Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Informasi seputar IT Security

  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Edukasi
  • Mobile Security
  • Teknologi
  • Ransomware
  • Tips & Tricks
  • Home
  • Teknologi
  • Trojan Dridex Bangkit dari Kubur
  • Teknologi

Trojan Dridex Bangkit dari Kubur

2 min read

Credit image: Pixabay

Trojan Dridex yang dideteksi ESET sebagai VBA/TrojanDownloader.Agent.AIU adalah sejenis malware yang menyusup pada personal computer (PC) nasabah perbankan yang bertujuan untuk mencuri username dan password saat bertransaksi melalui internet banking.

Dridex dikenal juga sebagai Bugat dan Cridex yang bekerja secara sederhana, bisa dikatakan mewakili perkembangan atau evolusi dari banking Trojan pendahulunya yaitu Zeus beserta variannya yang lain.

Trojan ini dikirimkan melalui lampiran yang terdapat pada email, memanfaatkan macro yang terdapat pada dokumen Word untuk menyalurkan Trojan ini. Macro sendiri adalah skrip yang dirancang untuk melakukan pekerjaan secara berulang-ulang.

Setelah cukup lama menghilang, Banking Trojan Dridex diam-diam bangkit dari kubur dengan melakukan serangkaian serangan terbatas, pengembang malware juga menambahkan beberapa kemampuan baru yang salah satunya difungsikan untuk mengincar mata uang kripto, Wallet.

Keahlian anyar Dridex ini semakin memperluas kinerja Dridex menjadi multifungsi, selain bisa mencuri Wallet, ia juga dilengkapi dengan back end payment, software point of sale dan online banking, selain itu ada beberapa perubahan lain dalam versi terbaru dari trojan ganas ini.

Dridex mengumpulkan beberapa informasi dari setiap komputer yang terinfeksi dan mengirimkannya ke server Command & Control. Data tersebut diantaranya adalah nama komputer, nama user, tanggal instalasi OS dan versinya, lalu daftar software terinstal.

trojan

Jika informasi yang dikirim berhasil melewati serangkaian kriteria, server C & C merespon dengan memberikan malware payload. Jika tidak, ia akan mengirimkan kode error 403 HTTP. Server C & C kemudian mengambil langkah pengamanan lebih jauh dan bahkan blacklist mesin untuk mencegah peneliti keamanan mengetahui internal malware.

Selanjutnya Dridex melakukan format binary terenkripsi berlapis untuk lebih mempersulit analisis, meskipun pada akhirnya, tindakan perlindungan tersebut tetap saja tidak mampu mencegah peneliti untuk mengakses file konfigurasi utama malware.

trojan2

Meskipun perlindungan diberlakukan oleh pengembang Dridex, masih sangat mungkin untuk merekonstruksi pengaturan file konfigurasi Dridex yang diterima oleh modul inti. File konfigurasi ini termasuk daftar situs perbankan untuk mengambil data dan menyuntikkan kode ke dalam ketika menginfeksi browser pengguna. “

Selama bertahun-tahun, Dridex telah menjadi salah satu trojan perbankan paling produktif. Tetapi pada bulan Oktober 2015 terjadi perubahan besar saat Badan Penanggulangan Kejahatan Nasional Inggris bermitra dengan FBI dan mitra keamanan lainnya untuk menaklukan malware tersebut.

Pada saat itu, serangan Dridex melambat dan mengalami penurunan drastis, tapi tidak berhenti aktivitasnya. Trojan perbankan mengalami kebangkitan awal pada akhir 2015, namun tidak mampu bertahan lama setelah botnet Necurs milik mereka offline. Dan saat ini telah aktif kembali, pengembang malware ini sudah memulai sepak terjangnya dengan memanfaatkan infrastruktur mereka untuk menyebarkan Locky ransomware.

Dengan kembali aktifnya Dridex, pengguna harus berhati-hati terhadap email attachment dan URL mencurigakan yang masuk, antisipasi lainnya adalah menonaktifkan macro Microsoft Office secara default. Dan yang terpenting adalah menginstal software keamanan yang andal.

Sumber berita:

www.welivesecurity.com
www.bleepingcomputer.com

Tags: anti virus super ringan Cyber security ESET Indonesia Super Ringan Trojan Dridex yahoo

Post navigation

Previous Malware Maling Penguras ATM
Next Ransomware Cry

Related Stories

Infiltrasi Storm Data Indonesia Jadi Incaran Infiltrasi Storm Data Indonesia Jadi Incaran
4 min read
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Infiltrasi Storm Data Indonesia Jadi Incaran

April 15, 2026
Titik Buta Ketika EDR Menjadi Target Titik Buta Ketika EDR Menjadi Target
4 min read
  • Ransomware
  • Teknologi

Titik Buta Ketika EDR Menjadi Target

April 13, 2026
Memenangkan Balapan Melawan AI Siber Memenangkan Balapan Melawan AI Siber
4 min read
  • Ransomware
  • Teknologi

Memenangkan Balapan Melawan AI Siber

April 10, 2026

Recent Posts

  • Rockstar Games Kebobolan 78 Juta Data Gamer
  • Pencurian Kredensial di Platform Marimo
  • Infiltrasi Storm Data Indonesia Jadi Incaran
  • FBI & Indonesia Lumpuhkan Sindikat Phising
  • OpenAI & Krisis Rantai Pasok
  • Waspada Serangan Kedua Penipuan Pemulihan Dana
  • Geger Tool Hardware Palsu di Situs Resmi
  • Ada Indonesia di Balik Phising Global W3LL
  • Situs WordPress & Joomla Terancam Update Palsu
  • Platform Phising Rahasia Incar Kursi Eksekutif

Daftar Artikel

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized

You may have missed

Rockstar Games Kebobolan 78 Juta Data Gamer Rockstar Games Kebobolan 78 Juta Data Gamer
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Rockstar Games Kebobolan 78 Juta Data Gamer

April 15, 2026
Pencurian Kredensial di Platform Marimo Pencurian Kredensial di Platform Marimo
3 min read
  • Sektor Personal

Pencurian Kredensial di Platform Marimo

April 15, 2026
Infiltrasi Storm Data Indonesia Jadi Incaran Infiltrasi Storm Data Indonesia Jadi Incaran
4 min read
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Infiltrasi Storm Data Indonesia Jadi Incaran

April 15, 2026
FBI & Indonesia Lumpuhkan Sindikat Phising FBI & Indonesia Lumpuhkan Sindikat Phising
4 min read
  • Uncategorized

FBI & Indonesia Lumpuhkan Sindikat Phising

April 15, 2026

Copyright © All rights reserved. | DarkNews by AF themes.