Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Informasi seputar IT Security

  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Edukasi
  • Mobile Security
  • Teknologi
  • Ransomware
  • Tips & Tricks
  • Home
  • Tips & Tricks
  • Lindungi Anak dari Predator Online
  • Tips & Tricks

Lindungi Anak dari Predator Online

3 min read

Credit image: Pixabay

Banyak informasi yang beredar di dunia maya telah usang. Demikian juga, banyak informasi tentang melindungi anak-anak dari predator online yang berseliweran di internet berasal dari era Internet yang berbeda.

Atau berbeda jaman sehingga tidak lagi relevan jika diterapkan di masa sekarang. Di era smartphone seperti sekarang, internet, GPS, audio/video berada dalam genggaman tangan dan mudah dibawa kemana saja.

Dalam pencarian statistik, ESET menemukan banyak data terkait aktivitas predator online di masa sekarang yang cenderung mendapatkan banyak informasi dari situs jejaring sosial:

  • Dalam 82% kejahatan seksual online terhadap anak di bawah umur, pelaku menggunakan situs jejaring sosial korban untuk mendapatkan informasi tentang suka dan tidak suka korban
  • 65% predator seks online menggunakan situs jejaring sosial korban untuk mendapatkan informasi rumah dan sekolah tentang korban.

Para predator sangat sabar dalam mencari informasi korbannya, mereka akan mengumpulkan sedikit demi sedikit informasi sampai sesuai dengan yang dibutuhkan untuk memperdaya anak.

Predator biasanya juga mencari anak-anak yang suka mencari perhatian untuk dapat berhubungan dengan orang lain.

Dan sayangnya anak-anak seperti umumnya kurang mendapat perhatian dari orangtua atau orang yang lebih dewasa. Tidak adanya orang dewasa yang peduli dengan aktivitas online mereka menempatkannya sebagai sasaran mudah.

Sehingga perilaku yang sebenarnya mengarah ke pelecehan tidak dianggap sebagai sesuatu yang mengganggu, malah mungkin sesuatu yang baru bagi mereka dan menarik minat. Ini adalah bagian dari lugunya anak-anak, yang merupakan sifat bawaan.

Melindungi Anak-Anak Online dan Offline

Kiat untuk mengurangi risiko anak-anak yang menjadi korban umumnya terpusat pada pemantauan dan pengontrolan akses mereka ke Internet dengan cara yang sesuai usia. Tetapi tidak semua godaan terjadi secara online.

Jjadi lebih banyak yang harus dilakukan untuk mempersiapkan anak-anak mengidentifikasi tanda-tanda. Untuk orangtua, sangat penting untuk memastikan bahwa anak-anak mereka sejak dini mengetahui informasi yang pantas untuk dibagikan kepada orang lain, bahkan orang-orang yang tampaknya begitu bersahabat, seperti yang biasa dilakukan oleh para predator.

Tetapkan aturan tentang kapan harus:

  • Kirim atau berbagi foto
  • Berikan kontak atau identifikasi informasi tentang diri mereka atau keluarga

Biarkan anak-anak tahu yang terbaik untuk:

  • Hanya bersosialisasi secara online dengan anak-anak yang menjadi teman mereka dalam kehidupan nyata
  • Hindari diskusi pribadi dengan orang asing secara online, terutama percakapan yang melibatkan seks, kekerasan, dan kegiatan ilegal

Ketika anak-anak beranjak dewasa dan memenuhi syarat untuk menjadi anggota situs jejaring sosial, mereka mungkin ingin bertemu langsung beberapa orang yang mereka temui secara online.

Adalah penting bahwa orangtua atau wali menemani anak remaja mereka ke pertemuan pertama, untuk menentukan apakah itu aman dan sesuai usia.

Gagasan untuk menetapkan aturan bukan untuk membuat anak takut akan orang asing, tetapi untuk menanamkan di dalamnya kemampuan untuk meneliti komunikasi dengan hati-hati dan cermat.

Ada pepatah yang populer di industri keamanan: “Trust but verify”. Ini berarti tidak secara membabi buta menerima kata-kata seseorang begitu saja, tetapi melakukan penelitian tambahan untuk menentukan apakah komunikasi tersebut memang dapat dipercaya.

Mengasuh Versus Kebebasan

ESET memahami bahwa beberapa aturan mungkin dianggap oleh remaja membatasi kebebasan mereka. Namun, pengasuhan yang baik atau mentoring adalah tentang menemukan keseimbangan antara memberikan anak-anak alat untuk akhirnya menjadi orang dewasa yang mandiri, dan menghabiskan cukup waktu bersama mereka sehingga mereka merasa dicintai dan dilindungi.

Membangun hubungan baik dan jalur komunikasi terbuka dengan anak-anak mungkin merupakan hal terpenting yang dapat orangtua lakukan untuk melindungi mereka dari predator. Social engineering bergantung pada menciptakan perasaan takut atau membangun kepercayaan yang kuat.

Ketika berbicara tentang topik penting seperti itu, penting untuk mempertahankan cara berkomunikasi yang tidak konfrontatif dengan anak Anda tentang masalah tersebut.

Di sisi lain, orangtua dapat menggunakan ESET Parental Control untuk Android untuk membantu menerapkan batasan waktu online anak dan memungkinkan Anda untuk melihat apa yang mereka lakukan saat berselancar.

Anak-anak juga dapat berbicara dengan orang tua mereka tentang situs mana yang harus atau tidak boleh dilarang dan meminta izin tambahan untuk mengakses situs tertentu atau menunjukkan perilaku mencurigakan yang mereka temui.

Jika seorang anak merasa nyaman mendiskusikan pengalaman mereka dengan orang tua, tanpa khawatir tentang hukuman atau penilaian, mereka dapat memverifikasi kepada orangtuanya apakah komunikasi online yang dipertanyakan adalah penipuan atau ajakan yang berisiko.

Dengan mereka tidak canggung berbagi berbagai hal yang ditemui di internet, akan lebih mudah bagi orangtua melindungi anak dari ancaman predator online.

 

 

 

Sumber berita:

https://saferkidsonline.eset.com/

Tags: Antivirus ESET Antivirus Super Ringan Antivirus Terbaik ESET Online Sex Parental Control Predator Anak Predator Online Predator Seks Prosperita Tips & Trik Tips Lindungi Anak

Post navigation

Previous Tips Agar Anak Tidak Menjadi Pecandu Digital
Next Cara Menghadapi Penipuan Online di Konsol Game

Related Stories

Swafoto dan Kesehatan Mental Anak Swafoto dan Kesehatan Mental Anak
5 min read
  • Edukasi
  • Tips & Tricks

Swafoto dan Kesehatan Mental Anak

February 24, 2026
Melindungi Mata Pencaharian dari Badai Serangan Siber Melindungi Mata Pencaharian dari Badai Serangan Siber
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Tips & Tricks

Melindungi Mata Pencaharian dari Badai Serangan Siber

February 24, 2026
Ciri-Ciri Email PayPal Palsu Ciri-Ciri Email PayPal Palsu
3 min read
  • Sektor Personal
  • Tips & Tricks

Ciri-Ciri Email PayPal Palsu

February 4, 2026

Recent Posts

  • Panduan Komprehensif Menghapus Informasi Pribadi di Internet
  • Server Exchange Target Utama Peretas 2026
  • Bahaya Email Injection
  • Ancaman AI dan Taktik Senyap di Kotak Masuk
  • Teror BlackSanta Melumpuhkan Sistem Keamanan
  • Saat Alat Produktivitas Menjadi Senjata Peretas
  • Operasi Senyap di Asia Bawa Malapetaka
  • Xpath Injection
  • Mengenal Command Injection
  • Taktik Peretas Mengelabui Sistem Keamanan

Daftar Artikel

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks

You may have missed

Panduan Komprehensif Menghapus Informasi Pribadi di Internet Panduan Komprehensif Menghapus Informasi Pribadi di Internet
4 min read
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Panduan Komprehensif Menghapus Informasi Pribadi di Internet

March 13, 2026
Server Exchange Target Utama Peretas 2026 Server Exchange Target Utama Peretas 2026
3 min read
  • Teknologi

Server Exchange Target Utama Peretas 2026

March 13, 2026
Bahaya Email Injection Bahaya Email Injection
3 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Bahaya Email Injection

March 12, 2026
Ancaman AI dan Taktik Senyap di Kotak Masuk Ancaman AI dan Taktik Senyap di Kotak Masuk
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Ancaman AI dan Taktik Senyap di Kotak Masuk

March 12, 2026

Copyright © All rights reserved. | DarkNews by AF themes.