Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Teknologi
  • Android Botnet Pengontrol Akun Twitter
  • Teknologi

Android Botnet Pengontrol Akun Twitter

2 min read

Credit image: Pixabay

Penjahat cyber selalu berusaha menemukan cara-cara baru dalam aktivitas kejahatan mereka, semakin ketatnya sistem keamanan komputer dan jaringan, tidak membuat mereka kehilangan akal untuk terus mencari celah dan kelengahan pengguna, seperti memanfaatkan sosial media sebagai sarana melakukan serangan.

Android/Twitoor adalah contoh teranyar backdoor yang memanfaatkan sosial media sebagai basis penyerangan dengan kemampuan mengunduh malware lain ke perangkat yang terinfeksi.

Penyebaran aplikasi berbahaya ini tidak terdeteksi pada Android app store, namun ada kemungkinan penyebarannya melalui SMS atau malicious URL dengan meniru sebagai aplikasi porn player atau aplikasi MMS. Sepanjang yang diketahui, malware ini telah aktif sekitar satu bulan lamanya.

Jika Android botnet berhasil masuk ke dalam sistem ia akan menyembunyikan dirinya dan memeriksa keberadaan akun twitter pada ponsel, kemudian menjadikannya sebagai Command and Control.

Kemudian berdasarkan perintah yang diterima ia dapat mengunduh aplikasi berbahaya atau mengganti akun Twitter C & C akun yang lain jika dalam situasi darurat.

“Menggunakan Twitter sebagai Command & Center daripada penggunaan server pada umumnya merupakan langkah yang cukup inovatif untuk Android botnet.” kata Lukas Stefanko, peneliti malware dari ESET yang menemukan aplikasi berbahaya ini.

Malware yang memperbudak perangkat untuk dijadikan sebagai botnet perlu mendapatkan instruksi update, tetapi hubungan komunikasi ini merupakan titik lemah bagi botnet apa pun, karena menimbulkan kecurigaan dan dapat menghentikannya atau mematikan fungsi botnet.

Selain itu, apabila server Command and Control dapat ditemukan, situasi ini akan memudahkan dalam menyingkap informasi tentang seluruh botnet.

Oleh karena itu untuk membuat komunikasi Twitoor botnet jadi lebih kuat, desainer botnet mengambil berbagai langkah seperti mengenkripsi pesan, menggunakan topologi kompleks pada jaringan C & C atau dengan berbagai cara inovatif untuk berkomunikasi, diantaranya penggunaan jejaring sosial.

“Saluran komunikasi botnet sangat sulit ditemukan dan bahkan lebih sulit untuk memblokir seluruhnya. Di sisi lain, sangat mudah bagi penjahat cyber untuk menguntai ulang jalinan komunikasi lain dengan akun yang baru dibuat.” jelas Stefanko.

Twitter didirikan pada tahun 2006, pertama kali digunakan untuk mengontrol botnet diawal tahun 2009. bot Android juga diketahui dikendalikan melalui cara-cara non tradisional lain, blog atau sistem cloud messaging seperti Google atau Baidu, tetapi Twitoor adalah malware bot pertama berbasis Twitter menurut Stefanko.

“Di masa depan, ada kemungkinan mereka akan mencoba memanfaatkan status Facebook atau menyebar melalui LinkedIn dan jejaring sosial lain.” papar peneliti ESET tersebut.

Saat ini trojan Twitoor telah mengunduh beberapa versi dari malware mobile banking. Namun, operator botnet bisa saja mendistribusi malware lain termasuk salah satunya adalah ransomware, kapan saja mereka inginkan.

“Twittor menjadi contoh lain bagaimana penjahat cyber terus berinovasi dalam menjalankan setiap kejahatan mereka, karena itu pengguna internet harus selalu mengamankan aktivitas mereka dengan solusi keamanan terbaik untuk komputer dan perangkat mobile.” terang Stefanko, peneliti malware di perusahaan antivirus ESET.

Sumber berita:

www.welivesecurity.com

Tags: ESET deteksi Ransomware Super Ringan TWITTER

Post navigation

Previous Kena Ransomware, Jangan pernah Bayar Tebusan
Next Ransomware Globe Terinspirasi The Purge

artikel terkini

Ransomware Meningkat tetapi Pembayaran Tebusan Justru Menurun Ransomware Meningkat tetapi Pembayaran Tebusan Justru Menurun

Ransomware Meningkat tetapi Pembayaran Tebusan Justru Menurun

July 10, 2026
Operasi Global Menargetkan Puluhan Ribu Organisasi Operasi Global Menargetkan Puluhan Ribu Organisasi

Operasi Global Menargetkan Puluhan Ribu Organisasi

July 10, 2026
Ransomware JadePuffer Era Ransomware AI Ransomware JadePuffer Era Ransomware AI

Ransomware JadePuffer Era Ransomware AI

July 10, 2026
Kualitas Email Phising Terus Meningkat Kualitas Email Phising Terus Meningkat

Kualitas Email Phising Terus Meningkat

July 10, 2026
IoT dan Risiko Siber IoT dan Risiko Siber

IoT dan Risiko Siber

July 9, 2026
FortiBleed Gerbang Baru Serangan Ransomware FortiBleed Gerbang Baru Serangan Ransomware

FortiBleed Gerbang Baru Serangan Ransomware

July 7, 2026
Update yang Berubah Menjadi Malware Update yang Berubah Menjadi Malware

Update yang Berubah Menjadi Malware

July 7, 2026
Kejahatan Siber Memasuki Era Baru Kejahatan Siber Memasuki Era Baru

Kejahatan Siber Memasuki Era Baru

July 3, 2026

Lainnya

Ransomware Meningkat tetapi Pembayaran Tebusan Justru Menurun Ransomware Meningkat tetapi Pembayaran Tebusan Justru Menurun
4 min read
  • Ransomware

Ransomware Meningkat tetapi Pembayaran Tebusan Justru Menurun

July 10, 2026
Operasi Global Menargetkan Puluhan Ribu Organisasi Operasi Global Menargetkan Puluhan Ribu Organisasi
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Operasi Global Menargetkan Puluhan Ribu Organisasi

July 10, 2026
Ransomware JadePuffer Era Ransomware AI Ransomware JadePuffer Era Ransomware AI
5 min read
  • Ransomware
  • Teknologi

Ransomware JadePuffer Era Ransomware AI

July 10, 2026
Kualitas Email Phising Terus Meningkat Kualitas Email Phising Terus Meningkat
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Kualitas Email Phising Terus Meningkat

July 10, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.