Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Teknologi
  • Fireball Menyerang Dunia
  • Teknologi

Fireball Menyerang Dunia

3 min read

Credit image: Pixabay

Dunia kembali dilanda kekacauan yang berkelanjutan, dunia digital dihebohkan dengan kemunculan sebuah malware baru yang melakukan serangan besar-besaran di bawah tanah mengakibatkan lebih dari 250 juta komputer di seluruh planet bumi baik Windows maupun Mac OS terinfeksi oleh malware ini.

Malware yang merupakan paket adware berbahaya ini disebut para peneliti keamanan sebagai Fireball, yang dalam deteksi ESET dikenali sebagai Win32/Adware.ELEX mengambil alih sepenuhnya peramban korban dan menjadikannya zombie. Selain itu, pelaku juga dapat memata-matai lalu lintas web korban dan berpotensi mencuri data mereka.

Serangan gila-gilaan dari malware Fireball setelah ditelusuri ternyata mengarah kepada sebuah perusahaan Tiongkok bernama Rafotech, yaitu sebuah perusahaan yang menawarkan digital marketing dan aplikasi game kepada 300 juta pelanggan.

Sementara Rafotech masih menggunakan Fireball untuk menghasilkan pendapatan dengan menyuntikkan iklan ke browser, namun malware tersebut dapat dengan cepat diubah menjadi perusak besar yang dapat menyebabkan insiden keamanan siber signifikan di seluruh dunia, karena mampu menyusupkan malware lain ke komputer korban.

Fireball disertakan dengan program free software lainnya yang korban unduh dari Internet. Setelah terinstal, malware menginstal plugin browser untuk memanipulasi konfigurasi browser web korban untuk mengganti mesin peramban default dan halaman home mereka dengan mesin pencari palsu.

Saat pengguna menginstal freeware, malware tambahan tidak langsung dimasukkan secara bersamaan. Selanjutnya, kemungkinan rafotech menggunakan metode distribusi, seperti menyebarkan freeware dengan nama palsu, spam atau bahkan instal berbayar.

Mesin pencari palsu hanya mengalihkan kueri korban ke Yahoo.com atau Google.com dan mencakup pelacakan piksel yang mengumpulkan informasi korban.

Fireball memiliki kemampuan untuk memata-matai lalu lintas web korban, mengeksekusi kode berbahaya apa pun pada komputer yang terinfeksi, memasang plug-in, dan bahkan memasukkan malware yang efisien, yang menciptakan lubang keamanan besar di sistem dan jaringan yang ditargetkan.

Dari perspektif teknis, Fireball menampilkan kecanggihan dan teknik kualitas penghindaran yang hebat, termasuk kemampuan anti-deteksi, struktur multi-layer, dan C & C yang fleksibel, tidak kalah dengan malware hebat lainnya.

Saat ini Fireball membajak lalu lintas web pengguna untuk meningkatkan iklannya dan mendapatkan pendapatan, namun pada saat bersamaan, adware memiliki kemampuan untuk mendistribusikan malware tambahan.

Berdasarkan perkiraan rata-rata tingkat infeksi, dalam perhitungan seperti itu satu dari lima perusahaan di seluruh dunia akan rentan terhadap pelanggaran/pembobolan data besar.

Menurut hasil penelitian, lebih dari 250 juta komputer terinfeksi di seluruh dunia, 20 persen di antaranya adalah jaringan perusahaan:

  • 25,3 juta infeksi di India (10,1%)
  • 24,1 juta di Brasil (9,6%)
  • 16,1 juta di Meksiko (6,4%)
  • 13,1 juta di Indonesia (5,2%)
  • 5,5 juta Di AS (2,2%)

Menilik penyebaran Fireball di Indonesia seperti yang kita lihat dari statistik di atas di seluruh dunia malwar berbahaya ini menginfeksi 13,1 juta komputer atau 5,2% dari total seluruh penyebaran di seluruh dunia. Dan apabila dilihat dari deteksi ESET melalui ESET Online Scanner sebaran malware yang dikenali sebagai Win32/Adware.ELEX langsung menduduki ranking ke empat atau 4,5% dari keseluruhan distribusi malware di Indonesia.


Lonjakan serangan tiba-tiba Fireball masih bertahan sampai sekarang, menandakan virus ini masih sangat aktif dan berbahaya bagi pengguna komputer di tanah air.

Gejala Komputer Terinfeksi dan Mengatasinya

Jika default browser yang digunakan berubah dengan sendirinya atau tidak dapat dimodifikasi atau diubah manual menjadi browser lain, atau ada browser tambahan lain di luar dari yang pernah diinstal, maka kemungkinan besar komputer terinfeksi oleh malware Fireball.

Untuk menghapus adware, cukup uninstal aplikasi dari komputer dan kemudian restore/reset browser konfigurasi ke default. Cara yang paling baik adalah berhati-hati saat menyetujui penginstalan sebuah software.

Selain itu, pengguna harus selalu memperhatikan saat menginstal software, karena software saat diinstal biasanya menyertakan pemasangan opsional. Memilih untuk instalasi kustom dan kemudian jangan pilih sesuatu yang tidak perlu atau asing.

Sumber berita:


http://thehackernews.com
http://www.virusradar.com

Tags: anti virus super ringan ESET deteksi Ransomware Ransomware Super Ringan

Post navigation

Previous Ada Lubang Lain dalam Windows Dimanfaatkan oleh Eksploit Kit NSA
Next Ransomware Moware dan RAT Houdini

artikel terkini

Saat Foto Menjadi Senjata Siber Saat Foto Menjadi Senjata Siber

Saat Foto Menjadi Senjata Siber

April 23, 2026
Geng The Gentlemen dan Botnet 1.500 Korban Geng The Gentlemen dan Botnet 1.500 Korban

Geng The Gentlemen dan Botnet 1.500 Korban

April 23, 2026
Respons Insiden Dinamis di Era Kecepatan AI Respons Insiden Dinamis di Era Kecepatan AI

Respons Insiden Dinamis di Era Kecepatan AI

April 23, 2026
Cara Peretas Menguras ATM Menggunakan Ponsel Anda Cara Peretas Menguras ATM Menggunakan Ponsel Anda

Cara Peretas Menguras ATM Menggunakan Ponsel Anda

April 23, 2026
Serangan Siber yang Paling Konsisten Serangan Siber yang Paling Konsisten

Serangan Siber yang Paling Konsisten

April 22, 2026
Ribuan Bug Mengintai di Perangkat Serial-to-IP Ribuan Bug Mengintai di Perangkat Serial-to-IP

Ribuan Bug Mengintai di Perangkat Serial-to-IP

April 22, 2026
Phising iPhone Lewat Notifikasi Resmi Apple Phising iPhone Lewat Notifikasi Resmi Apple

Phising iPhone Lewat Notifikasi Resmi Apple

April 22, 2026
Membongkar Sisi Bisnis Geng Ransomware Membongkar Sisi Bisnis Geng Ransomware

Membongkar Sisi Bisnis Geng Ransomware

April 22, 2026

Lainnya

Saat Foto Menjadi Senjata Siber Saat Foto Menjadi Senjata Siber
3 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Saat Foto Menjadi Senjata Siber

April 23, 2026
Geng The Gentlemen dan Botnet 1.500 Korban Geng The Gentlemen dan Botnet 1.500 Korban
3 min read
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Teknologi

Geng The Gentlemen dan Botnet 1.500 Korban

April 23, 2026
Respons Insiden Dinamis di Era Kecepatan AI Respons Insiden Dinamis di Era Kecepatan AI
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Teknologi

Respons Insiden Dinamis di Era Kecepatan AI

April 23, 2026
Cara Peretas Menguras ATM Menggunakan Ponsel Anda Cara Peretas Menguras ATM Menggunakan Ponsel Anda
5 min read
  • Mobile Security
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Cara Peretas Menguras ATM Menggunakan Ponsel Anda

April 23, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.