Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Sektor Bisnis
  • File SVG Kuasai Server Bing
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

File SVG Kuasai Server Bing

4 min read
File SVG Kuasai Server Bing

Image credit: magnific

File SVG Kuasai Server Bing – Layanan pencarian gambar milik Microsoft, Bing Image Search, sempat memiliki dua kerentanan kritis yang memungkinkan penyerang menjalankan perintah berbahaya pada server pemrosesan gambar hanya dengan memanfaatkan sebuah file SVG yang telah dimodifikasi.

Kerentanan tersebut berhasil ditemukan oleh peneliti keamanan dari perusahaan riset keamanan siber sebelum akhirnya diperbaiki Microsoft pada Maret 2026.

Dua celah keamanan tersebut terdaftar sebagai CVE-2026-32194 dan CVE-2026-32191, masing-masing memperoleh skor 9,8 berdasarkan Common Vulnerability Scoring System (CVSS), yang menunjukkan tingkat keparahan sangat tinggi.

Meskipun Microsoft telah menutup celah tersebut dari sisi server sehingga pengguna tidak perlu melakukan pembaruan apa pun, kasus ini menjadi pengingat penting bahwa komponen pemrosesan gambar dapat menjadi pintu masuk serangan siber yang sering kali diabaikan.

File Gambar yang Bukan Sekadar Gambar

Berbeda dengan format gambar seperti JPEG atau PNG, Scalable Vector Graphics (SVG) sebenarnya merupakan dokumen berbasis XML.

Selain menyimpan informasi grafis, SVG juga dapat memuat referensi ke sumber daya lain sehingga memerlukan proses parsing yang lebih kompleks.

Dalam kasus ini, peneliti menemukan bahwa sistem pemrosesan gambar Bing memperlakukan file SVG sebagai gambar biasa.

Namun, saat file tersebut diproses menggunakan ImageMagick, sebagian isi SVG diteruskan ke komponen eksternal (delegate) yang menjalankan perintah melalui shell.

Akibatnya, data yang seharusnya hanya dibaca sebagai referensi gambar justru dieksekusi sebagai perintah sistem operasi.

Kerentanan ini memungkinkan penyerang menjalankan perintah pada server dengan hak akses sangat tinggi, yakni NT AUTHORITY\SYSTEM pada server Windows maupun root pada server Linux yang menangani pemrosesan gambar.

Baca juga: Pengguna Windows Hati-hati Ancaman Siber Ini

Dua Jalur Serangan Berbeda

Peneliti mengidentifikasi dua metode berbeda untuk mengeksploitasi kelemahan tersebut.

  1. Melalui fitur Search by Image, penyerang mengunggah file SVG berbahaya ke endpoint pemrosesan gambar Bing.
  2. Melalui URL gambar, penyerang hanya perlu mengirimkan alamat (URL) yang mengarah ke file SVG berbahaya. Server Bing secara otomatis mengambil file tersebut menggunakan proses internal (crawler) sebelum memprosesnya.

Kedua metode tersebut tidak memerlukan autentikasi, akun pengguna, maupun interaksi tambahan dari korban.

Bahkan, respons yang diterima pengguna sering kali hanya berupa kesalahan (HTTP 500 Internal Server Error), sementara proses berbahaya tetap berlangsung di belakang layar.

Masalah Berasal dari ImageMagick

Akar permasalahan bukan terletak pada fitur pencarian Bing itu sendiri, melainkan pada konfigurasi ImageMagick, perangkat lunak populer yang digunakan untuk memproses berbagai format gambar.

ImageMagick mendukung mekanisme delegate, yaitu kemampuan untuk menyerahkan pemrosesan format tertentu kepada program eksternal.

Apabila fitur ini tidak dikonfigurasi dengan benar, file yang dirancang khusus dapat memanfaatkan mekanisme tersebut untuk menjalankan perintah sistem operasi.

Kasus ini mengingatkan kembali pada insiden ImageTragick (CVE-2016-3714) yang pernah menghebohkan dunia keamanan siber satu dekade lalu.

Meskipun kerentanan lama tersebut telah lama diperbaiki, pola serangan serupa kembali muncul akibat konfigurasi yang kurang aman pada sistem pemrosesan gambar.

Microsoft Sudah Menutup Celah

Microsoft telah memperbaiki kedua kerentanan tersebut sebelum informasi teknis dipublikasikan kepada masyarakat. Berdasarkan catatan resmi, tidak ditemukan bukti bahwa celah tersebut telah dieksploitasi secara aktif sebelum perbaikannya dirilis.

Karena seluruh perbaikan dilakukan pada sisi server, pengguna Bing tidak perlu menginstal pembaruan atau melakukan mitigasi tambahan.

Namun demikian, teknik serangan yang digunakan menunjukkan bahwa parser gambar dan pustaka pemrosesan media dapat menjadi bagian dari attack surface yang selama ini kurang mendapat perhatian.

Baca juga: Mengenali dan Menghindari Jebakan Penipuan Digital

Pelajaran bagi Organisasi

Bagi organisasi yang menggunakan ImageMagick atau perangkat lunak serupa untuk memproses file yang diunggah pengguna, terdapat beberapa langkah mitigasi yang sangat disarankan, antara lain:

  1. Menonaktifkan fitur delegate yang tidak diperlukan melalui konfigurasi policy.xml.
  2. Membatasi format file yang dapat diproses, terutama format kompleks seperti SVG, MVG, dan EPS.
  3. Meninjau kembali konfigurasi delegates.xml dan menonaktifkan pemrosesan eksternal yang tidak digunakan.
  4. Menjalankan layanan konversi gambar di lingkungan sandbox dengan hak akses minimum.
  5. Membatasi akses jaringan keluar (outbound network access) dari server pemrosesan gambar.
  6. Menerapkan daftar tujuan (allowlist) apabila server harus mengambil file dari internet agar tidak dapat mengakses jaringan internal.

Target Komponen Pendukung

Insiden ini menunjukkan bahwa ancaman siber tidak selalu berasal dari aplikasi utama, tetapi juga dari komponen pendukung seperti parser dan pustaka pemrosesan gambar.

File SVG yang tampak tidak berbahaya dapat berubah menjadi media eksekusi perintah apabila diproses oleh sistem dengan konfigurasi yang tidak aman.

Bagi pengembang dan administrator sistem, keamanan tidak cukup hanya berfokus pada aplikasi yang terlihat oleh pengguna.

Seluruh rantai pemrosesan, termasuk perangkat lunak pihak ketiga seperti ImageMagick, harus diperlakukan sebagai bagian penting dari permukaan serangan (attack surface).

Dengan menerapkan konfigurasi yang aman, pembatasan hak akses, serta isolasi lingkungan pemrosesan, organisasi dapat meminimalkan risiko eksploitasi terhadap komponen yang sering kali luput dari perhatian.

 

 

 

 

 

Baca artikel lainnya: 

  • Malvertising Canggih Manfaatkan Iklan Berbayar
  • Ancaman Siber Baru yang Merusak Server Windows
  • Pentingnya Enkripsi Data untuk Melindungi Bisnis
  • Dunia Siber Cemas Kekuatan AI Terpadu Mengancam
  • WhatsApp di iOS Dieksploitasi Serangan Canggih Zero-Click
  • AwanPintar.id® Laporan Ancaman Digital Semester 1 tahun 2025
  • Keamanan Browser Menjadi Pertahanan Utama Melawan Scattered Spider
  • Iklan Palsu di Meta Sebarkan Malware Infostealer
  • Panduan LengkapMenyembunyikan dan Mengunci Aplikasi di iPhone
  • Operasi Malvertising Sebar Malware Pencuri Data Baru TamperedChef

 

 

 

Sumber berita:

 

WeLiveSecurity

 

 

Post navigation

Previous Panduan Lengkap Menghapus Jejak Pribadi di Internet
Next Malware Dirakit Langsung di Browser

artikel terkini

Malware Dirakit Langsung di Browser Malware Dirakit Langsung di Browser

Malware Dirakit Langsung di Browser

July 28, 2026
File SVG Kuasai Server Bing File SVG Kuasai Server Bing

File SVG Kuasai Server Bing

July 28, 2026
Panduan Lengkap Menghapus Jejak Pribadi di Internet Panduan Lengkap Menghapus Jejak Pribadi di Internet

Panduan Lengkap Menghapus Jejak Pribadi di Internet

July 27, 2026
Ancaman Siber Baru di Ekosistem Kecerdasan Buatan Ancaman Siber Baru di Ekosistem Kecerdasan Buatan

Ancaman Siber Baru di Ekosistem Kecerdasan Buatan

July 27, 2026
Celah Adobe Bocorkan Chat WhatsApp Celah Adobe Bocorkan Chat WhatsApp

Celah Adobe Bocorkan Chat WhatsApp

July 24, 2026
Evolusi Email Phising Tak Pernah Berhenti Phising dan Taktik

Evolusi Email Phising Tak Pernah Berhenti

July 24, 2026
Kerentanan Linux Beri Akses Root Kerentanan Linux Beri Akses Root

Kerentanan Linux Beri Akses Root

July 24, 2026
Game Gratis Bisa Berujung Kehilangan Data Pribadi Game Gratis Bisa Berujung Kehilangan Data Pribadi

Game Gratis Bisa Berujung Kehilangan Data Pribadi

July 23, 2026

Lainnya

Malware Dirakit Langsung di Browser Malware Dirakit Langsung di Browser
5 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Malware Dirakit Langsung di Browser

July 28, 2026
File SVG Kuasai Server Bing File SVG Kuasai Server Bing
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

File SVG Kuasai Server Bing

July 28, 2026
Panduan Lengkap Menghapus Jejak Pribadi di Internet Panduan Lengkap Menghapus Jejak Pribadi di Internet
7 min read
  • Edukasi
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Panduan Lengkap Menghapus Jejak Pribadi di Internet

July 27, 2026
Ancaman Siber Baru di Ekosistem Kecerdasan Buatan Ancaman Siber Baru di Ekosistem Kecerdasan Buatan
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Ancaman Siber Baru di Ekosistem Kecerdasan Buatan

July 27, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.