Belanja Online Cerdas Bikin Mati Kutu Peretas

Natal dan Tahun Baru mungkin masih sebulan lagi, tapi percayalah, waktu tanpa terasa akan berjalan dengan cepat, yang berarti sebagian besar dari kita sebentar lagi akan kasak-kusuk mencari barang-barang dengan harga menarik, yang mungkin akan kita temukan dalam jumlah besar, pada sebagian besar toko online dan toko fisik sebagai bagian dari meningkatkan persaingan melalui penawaran harga menggoda.

Kita semua tentu memahami bahwa pandemi belum berakhir, jadi berbelanja menggunakan ponsel cerdas, tablet, atau perangkat lain yang terhubung mungkin lebih aman daripada saling dorong mendorong satu sama lain di toko.

Namun, belanja online membawa risiko tersendiri. Di satu sisi melindungi diri dari terinfeksi virus corona yang berbahaya, di sisi lain ini mungkin membahayakan perangkat Anda dengan malware. Apalagi jika Anda tidak mampu menjaga akal sehat melihat harga-harga penawaran yang menggiurkan, yang bisa jadi membawa masalah, mengarahkan Anda melalui tautan-tautan berbahaya yang berujung pemerasan digital dari ransomware, atau bahkan lebih buruk, penjahat dunia maya menyedot data sensitif untuk melakukan penipuan identitas, atau menjualnya di pasar situs bawah tanah.

Untungnya, Anda dapat mengurangi kemungkinan hal itu terjadi dengan praktik belanja online yang penuh kewaspadaan dan akal sehat, memperkuat keamanan perangkat, dan menerapkan kebiasaan keamanan siber yang tepat.

Baca juga: Survei ESET: Penipuan Belanja E-Commerce Paling Marak di Indonesia

Terhubung dengan aman

Karena Anda akan melakukan belanja online, tempat terbaik untuk memulai adalah mendapatkan koneksi internet dengan benar. Anda mungkin tergoda untuk berbelanja di waktu senggang, saat sedang nongkrong di kafe atau tempat lain di luar. Namun, perlu diingat bahwa hotspot Wi-Fi publik tidak sepenuhnya aman.

Jadi, melakukan segala jenis operasi yang menyertakan data sensitif seperti informasi pembayaran sangat dilarang di situasi ini. Perangkat dapat terinfeksi malware, atau data sensitif Anda dapat dicuri. Membatasi pembelian online ke koneksi internet yang aman dan akrab akan lebih baik.

Jadi pilihan terbaik Anda adalah menggunakan paket data ponsel atau dengan menghubungkan ke jaringan Wi-Fi di rumah. Keamanan jaringan rumah juga tidak boleh diremehkan. Jika Anda belum menyentuh pengaturan keamanan router sejak instalasinya, sekarang adalah waktu yang tepat untuk mengaturnya dengan benar.

Namun, orang-orang adalah makhluk yang sibuk dan memiliki tugas yang harus diselesaikan sepanjang hari, jadi mereka mungkin menyelinap sedikit berbelanja online di sana-sini. Jadi, jika Anda masih ingin melakukannya di hotspot publik, gunakan Virtual Private Network (VPN) sehingga dapat melindungi lalu lintas Anda dan berbelanja dengan aman.

Amankan perangkat

Karena Anda mungkin melakukan banyak belanja dari ponsel cerdas, hanya demi kenyamanan, mengamankannya seharusnya tidak perlu dipikirkan lagi. Namun, sejumlah besar orang masih menganggap ponsel cerdas mereka hanya sebagai telepon daripada komputer berukuran saku yang mereka bawa setiap hari di saku mereka dan gunakan untuk melakukan semua jenis tugas. Meskipun demikian, mereka meremehkan berapa banyak data pribadi yang disimpan di perangkat ini, mulai dari foto dan informasi pribadi hingga kartu pembayaran yang disimpan di dompet elektronik yang mereka gunakan untuk membayar belanjaan mereka.

Oleh karena itu, perangkat ini juga perlu dilindungi. Di situlah solusi keamanan bereputasi masuk, ini dilengkapi dengan baik untuk melindungi perangkat dari segala macam malware serta melindungi Anda dari aktivitas jahat yang dilakukan oleh peretas, seperti upaya phising atau pengiriman tautan berbahaya. Selain itu, pertimbangkan untuk mengamankan perangkat dengan menambahkan layar kunci yang merupakan kombinasi dari kunci biometrik dan passphrase.

Baca juga: Trojan Blackrock Incar Aplikasi Keuangan, Belanja dan Semua Media Sosial

Lindungi pembayaran

Melindungi metode pembayaran merupakan keharusan di era terhubung seperti sekarang. Jika Anda bertanya-tanya di mana fitur seperti itu dapat ditemukan, Anda melacak kembali menggunakan solusi keamanan terkemuka di perangkat Anda. Solusi berfitur lengkap biasanya menawarkan fitur perlindungan pembayaran yang menambahkan lapisan perlindungan ekstra untuk aplikasi perbankan dan pembayaran. Ini melindungi Anda dari scammers yang akan mencoba untuk mencegat informasi pembayaran Anda baik dalam bentuk kampanye phising atau ancaman lainnya.

Fitur perlindungan pembayaran akan melindungi aplikasi perbankan dan pembayaran dengan melindunginya dari aplikasi berbahaya yang mungkin telah menginfeksi perangkat Anda, dan mencegahnya mengganti informasi atau membaca informasi di layar dari aplikasi Anda yang dilindungi. Selain itu, Anda harus dapat menambahkan aplikasi yang menurut Anda harus dilindungi oleh lapisan keamanan ekstra ini. Fitur keamanan tambahan lain yang harus digunakan setiap kali pembayaran terlibat adalah otentikasi multi-faktor, sebaiknya menggunakan aplikasi autentikator atau token keamanan.

Hindari penipuan

Musim belanja biasanya dipenuhi dengan segala macam tawar-menawar, terutama selama masa mendekati libur nasional, di mana pembeli akan mencari barang dengan harga murah atau diskon. Ini juga waktu favorit bagi scammers yang akan mengandalkan konsumen untuk lengah dan paling mudah tertipu karena beberapa toko mungkin menawarkan penjualan yang benar-benar harga menggelikan. Harga yang too good to be true biasanya bermasalah dan berbahaya

Jika Anda menemukan iklan yang mengganggu Anda dengan cara yang salah atau dibanjiri oleh banner pop-up yang menampilkan diskon 90% dari merek-merek mewah, Anda harus menghindarinya. Jika mengkliknya, Anda mungkin diarahkan ke situs web phising atau palsu yang akan mencoba mengumpulkan informasi sensitif termasuk data pembayaran Anda atau mengarahkan untuk mengunduh malware ke perangkat Anda, bagaimanapun, satu-satunya yang mendapatkan keuntungan adalah penipu bukan Anda. Untuk menghindari menjadi korban penipuan semacam itu, pilihan terbaik adalah tetap berpegang pada pasar yang sah dan platform resmi yang dapat Anda percayai.

Baca juga: Belanja Online simpel Namun Berisiko Tinggi

Konklusi

Kesimpulannya, saat mencari penawaran terbaik, Anda tidak boleh lengah dan tetap waspada setiap saat. Perhatikan tanda-tanda penipuan, seperti iklan yang salah eja dan pasar yang meragukan yang mungkin terlihat seperti barang asli pada pandangan pertama tetapi palsu setelah Anda memeriksanya lebih lanjut, harga yang sangat murah atau alamat web terlihat salah.

Dan jangan lupa untuk menerapkan praktik keamanan dunia maya mendasar lainnya, seperti menjaga perangkat dan sistem operasi diperbarui dengan patch keamanan terbaru, melindungi perangkat menggunakan fitur keamanan bawaan dan perangkat lunak keamanan, dan jangan lupa tentang passphrase yang kuat dan mengaktifkan otentikasi dua faktor. Semua ini mungkin membuat belanja online menjadi lebih aman dan menyenangkan.

 

Baca lainnya: