Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Mobile Security
  • Penipuan Survei Berhadiah WhatsApp
  • Mobile Security
  • Sektor Personal

Penipuan Survei Berhadiah WhatsApp

3 min read
Penipuan Survei berhadiah WhatsApp

Credit image: Pixabay

Pengguna WhatsApp harus berhati-hati terhadap penipuan yang mengimingi korban dengan janji uang tunai dari perusahaan ritel Costco. Penipuan survei berhadiah WhatsApp seperti ini pernah terjadi sebelumnya.

Penipuan giveaway masih menggunakan trik lama, scammer menyamar kemudian menjanjikan hadiah uang untuk memperdaya korban agar menyerahkan data pribadinya atau memasang aplikasi berbahaya.

Untuk meningkatkan kredibilitas, pada situs yang dibuat mereka menampilkan ulasan dan umpan balik yang menyakinkan dari pemenang sebelumnya.

Baca juga: Pembajakan WhatsApp Ikuti Tips ESET

Modus operandi

Penipuan berhadiah ini memiliki modus operandi yang sebenarnya sangat umum dan sering diulang seperti sebuah template, sebagai berikut:

  1. Setelah mengklik tautan dalam pesan WhatsApp, korban akan dibawa ke situs web yang meminta untuk mengisi survei. Jika menjawab dengan benar dari opsi yang ada, hadiah menunggu.
  2. Tapi scammers memastikan korban salah dalam pilihannya, kemudian menjanjikan kesempatan menang jika mereka mau membagikan tautan kepada kontak WhatsApp mereka.
  3. Dengan harapan mendapatkan hadiah, banyak orang cenderung membagikan tautan kampanye penipuan survei berhadiah Whatsapp tersebut.
  4. Karena tautan tersebut dibagikan di antara teman dan kerabat, tipu muslihat tersebut jadi memiliki kredibilitas dan menipu lebih banyak orang.
  5. Pada saat mencapai langkah terakhir untuk mengkalim hadiah, Anda diperlihatkan peringatan palsu tentang adanya malware dalam perangkat Anda. dan menyarankan mengunduh aplikasi untuk membersihkannya.
  6. Begitu diinstal aplikasi tersebut mencuri informasi pribadi korban atau dalam skenario lain, korban diminta memberikan detail perbankan untuk “mentransfer hadiah”

Baca juga: Peretas Eksploitasi Messenger, WhatsApp dan Telegram untuk Phising

Malware di sistem selular

Laporan Ancaman ESET terbaru menegaskan bahwa sama seperti perangkat Android, perangkat iOS juga menjadi sasaran ancaman siber.

Deteksi ancaman pada perangkat Android naik 8% dalam empat bulan pertama tahun 2022 jika dibandingkan dengan empat bulan sebelumnya.

HiddenApps jenis ancaman dengan aplikasi penipuan yang diinstal tanpa ikon atau jejak masih merupakan ancaman paling umum dalam kategori ini.

Namun, pertumbuhan terbesar yang dicatat oleh telemetri ESET adalah peningkatan spyware sebesar 170%. Ini adalah tren yang sangat mengkhawatirkan.

Karena jenis ancaman ini mencuri sebanyak mungkin data sensitif dari korbannya yang sebagian besar tidak menyadarinya selama bertahun-tahun.

Sementara platform media sosial terus menjadi tempat berkembang biaknya berbagai jenis penipuan, besarnya pengguna menjadi daya tarik tersendiri.

Terlepas dari itu, dari riset ESET diketahui bahwa 23% dari semua URL phising yang terdeteksi dalam 4 bulan pertama tahun 2022 dibagikan melalui Facebook dan WhatsApp.

Baca juga: Malware Ganas Menyebar via WhatsApp

Saran keamanan

Seperti kita ketahui bersama bahwa iOS dan Android terus bekerja demi memberikan lingkungan yang lebih aman, penting bagi pengguna melakukan bagian mereka juga.

Berikut saran keamanan untuk menghadapi penipuan survei berhadiah WhatsApp atau sejenisnya, sebagai berikut:

  • Hati-hati dengan tawaran yang too good to be true, jika merasa tidak beres, periksa URL apakah benar-benar tertaut ke brand asli.
  • Cari kesalahan ejaan dan tata bahasa sederhana, penipuan semacam ini biaanya memiliki banyak kesalahan ejaan.
  • Jika menemui penipuan serupa, abaikan kontennya dan hapus pesannya, Anda tidak hanya terhindar menjadi korban, tetapi juga membantu memutus rantai.
  • Pastikan memiliki solusi keamanan yang diinstal di perangkat.
  • Selalu perbarui sistem operasi dan aplikasi di ponsel.
  • Menggunakan toko aplikasi resmi seperti Google Play Store dan App Store.
  • Pastikan untuk selalu mengedukasi diri dengan informasi baru seputar dunia siber.

 

Baca lainnya: 

  • Hati-hati Penipuan via WhatsApp Janjikan Internet Gratis
  • Kerentanan Bajak WhatsApp dan Aplikasi Perpesanan Lainnya
  • Berbagai Teknik Peretasan WhatsApp dan Penangkalnya
  • Penipuan di WhatsApp dengan Social Engineering

 

Sumber: WeLiveSecurity

 

Tags: antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super Antivirus Super Ringan antivirus superb Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top ESET News prosperita Penipuan Berhadiah WhatsApp Penipuan di Whatsapp Penipuan online berhadiah penipuan Survei Penipuan Survei berhadiah Penipuan Survei Whatsapp Penipuan Whatsapp Prosperita Survei Berhadiah Abal-abal

Post navigation

Previous Hacker Masif Bajak Akun YouTube
Next Membangun Perusahaan Tahan Siber

artikel terkini

Ratusan Ekstensi VPN Palsu Mengintai Pengguna Chrome Ratusan Ekstensi VPN Palsu Mengintai Pengguna Chrome

Ratusan Ekstensi VPN Palsu Mengintai Pengguna Chrome

August 14, 2026
NFC dan Ancaman Baru NFC dan Ancaman Baru

NFC dan Ancaman Baru

August 14, 2026
Bahaya Tersembunyi di Balik Otomatisasi USB Windows Bahaya Tersembunyi di Balik Otomatisasi USB Windows

Bahaya Tersembunyi di Balik Otomatisasi USB Windows

August 14, 2026
Email Masuk Tidak Berarti Aman Email Masuk Tidak Berarti Aman

Email Masuk Tidak Berarti Aman

August 14, 2026
Bahaya Tersembunyi di Balik Asisten Coding AI Bahaya Tersembunyi di Balik Asisten Coding AI

Bahaya Tersembunyi di Balik Asisten Coding AI

August 13, 2026
Celah SIM Card Intai Sistem IoT dan Smartphone Celah SIM Card Intai Sistem IoT dan Smartphone

Celah SIM Card Intai Sistem IoT dan Smartphone

August 13, 2026
Ransomware DeadLock Manfaatkan Blockchain Polygon Ransomware DeadLock Manfaatkan Blockchain Polygon

Ransomware DeadLock Manfaatkan Blockchain Polygon

August 13, 2026
IoT Bekas Ancaman yang Sering Diabaikan IoT Bekas Ancaman yang Sering Diabaikan

IoT Bekas Ancaman yang Sering Diabaikan

August 13, 2026

Lainnya

Ratusan Ekstensi VPN Palsu Mengintai Pengguna Chrome Ratusan Ekstensi VPN Palsu Mengintai Pengguna Chrome
5 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Ratusan Ekstensi VPN Palsu Mengintai Pengguna Chrome

August 14, 2026
NFC dan Ancaman Baru NFC dan Ancaman Baru
6 min read
  • Mobile Security
  • Sektor Personal
  • Teknologi

NFC dan Ancaman Baru

August 14, 2026
Bahaya Tersembunyi di Balik Otomatisasi USB Windows Bahaya Tersembunyi di Balik Otomatisasi USB Windows
3 min read
  • Sektor Personal

Bahaya Tersembunyi di Balik Otomatisasi USB Windows

August 14, 2026
Email Masuk Tidak Berarti Aman Email Masuk Tidak Berarti Aman
6 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Email Masuk Tidak Berarti Aman

August 14, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.