Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Edukasi
  • Strategi Anak Menghadapi Risiko Bahaya Internet
  • Edukasi

Strategi Anak Menghadapi Risiko Bahaya Internet

2 min read

Credit image: Pixabay

Kekhawatiran terbesar bagi orang tua adalah menjaga anak-anak mereka tetap aman. Tetapi ketika teknologi berkembang biak, sulit untuk mengidentifikasi di mana potensi risiko mengintai di Internet.

Masalah terbesar terjadi pada anak berusia 11 hingga 16 tahun saat online adalah ketika mereka menghubungi orang-orang yang belum pernah mereka temui sebelumnya. Sebagaimana ditunjukkan oleh survei yang dilakukan di tujuh negara Eropa pada tahun 2014, hampir satu dari tiga anak (29%) pernah mengalami situasi seperti itu.

Melihat gambar-gambar seksual, menurut survei yang sama, adalah risiko terbesar kedua, bersama dengan hate speech. Sebesar 20 persen anak pada tahun 2014 dilaporkan mengalami hal tersebut, yaitu konten yang tidak patut serta situs web tempat orang menerbitkan pesan kebencian yang menyerang kelompok atau individu tertentu.

Jika dibandingkan dengan survei sebelumnya dari 2010, yang dilakukan di 25 negara, angka-angka ini telah tumbuh di kedua contoh. Seperti hate speech meningkat 7%, dan paparan gambar-gambar seksual online naik 2%.

Statistik juga menunjukkan bahwa cyberbullying sedang meningkat, tumbuh dari 8% pada 2010 menjadi 12% pada 2014. Ini berarti bahwa kira-kira satu dari delapan anak terkena semacam tekanan psikologis online oleh rekan-rekan mereka.

Risiko lain yang dihadapi pada tahun 2014 oleh setidaknya satu dari setiap sepuluh responden dalam kelompok usia yang sama menerima pesan yang bersifat seksual (12%), bertemu kontak daring secara offline (13%), dan melihat situs web tempat orang mempromosikan eating disorder atau gangguan makan (13%), berbicara tentang atau berbagi pengalaman mereka dalam menggunakan narkoba (10%), atau membahas cara-cara melukai atau melukai diri sendiri secara fisik (11%).

Meskipun daftar masalah yang mungkin ada secara online sangat panjang, hanya 17% dari anak-anak yang disurvei pada tahun 2014 melaporkan merasa terganggu atau kesal oleh sesuatu yang mereka temukan di web – anak perempuan lebih sensitif (21%) daripada anak laki-laki (14%). Dibandingkan dengan 2010, jumlah gabungan tumbuh sebesar 4%.

Studi Uni Eropa menunjukkan bahwa anak-anak dalam kelompok usia 11 hingga 16 menemukan cara dengan berbagai strategi untuk melindungi diri dari risiko yang ada di Internet dan jejaring sosial.

Strategi Anak

  1. Mereka memilih tindakan instrumental atau instrumental action, seperti menginstal perangkat lunak pelindung atau mengubah pengaturan profil mereka. Namun, ini memerlukan tingkat keterampilan teknis tertentu, yang tidak semua anak miliki.
  2. Strategi kedua yang diadopsi oleh anak-anak adalah swa monitor/self monitoring, artinya anak-anak tidak membagikan informasi sensitif apa pun di profil jejaring sosial mereka atau akun daring lainnya. Mereka juga menghindari memposting konten intim dan berkomunikasi dengan orang-orang yang tidak mereka kenal secara pribadi.
  3. Strategi ketiga adalah tindakan pencegahan/behavioural avoidance pada layanan aplikasi dan platform. Jika anak tidak memiliki profil di jejaring sosial atau tidak menginstal aplikasi, ada kemungkinan lebih kecil mereka akan terpapar pada risiko potensial. Pendekatan yang sedikit kurang ketat adalah untuk menghindari hanya tindakan spesifik, seperti tidak menerima permintaan teman dari pengguna yang tidak dikenal atau mengabaikan upaya mereka untuk berkomunikasi.

Namun, masih ada anak-anak yang menganggap tindakan ini tidak perlu atau tidak efektif. Dalam kasus seperti itu, orang tua harus menjadi influencer yang paling penting dan terdepan.

Mereka dapat berbicara dengan anak-anak mereka, menawarkan saran dan bimbingan dan menunjukkan kepada mereka cara menggunakan alat teknis, seperti fitur di beberapa aplikasi ESET Parental Control.

 

 

 

Sumber berita:

https://saferkidsonline.eset.com/

Tags: Antivirus ESET Antivirus Super Ringan Antivirus Terbaik BacaPikirshare Bahaya Internet Anak ESET ESET PArental Control News prosperita Prosperita Strategi Anak Tips bahaya Internet

Post navigation

Previous 15 Miliar Akun Curian Dijual di Dark Web Termasuk Data Orang Indonesia
Next Welcome Chat Aplikasi Selamat Datang untuk Malware Spionase

artikel terkini

Saat Foto Menjadi Senjata Siber Saat Foto Menjadi Senjata Siber

Saat Foto Menjadi Senjata Siber

April 23, 2026
Geng The Gentlemen dan Botnet 1.500 Korban Geng The Gentlemen dan Botnet 1.500 Korban

Geng The Gentlemen dan Botnet 1.500 Korban

April 23, 2026
Respons Insiden Dinamis di Era Kecepatan AI Respons Insiden Dinamis di Era Kecepatan AI

Respons Insiden Dinamis di Era Kecepatan AI

April 23, 2026
Cara Peretas Menguras ATM Menggunakan Ponsel Anda Cara Peretas Menguras ATM Menggunakan Ponsel Anda

Cara Peretas Menguras ATM Menggunakan Ponsel Anda

April 23, 2026
Serangan Siber yang Paling Konsisten Serangan Siber yang Paling Konsisten

Serangan Siber yang Paling Konsisten

April 22, 2026
Ribuan Bug Mengintai di Perangkat Serial-to-IP Ribuan Bug Mengintai di Perangkat Serial-to-IP

Ribuan Bug Mengintai di Perangkat Serial-to-IP

April 22, 2026
Phising iPhone Lewat Notifikasi Resmi Apple Phising iPhone Lewat Notifikasi Resmi Apple

Phising iPhone Lewat Notifikasi Resmi Apple

April 22, 2026
Membongkar Sisi Bisnis Geng Ransomware Membongkar Sisi Bisnis Geng Ransomware

Membongkar Sisi Bisnis Geng Ransomware

April 22, 2026

Lainnya

Saat Foto Menjadi Senjata Siber Saat Foto Menjadi Senjata Siber
3 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Saat Foto Menjadi Senjata Siber

April 23, 2026
Geng The Gentlemen dan Botnet 1.500 Korban Geng The Gentlemen dan Botnet 1.500 Korban
3 min read
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Teknologi

Geng The Gentlemen dan Botnet 1.500 Korban

April 23, 2026
Respons Insiden Dinamis di Era Kecepatan AI Respons Insiden Dinamis di Era Kecepatan AI
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Teknologi

Respons Insiden Dinamis di Era Kecepatan AI

April 23, 2026
Cara Peretas Menguras ATM Menggunakan Ponsel Anda Cara Peretas Menguras ATM Menggunakan Ponsel Anda
5 min read
  • Mobile Security
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Cara Peretas Menguras ATM Menggunakan Ponsel Anda

April 23, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.