Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Mobile Security
  • Sindikat Siber Kuras Rekening di Indonesia
  • Mobile Security
  • Sektor Personal

Sindikat Siber Kuras Rekening di Indonesia

3 min read
Sindikat Siber Kuras Rekening di Indonesia

Image credit: Magnific

Sindikat Siber Kuras Rekening di Indonesia – Lanskap keamanan siber Indonesia kembali menghadapi ancaman serius dari kejahatan finansial berbasis seluler.

Indonesia dilaporkan menjadi salah satu pusat uji coba utama (early testing ground) untuk teknik serangan malware perbankan Android terbaru yang memanfaatkan fitur resmi Work Profile milik Google guna mengecoh sistem keamanan bank.

Berdasarkan laporan riset terbaru dari lembaga keamanan siber Group-IB, tercatat ada sekitar 1.469 perangkat yang disusupi dan 1.281 kredensial masuk yang berpotensi bobol di Indonesia dalam rentang waktu Februari hingga Juli.

Kerugian finansial akibat eskalasi serangan ini diperkirakan telah mencapai hampir $1 juta USD (sekitar Rp15,5 miliar).

Vektor Ancaman

Serangan canggih ini dimotori oleh kelompok ancaman berbahasa Mandarin bernama GoldFactory, yang menyebarkan Trojan perbankan Android bernama Gigabud. Varian malware ini aktif sejak 2022 dan telah menyasar berbagai wilayah global, termasuk Asia Tenggara.

Modus operandi yang digunakan meliputi penyamaran aplikasi palsu yang menyerupai maskapai penerbangan nasional, instansi pajak, hingga tiruan aplikasi perbankan lokal asli Indonesia.

Setelah terinstal dan mendapatkan izin aksesibilitas (accessibility permissions), malware ini memberikan kontrol jarak jauh penuh kepada operator penjahat siber atas ponsel korban secara live.

Baca juga: Phising Canggih Ahli Lolos Validasi

Eksploitasi Fitur Work Profile Android

Temuan paling mengkhawatirkan dari riset Group-IB adalah penggunaan aplikasi bernama Vwork sebuah fork dari aplikasi kloning sumber terbuka (open source) Shelter. Aplikasi ini diinstal secara otomatis dalam hitungan menit setelah infeksi Gigabud pertama.

  • Penciptaan Ruang Terisolasi: Pelaku memanfaatkan fitur Work Profile Android (yang sejatinya dirancang untuk kebutuhan perusahaan) untuk menciptakan ruang terpisah dan independen dari profil pribadi pengguna.
  • Kloning Aplikasi Perbankan: Aplikasi perbankan korban digandakan ke dalam ruang sandboxed profil kerja tersebut.
  • Pengelabuan Sistem Keamanan Bank: Operator melakukan transaksi ilegal langsung dari ponsel korban sementara layar hitam menutupi aktivitas tersebut. Karena sinyal kecurangan dan deteksi malware terjebak di profil pribadi, sistem keamanan bank mengira transaksi berasal dari perangkat baru yang bersih, sehingga lolos dari sistem fraud detection.

Ancaman Global yang Menyoroti Indonesia

Temuan ini diterbitkan bersamaan dengan laporan dari tim peneliti keamanan siber, yang juga mengungkap adanya Trojan perbankan agresif bernama Mantax Otax yang menyasar perangkat Android di Indonesia.

Menurut peneliti, Indonesia menjadi target yang sangat menarik bagi sindikat internasional karena beberapa hal, yakni:

  • Tingginya penetrasi ponsel cerdas.
  • Mmasifnya adopsi layanan perbankan digital.
  • Dompet digital.
  • Serta platform pesan instan di tengah populasi seluler yang besar.

Meskipun demikian, ancaman ini bersifat global di negara-negara dengan penetrasi finansial digital yang tinggi.

Baca juga: Sebar Tautan Racun AI Chatbot Kena Prank

Rekomendasi Keamanan & Langkah Mitigasi

Mengingat kompleksitas ancaman yang dapat memotong rantai deteksi keamanan konvensional, para pengguna gawai Android serta institusi keuangan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan melalui langkah-langkah preventif berikut:

  1. Kenali Tanda Peringatan Dini (Early Warning Sign): Waspadai jika ponsel pribadi (yang tidak pernah diatur oleh departemen IT perusahaan) tiba-tiba membuat Work Profile terisolasi tanpa intervensi pengguna.
  2. Periksa Aplikasi Ganda: Waspadai instalasi aplikasi perbankan yang identik di profil yang berbeda secara bersamaan.
  3. Batasi Izin Aksesibilitas: Jangan pernah memberikan izin aksesibilitas (Accessibility Service) kepada aplikasi sembarangan atau aplikasi yang diunduh dari luar toko resmi (Google Play Store).
  4. Hindari Sideloading Sembarangan: Jangan mengunduh aplikasi dari tautan pihak ketiga, pesan singkat (phishing), atau iklan media sosial yang menawarkan unduhan file APK di luar ekosistem resmi.

Langkah Darurat Jika Menjadi Korban

  1. Segera putuskan koneksi internet (matikan data seluler dan Wi-Fi).
  2. Hubungi pihak bank terkait untuk memblokir akun dan kartu secara instan.
  3. Amankan bukti digital (tangkapan layar, nomor telepon pelaku, atau file APK terkait) dan laporkan insiden kepada pihak berwenang.

 

 

Baca juga: 

  • Cara Bijak Gunakan Chatbot AI untuk Kesehatan
  • Trojan Baru Android Kendalikan Ponsel dari Jauh
  • Mengenal Risiko dan Menghapus Cookie Digital
  • Serangan Cookie Link
  • Sembunyikan Malware di Balik File Raksasa
  • Mengenal Drainer-as-a-Service (DaaS)
  • Serangan Siber Massal Racuni 5.500+ Repositori GitHub
  • Panduan Menghadapi Evolusi Romansa Siber
  • Hanya 5 Menit Peretas Infiltrasi Jaringan
  • TrickMo Trojan Perbankan yang Jago Spionase

 

Sumber berita:

 

Prosperita IT News

 

 

Post navigation

Previous Hacker Gunakan Agen AI Bobol Ratusan Server
Next Kombinasi Ransomware dan Spyware Incar Perangkat Android

artikel terkini

Kombinasi Ransomware dan Spyware Incar Perangkat Android Kombinasi Ransomware dan Spyware Incar Perangkat Android

Kombinasi Ransomware dan Spyware Incar Perangkat Android

September 14, 2026
Sindikat Siber Kuras Rekening di Indonesia Sindikat Siber Kuras Rekening di Indonesia

Sindikat Siber Kuras Rekening di Indonesia

September 14, 2026
Hacker Gunakan Agen AI Bobol Ratusan Server Hacker Gunakan Agen AI Bobol Ratusan Server

Hacker Gunakan Agen AI Bobol Ratusan Server

September 14, 2026
Cegah Penipuan Suara Tiruan Cegah Penipuan Suara Tiruan

Cegah Penipuan Suara Tiruan

September 11, 2026
Service Desk Celah Serangan Account Takeover Service Desk Celah Serangan Account Takeover

Service Desk Celah Serangan Account Takeover

September 11, 2026
Mengelabui Keamanan Email Lewat Redirect Google Mengelabui Keamanan Email Lewat Redirect Google

Mengelabui Keamanan Email Lewat Redirect Google

September 10, 2026
Eksploitasi Zero-Click WeChat Eksploitasi Zero-Click WeChat

Eksploitasi Zero-Click WeChat

September 10, 2026
Celah Baru Invisible Ink Phising Celah Baru Invisible Ink Phising

Celah Baru Invisible Ink Phising

September 10, 2026

Lainnya

Kombinasi Ransomware dan Spyware Incar Perangkat Android Kombinasi Ransomware dan Spyware Incar Perangkat Android
3 min read
  • Teknologi

Kombinasi Ransomware dan Spyware Incar Perangkat Android

September 14, 2026
Sindikat Siber Kuras Rekening di Indonesia Sindikat Siber Kuras Rekening di Indonesia
3 min read
  • Mobile Security
  • Sektor Personal

Sindikat Siber Kuras Rekening di Indonesia

September 14, 2026
Hacker Gunakan Agen AI Bobol Ratusan Server Hacker Gunakan Agen AI Bobol Ratusan Server
3 min read
  • Teknologi

Hacker Gunakan Agen AI Bobol Ratusan Server

September 14, 2026
Cegah Penipuan Suara Tiruan Cegah Penipuan Suara Tiruan
5 min read
  • Teknologi

Cegah Penipuan Suara Tiruan

September 11, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.