Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Teknologi
  • Komersialisasi Kejahatan Siber
  • Teknologi

Komersialisasi Kejahatan Siber

4 min read

Credit image: Pixabay

Komersialisasi kejahatan siber hari demi hari berkembang semakin pesat dan semakin terorganisir. Penyewaan beragam alat dan teknologi hacking mulai dari eksploit kit hingga ransomware menjadi bisnis besar menguntungkan melibatkan banyak peretas kawakan atau mereka yang baru saja memasuki dunia kejahatan siber.

Kemudahan penggunaan, harga yang murah dan pembagian keuntungan yang lebih besar untuk operator menjadi magnet yang menarik minat banyak orang untuk ambil bagian sehingga berdampak pada peningkatan serangan siber. Hal ini dipertegas dengan temuan ESET di dunia bawah tanah siber selama 2017, dengan semakin banyaknya beredar Ransomware as a Service (RaaS), yakni layanan franchise ransomware yang ditawarkan kepada siapa saja dengan tawaran keuntungan berlipat ganda. Ransomware sendiri merupakan kejahatan siber bermotif ekonomi karena selalu meminta uang tebusan di setiap aksinya.

Dalam beberapa tahun terakhir kita bisa menyaksikan popularitas MaaS atau Malware as a Service saat ini menjadi bisnis yang paling “menyejahterakan” bagi penjahat siber di pasar gelap bawah tanah. Dengan munculnya beragam layanan seperti Ransomware as a Service (RaaS), DDoS as a Service, Phishing as a Service dan banyak lagi.

Menurut laporan dari Interpol Global Complex for Innovation (IGCI) di Singapura pada bulan April 2017 melibatkan penyelidik dari beberapa negara Asia Tenggara dalam berbagi informasi tentang situasi kejahatan siber tertentu, dalam sebuah operasi ditemukan hampir 9.000 server Command & Control (C2) di wilayah tersebut, menandakan Asia Tenggara menjadi sasaran tembak para kriminal digital dalam penyebaran malware.

Lalu apa artinya semua ini bagi pengguna komputer, baik secara personal maupun perusahaan:

  • Akan ada lebih banyak serangan siber dengan lebih banyak orang menggunakan alat hacking dan menembak ke setiap arah untuk mendapatkan keuntungan cepat, perusahaan tentu saja akan menjadi target favorit.
  • Alat serangan akan terus dikembangkan dan semakin canggih setiap tahunnya, dikomersialkan dan didistribusikan lebih cepat dari sebelumnya. Itu berarti sistem pertahanan akan menghadapi berbagai serangan dalam skala besar.
  • Ilmu dan pengetahuan akan terus berkembang, itu artinya kemampuan hacker juga akan terus meningkat, sehingga malware juga semakin sulit dideteksi, memakan waktu dan membutuhkan pengalaman menganalisa.

ESET Indonesia beberapa waktu lalu menyajikan tulisan mengenai mulai ditemukannya Ransomware modifikasi buatan lokal di beberapa forum teknologi. Namun yang sering menjadi object jual beli adalah RAT (Remote Access Trojan), sebuah software kecil yang dapat memonitor seluruh aktifitas komputer yang menjadi korban.

Technical Consultant PT Prosperita – ESET Indonesia, Yudhi Kukuh saat dimintai keterangan mengenai komersialisasi kejahatan siber mengatakan “Kejahatan siber awalnya adalah kejahatan individu yang kemudian berkembang menjadi kejahatan teroganisir dan dikelola dengan profesional. Keuntungan yang besar menjadi pemikat bagi banyak simpatisan dari dunia bawah tanah untuk ikut terlibat. Akibatnya, serangan siber terus meningkat dari waktu ke waktu”

Selain itu, konsultan keamanan yang sudah lama berkecimpung di dunia siber ini juga menegaskan bahwa harus terus digalakkannya kesadaran keamanan siber pada masyarakat, karena dengan menyadari bahaya ancaman siber, masyarakat akan mencari tahu apa yang harus mereka lakukan agar terhindar menjadi korban. Dan ini menjadi tugas kita bersama dengan pemerintah untuk terus memberi informasi dan pengetahuan seputar keamanan siber.

Yudhi juga memberikan beberapa tips yang bisa membantu menghadapi berbagai serangan siber, sebagai berikut:

  1. Edukasi, sampai detik ini pengguna komputer masih menjadi titik terlemah yang menjadi penyebab masuk serangan siber ke dalam sistem perusahaan, ini pula yang menjadi alasan mengapa pengembang malware masih sering menggunakan email spam sebagai metode penyebaran.
  2.  Back up data, dengan menduplikasi data ke tempat penyimpanan data eksternal yang tidak terhubung dengan koneksi internet atau komputer lain terbukti banyak membantu banyak perusahaan maupun personal yang pernah terserang oleh malware.
  3.  Menerapkan beberapa lapis sistem keamanan selain antivirus untuk mempersempit ruang bagi penjahat siber mengeksploitasi keamanan pada perangkat.
    • Antivirus/Antimalware
      Aplikasi ini akan sangat berguna untuk menangkal beragam bentuk malware yang mencoba masuk dan beroperasi pada perangkat Anda. Pastikan selalu terupdate agar fungsi pengawasan sistem Anda dapat dilakukan dengan baik.
    • Dua faktor otentikasi
      Two Factor Authentication (2FA) atau Dua Faktor Otentikasi adalah proses menggunakan verifikasi multi langkah untuk mengakses sistem. Ini biasanya bekerja dengan memberikan username + password, ditambah satu bentuk identifikasi lainnya.
    • Enkripsi
      Enkripsi dapat diartikan sebagai suatu proses untuk mengubah pesan (informasi) sehingga tidak dapat dilihat tanpa menggunakan kunci pembuka rahasia. Enkripsi adalah cara paling efektif untuk mengamankan data, melindungi dari serangan yang berhasil masuk ke jaringan perusahaan, serangan terhadap infrastruktur perusahaan dan usaha pencurian data. Enkripsi pada perangkat external backup (External Drive) akan sangat membantu, sehingga semua file yang dibackup akan secara otomatis dilindungi olek teknik enkripsi pada perangkat backup sehingga tidak semua orang dapat membaca file tersebut tanpa mengetahui kuncinya.
    • Data Leak Prevention (DLP)
      Untuk perusahaan, kebocoran data karena faktor internal sangat dimungkinkan, terlebih dengan makin berkembangnya BYOD. DLP adalah solusi keamanan yang menggabungkan real prevention dengan actual protection terhadap ancaman internal. Dengan memonitor pengguna, dapat mengungkap, mencegah dan menghentikan risiko perilaku mereka, dan dengan memblokir tindakan yang tidak diinginkan serta memberikan perlindungan terhadap kebocoran data, DLP melindungi perusahaan dari konsekuensi kegiatan yang tidak diinginkan oleh karyawan.

Sumber Berita :
ESET Indonesia

Tags: anti virus super ringan ESET deteksi Ransomware esetindonesia Super Ringan

Post navigation

Previous CRBR Encryptor, Wajah Lain Ransomware Cerber
Next ESET Bongkar Operasi Jahat Stantinko

artikel terkini

Pengkhianatan Kotak Masuk Pengkhianatan Kotak Masuk

Pengkhianatan Kotak Masuk

August 28, 2026
ToxicPanda Kuasai Perangkat Android ToxicPanda Kuasai Perangkat Android

ToxicPanda Kuasai Perangkat Android

August 27, 2026
Menyingkap Bahaya Tersembunyi Data Biometrik Menyingkap Bahaya Tersembunyi Data Biometrik

Menyingkap Bahaya Tersembunyi Data Biometrik

August 26, 2026
Serangan Siber Incar Sistem Infotainment Mobil Android Serangan Siber Incar Sistem Infotainment Mobil Android

Serangan Siber Incar Sistem Infotainment Mobil Android

August 26, 2026
Memahami Musuh di Rumah Sendiri Memahami Musuh di Rumah Sendiri

Memahami Musuh di Rumah Sendiri

August 26, 2026
Malware Android Ini Curi Data Saat Offline Malware Android Ini Curi Data Saat Offline

Malware Android Ini Curi Data Saat Offline

August 24, 2026
Celah Spring Security Buka Akses Admin Tanpa Otentikasi Celah Spring Security Buka Akses Admin Tanpa Otentikasi

Celah Spring Security Buka Akses Admin Tanpa Otentikasi

August 24, 2026
Panggilan AI Bajak Rekening Bank Panggilan AI Bajak Rekening Bank

Panggilan AI Bajak Rekening Bank

August 24, 2026

Lainnya

Pengkhianatan Kotak Masuk Pengkhianatan Kotak Masuk
6 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Pengkhianatan Kotak Masuk

August 28, 2026
ToxicPanda Kuasai Perangkat Android ToxicPanda Kuasai Perangkat Android
5 min read
  • Mobile Security
  • Sektor Personal

ToxicPanda Kuasai Perangkat Android

August 27, 2026
Menyingkap Bahaya Tersembunyi Data Biometrik Menyingkap Bahaya Tersembunyi Data Biometrik
4 min read
  • Edukasi
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks

Menyingkap Bahaya Tersembunyi Data Biometrik

August 26, 2026
Serangan Siber Incar Sistem Infotainment Mobil Android Serangan Siber Incar Sistem Infotainment Mobil Android
3 min read
  • Teknologi

Serangan Siber Incar Sistem Infotainment Mobil Android

August 26, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.