Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Teknologi
  • Hoax dan Social Engineering
  • Teknologi

Hoax dan Social Engineering

3 min read

Credit image: Pixabay

Banyaknya pengguna sosial media di Indonesia yaitu 106 juta pengguna aktif atau sekitar 40% dari penduduk Indonesia (sumber: laporan we are social Januari 2017) dimanfaatkan berbagai pihak untuk mendapatkan perhatian dan menggiring opini.

Tak ayal setiap detik pengguna sosial media dibanjiri berbagai konten secara masif. Apakah informasi itu ringan seputar humor, pengalaman liburan, berita keluarga/kerabat, kondisi jalan raya sampai informasi serius mengenai ekonomi serta politik.

Pengguna sosial media sendiri memiliki dua peran, sebagai produser (pembuat) konten dan sekaligus sebagai user (pengguna). Setiap orang bisa menjadi publisher. Benar atau tidaknya informasi yang diterima akhirnya sangat tergantung sikap kritis pengguna.

Seperti pada saat Pilkada DKI Jakarta 2017 yang baru saja berlangsung, magnetnya begitu menyedot perhatian semua kalangan, baik warga DKI maupun yang tinggal di luar DKI.

Hampir seluruh timeline media sosial dibanjiri dengan informasi, tak peduli apakah itu berita benar atau yang berisi hasutan atau hoax. Pilkada telah berlangsung namun penyebaran hoax masih saja seperti bola salju yang bergulir. Fenomena penyebaran hoax patut mendapat perhatian masyarakat.

Karena dampaknya yang menyebabkan merosotnya kemampuan analisa seseorang sehingga mudah menyinggung emosi negatif seperti rasa marah, ketakutan, kecewa dan sedih. Emosi yang dominan cenderung mendorong orang untuk merespon cepat tanpa berpikir lebih jauh.

Mengenal Hoax

Menurut Wikipedia hoax adalah berita bohong yang sengaja dibuat untuk menyamarkan kebenaran. Kesalahan dalam observasi atau membuat penilaian, rumor dan urban legend tidak termasuk hoax. Hoax sengaja dibuat untuk menipu pembaca atau pendengarnya untuk mempercayai sesuatu dan menggiring opini mereka agar mengikuti kemauan pembuat hoax.

Penyebaran hoax menggunakan pendekatan social engineering yaitu manipulasi psikologis dari seseorang dalam melakukan aksi atau menguak suatu informasi rahasia. Social engineering umumnya dilakukan melalui telepon atau internet dan yang paling mudah dilakukan melalui media sosial.

Mekanisme yang dipakai seperti penggunaan judul atau foto bombastis, penggunaan akun-akun samaran dengan foto perempuan cantik atau pria dengan profil meyakinkan di sosial media mengakibatkan orang mudah percaya terhadap akun tersebut dan percaya akan berita yang disebarkannya. Lebih dari ketrampilan teknis, penyebar hoax memperhitungkan aspek psikologis dan emosional.

Hoax sangat mudah disebarkan, dengan kemajuan teknologi digital yang ada saat ini mudah pula melacak kembali pelakunya. Mereka bertujuan mempengaruhi korban, dan membuat korban melakukan tindakan atas namanya.

Pelaku biasanya menipu korban untuk mengungkapkan informasi sensitif atau penting. Tindakan tersebut memiliki kesamaan dengan hoax tradisional, e-mail dan phising, atau bentuk yang lebih modernnya spear phishing.

Technical Consultant PT Prosperita – ESET Indonesia, Yudhi Kukuh mengatakan bahwa selain dipakai untuk menyebarkan hoax, social engineering merupakan salah satu metode yang sangat umum digunakan oleh peretas untuk memperoleh informasi tentang targetnya dan menyebarkan malware dengan memanfaatkan ketidaktauan atau efek prikologis target.

Untuk membantu memahami masalah ini lebih jauh, Yudhi menjabarkan beberapa hal yang harus dicermati:

  1. Jangan langsung percaya dengan informasi yang kita terima dari media sosial, lakukan check and re-check dengan mencari referensi dari sumber lain.
  2. Sebelum membagikan informasi, pikirkan dulu dampaknya bagi pembaca postingan tersebut.
  3. Pilah sumber bacaan Anda. Hindari artikel dari media-media yang tidak kredibel.
  4. Perhatikan domain yang digunakan, saat ini banyak situs yang menggunakan alamat mirip dengan situs-situs kredibel.
  5. Salah satu cara untuk mengecek berita adalah melalui foto yang dipakai. Upload foto tersebut di Google Chrome, secara otomatis Chrome akan memberikan opsi foto sejenis. Dari sana kita bisa mengetahui foto itu berasal dari mana dan tentang peristiwa apa.
Tags: anti virus super ringan ESET deteksi Ransomware Hoax Super Ringan

Post navigation

Previous Kerentanan pada Java & Python Dapat Digunakan Bypass Firewall
Next ESET RILIS DECRYPTOR RANSOMWARE DHARMA

artikel terkini

Panduan Menghadapi dan Menghapus Konten Deepfake Panduan Menghadapi dan Menghapus Konten Deepfake

Panduan Menghadapi dan Menghapus Konten Deepfake

September 4, 2026
Menyingkap Sisi Keamanan Teknologi Blockchain Panggilan AI Bajak Rekening Bank

Menyingkap Sisi Keamanan Teknologi Blockchain

September 4, 2026
Modus Penyamaran Silver Fox Manfaatkan Situs Unduhan Modus Penyamaran Silver Fox Manfaatkan Situs Unduhan

Modus Penyamaran Silver Fox Manfaatkan Situs Unduhan

September 4, 2026
Celah Kritis di Agen AI Coding Dari Claude hingga Codex Celah Kritis di Agen AI Coding Dari Claude hingga Codex

Celah Kritis di Agen AI Coding Dari Claude hingga Codex

September 4, 2026
Bahaya Tersembunyi di Balik Kepraktisan Digital Bahaya Tersembunyi di Balik Kepraktisan Digital

Bahaya Tersembunyi di Balik Kepraktisan Digital

September 3, 2026
Memahami Karakteristik Email Phising Anatomi dan Mekanisme Kerja Email Phising

Memahami Karakteristik Email Phising

September 3, 2026
Bahaya Phising Airbnb dan Booking.Com Bahaya Phising Airbnb dan Booking.Com

Bahaya Phising Airbnb dan Booking.Com

September 2, 2026
Keamanan Jaringan Modern:Mengamankan Infrastruktur Digital Tanpa Batas Fisik Keamanan Jaringan Modern:Mengamankan Infrastruktur Digital Tanpa Batas Fisik

Keamanan Jaringan Modern:Mengamankan Infrastruktur Digital Tanpa Batas Fisik

September 2, 2026

Lainnya

Panduan Menghadapi dan Menghapus Konten Deepfake Panduan Menghadapi dan Menghapus Konten Deepfake
4 min read
  • Teknologi

Panduan Menghadapi dan Menghapus Konten Deepfake

September 4, 2026
Menyingkap Sisi Keamanan Teknologi Blockchain Panggilan AI Bajak Rekening Bank
4 min read
  • Edukasi
  • Teknologi

Menyingkap Sisi Keamanan Teknologi Blockchain

September 4, 2026
Modus Penyamaran Silver Fox Manfaatkan Situs Unduhan Modus Penyamaran Silver Fox Manfaatkan Situs Unduhan
3 min read
  • Sektor Personal

Modus Penyamaran Silver Fox Manfaatkan Situs Unduhan

September 4, 2026
Celah Kritis di Agen AI Coding Dari Claude hingga Codex Celah Kritis di Agen AI Coding Dari Claude hingga Codex
3 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Celah Kritis di Agen AI Coding Dari Claude hingga Codex

September 4, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.