
Mengenal Dark Web Monitoring
Belum banyak perusahaan yang mengetahui atau mengenal dark web monitoring sebagai metode untuk mencegah kejahatan siber. Oleh karena itu pada artikel kali ini kita akan membahasnya.
Dalam era digital yang semakin kompleks, ancaman siber terus berevolusi dan menjadi semakin canggih. Salah satu area yang seringkali diabaikan, namun memiliki peran penting dalam keamanan siber adalah dark web.
Dark Web
Sebelum melaju membahasa dark web monitoring, kita harus tahu dulu apa itu dark web, dengan mengerti apa itu dark web, kita akan bisa lebih mudah membahas dan mengenal dark web monitoring dengan baik.
Dark web, bagian tersembunyi dari internet yang tidak terindeks oleh mesin pencari konvensional, dark web adalah bagian kecil dari web gelap.
Mozilla Firefox, Internet Explorer, Google Chrome, dan peramban web lain yang umum digunakan tidak akan membawa Anda ke sana; Anda memerlukan peramban khusus seperti Tor.
Salah satu fitur Tor adalah ia menyamarkan komputer yang sedang digunakan untuk mengakses internet, sehingga memberikan privasi tingkat tinggi.
Meskipun Tor dapat digunakan untuk pergi kemana saja di internet, jika alamat situs web diakhiri dengan “.onion”, situs tersebut berada di web gelap dan hanya dapat diakses melalui Tor.
Tetapi tidak semua orang di sana berniat jahat. Ini digunakan juga oleh whistleblower, jurnalis investigasi, orang-orang yang mengorganisasi perlawanan terhadap pemerintah yang represif, lembaga penegak hukum, dan orang lain yang perlu melindungi identitas dan lokasi mereka. Ada grup diskusi, situs berita, dan publikasi yang sah di sana.
Namun, ada juga orang yang menjual pornografi anak, obat-obatan terlarang, memperdagangkan data curian, informasi pribadi dan informasi sensitif yang dicuri, alat-alat peretasan dan barang serta layanan terlarang lainnya.
Mereka biasanya menerima pembayaran dalam bentuk Bitcoin atau “mata uang kripto” lain yang tidak dapat dilacak. Anonimitas web gelap membuat penegak hukum kesulitan untuk menemukan dan mengadili orang-orang ini.
Meskipun sebagian pengguna internet tidak mungkin menemukan ataupun memasuki situs dark web, tim keamanan siber saat ini dapat menggunakan solusi dark web monitoring dalam memastikan perusahaan aman dari ancaman tidak terlihat.
Baca juga: 15 MIliar Akun Curian Dijual di Dark Web Termasuk Data Orang Indonesia |
Dark Web Monitoring
Dark web monitoring adalah proses pemantauan secara proaktif terhadap dark web untuk mendeteksi adanya informasi yang terkait dengan perusahaan atau individu yang berpotensi membahayakan keamanan.
Ini adalah proses pencarian dan pelacakan informasi perusahaan di dark web. Hal ini melibatkan penyusupan ke situs-situs berbahaya dimana peretas mengadakan pelelangan aset digital individu dan bisnis. Pendekatan tersebut memungkinkan pengambilan langkah pencegahan dengan mengumpulkan informasi terkait.
Informasi yang dipantau dapat berupa kredensial login, data keuangan, informasi pribadi, atau bahkan rencana serangan siber yang sedang disusun.
Dengan memantau dark web, perusahaan dapat mengidentifikasi potensi ancaman sebelum mereka dieksekusi, sehingga memungkinkan mereka untuk mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan.
Manfaat Dark Web Monitoring
Darkweb monitoring memberikan kapasitas bagi pengguna untuk mengidentifikasi data yang terekspos dan lama waktu paparan datanya.
Melalui pemantauan dark web secara aktif, pengguna mengurangi waktu bagi para penyerang dalam memanfaatkan informasi sensitif perusahaan.
Sehingga perusahaan akan mencegah serangan lebih lanjut karena sudah ditangani dengan cepat.
Manfaat utama lainnya dari dark web monitoring adalah kemampuannya untuk mendeteksi kebocoran data yang mungkin tidak terdeteksi oleh sistem keamanan internal.
Ketika data sensitif bocor dan dijual di dark web, perusahaan dapat segera mengetahui hal tersebut dan mengambil langkah-langkah untuk meminimalkan dampak kerugian.
Misalnya, perusahaan dapat segera mengganti kredensial yang bocor, membekukan akun yang terkompromi, atau memperingatkan pelanggan yang terdampak.
Selain mendeteksi kebocoran data, dark web monitoring juga dapat membantu perusahaan untuk mengidentifikasi ancaman yang lebih luas, seperti rencana serangan siber yang sedang disusun oleh kelompok peretas.
Dengan memantau forum dan pasar gelap di dark web, perusahaan dapat memperoleh informasi mengenai target serangan, metode yang akan digunakan, dan bahkan identitas pelaku. Informasi ini sangat berharga dalam mempersiapkan diri menghadapi serangan dan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan.
Baca juga: Apa yang DIjual di Dark Web |
Bukan Pekerjaan Mudah
Namun, dark web monitoring bukanlah tugas yang mudah. Dark web memiliki karakteristik yang unik, seperti anonimitas dan enkripsi yang kuat, yang membuatnya sulit untuk dipantau.
Selain itu, volume data yang beredar di dark web sangat besar, sehingga memerlukan alat dan teknologi khusus untuk memproses dan menganalisisnya secara efektif.
Untuk mengatasi tantangan ini, perusahaan dapat menggunakan layanan dark web monitoring yang disediakan oleh penyedia keamanan siber.
Layanan ini menggunakan teknologi canggih untuk memindai dark web secara otomatis dan memberikan peringatan jika ditemukan informasi yang relevan.
Selain itu, penyedia layanan juga memiliki tim ahli yang dapat membantu menganalisis informasi yang ditemukan dan mengambil tindakan yang tepat.
Dalam memilih layanan dark web monitoring, perusahaan perlu mempertimbangkan beberapa faktor, seperti:
- Cakupan pemantauan.
- Akurasi deteksi.
- Kecepatan respons
- Kemampuan analisis.
perusahaan juga perlu memastikan bahwa penyedia layanan memiliki reputasi yang baik dan mematuhi standar keamanan dan privasi yang ketat.
Dengan memanfaatkan dark web monitoring secara efektif, perusahaan dapat meningkatkan keamanan siber mereka secara signifikan dan melindungi diri dari ancaman yang mungkin tidak terdeteksi oleh sistem keamanan konvensional.
Sumber berita: