.

3. Serangan Serupa di Rantai Pasok

Upaya serupa juga ditemukan pada serangan rantai pasok perangkat lunak (software supply-chain), seperti instruksi palsu dalam paket PyPI yang dilaporkan oleh Socket.

Atau pengulangan kalimat “You’re absolutely right!” puluhan ribu kali dalam paket npm untuk menghabiskan context window model AI.

Taktik pengelakan lain yang mungkin digunakan penyerang di masa depan meliputi manipulasi struktur berkas agar terpotong, menyembunyikan kode di balik kedok data rahasia, hingga memanfaatkan agen AI yang memanggil alat eksternal untuk membajak alur eksekusi.

Baca juga: SIM Farm Industri Pencurian Kredensial

Pelajaran Penting dan Rekomendasi Pertahanan

Kasus GuardBreaker membuktikan prinsip lama dunia keamanan siber: teknologi apa pun yang dapat memengaruhi kesuksesan serangan pasti akan menjadi target eksploitasi.

Organisasi yang mengandalkan peninjauan kode berbasis LLM harus memahami celah dan batas kerja sistem otomatis tersebut.

1. Validasi Berlapis (Multi-Layered Approach).

Tidak ada satu pun mesin LLM yang boleh diberikan otoritas penuh untuk memutuskan bahwa suatu potongan kode aman. Validasi silang menggunakan pendekatan multi-model dan keahlian manusia sangat diperlukan.

2. Tindak Lanjut Kegagalan Sistem.

Ketidakhadiran keluaran (lack of output) atau penolakan merespons dari LLM wajib memicu pemeriksaan mendalam lanjutan alih-alih diabaikan begitu saja.

3. Penerapan MDR (Managed Detection and Response).

Bagi organisasi tanpa tim keamanan siber internal 24/7, penggunaan layanan MDR yang didukung oleh riset ancaman global dan pakar berpengalaman dapat menutup celah buta yang ditinggalkan oleh kesalahan respons model AI.

 

 

Baca artikel lainnya: 

  • Cara Mencegah Orang Memasukkan Anda ke Grup Telegram Tanpa Izin
  • POLONIUM Grup Peretas Spionase
  • Winnti Grup Ahli Spionase Cari Sampingan Tambang Uang Digital
  • Grup APT Ke3chang Incar Sasaran Elit
  • Kartel Siber Baru Luncurkan Extortion as a Service
  • Kartel Hacker dan Kerugian Miliaran Rupiah
  • Kartel Siber Baru Luncurkan Extortion as a Service
  • Tiga Raksasa Ransomware Bersatu Bentuk Kartel Baru
  • Scattered Spider Penjahat Siber Paling Bengis
  • Model Afiliasi Gaya Baru Ransomware MEMATIKAN!!

 

 

Sumber berita:

 

WeLiveSecurity

 

 

 

Post navigation

Previous Penjahat Siber Bajak Fitur AI Sebar Malware
Next Meretas Korporasi Melalui Akses Surel

artikel terkini

Panduan Praktis Melindungi Diri di Ruang Digital Panduan Praktis Melindungi Diri di Ruang Digital

Panduan Praktis Melindungi Diri di Ruang Digital

October 7, 2026
Ancaman Baru Incar Nasabah Perbankan Digital Ancaman Baru Incar Nasabah Perbankan Digital

Ancaman Baru Incar Nasabah Perbankan Digital

October 7, 2026
Kejahatan Seks Siber & Kekerasan Berbasis Gender Online Kejahatan Seks Siber & Kekerasan Berbasis Gender Online

Kejahatan Seks Siber & Kekerasan Berbasis Gender Online

October 7, 2026
Email Phising di Era AI Makin Semakin Sulit Dilawan Email Phising di Era AI Makin Semakin Sulit Dilawan

Email Phising di Era AI Makin Semakin Sulit Dilawan

October 6, 2026
Menghadapi Ancaman Siber Berbasis AI dengan ESET PROTECT Menghadapi Ancaman Siber Berbasis AI dengan ESET PROTECT

Menghadapi Ancaman Siber Berbasis AI dengan ESET PROTECT

October 2, 2026
Risiko Keamanan Kredensial yang Ditinggalkan di GitHub Risiko Keamanan Kredensial yang Ditinggalkan di GitHub

Risiko Keamanan Kredensial yang Ditinggalkan di GitHub

October 2, 2026
Serangan Canggih Incar Perangkat iPhone dan Mac Serangan Canggih Incar Perangkat iPhone dan Mac

Serangan Canggih Incar Perangkat iPhone dan Mac

October 2, 2026
Prediksi CPU Dimanipulasi untuk Curi Password Linux Prediksi CPU Dimanipulasi untuk Curi Password Linux

Prediksi CPU Dimanipulasi untuk Curi Password Linux

October 1, 2026

Lainnya

Panduan Praktis Melindungi Diri di Ruang Digital Panduan Praktis Melindungi Diri di Ruang Digital
3 min read
  • Edukasi
  • Sektor Personal

Panduan Praktis Melindungi Diri di Ruang Digital

October 7, 2026
Ancaman Baru Incar Nasabah Perbankan Digital Ancaman Baru Incar Nasabah Perbankan Digital
3 min read
  • Teknologi

Ancaman Baru Incar Nasabah Perbankan Digital

October 7, 2026
Kejahatan Seks Siber & Kekerasan Berbasis Gender Online Kejahatan Seks Siber & Kekerasan Berbasis Gender Online
3 min read
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Kejahatan Seks Siber & Kekerasan Berbasis Gender Online

October 7, 2026
Email Phising di Era AI Makin Semakin Sulit Dilawan Email Phising di Era AI Makin Semakin Sulit Dilawan
5 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Email Phising di Era AI Makin Semakin Sulit Dilawan

October 6, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.