Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Sektor Bisnis
  • Asia harus Hati-hati HATVIBE dan CHERRYSPY Datang
  • Sektor Bisnis

Asia harus Hati-hati HATVIBE dan CHERRYSPY Datang

3 min read
Asia harus Hati-hati HATVIBE dan CHERRYSPY Datang

image credit: Pixabay.com

Asia harus Hati-hati HATVIBE dan CHERRYSPY datang membawa kegaduhan yang akan membuat ramai dunia maya khususnya di kawasan Asia dan Eropa.

Pelaku yang memiliki hubungan dengan Rusia diketahui berada dibalik operasi spionase siber yang ditujukan pada perusahaan-perusahaan di Asia dan Eropa.

Baca juga: Mitigasi Spionase Perusahaan

Tumpang Tindih Penamaan

Para peneliti telah menetapkan klaster aktivitas tersebut dengan nama TAG-110, mengatakan klaster tersebut tumpang tindih dengan kelompok ancaman yang lain.

Sementara dalam pelacakan yang dilakukan oleh Tim Tanggap Darurat Komputer Ukraina (CERT-UA) kelompok yang sama memiliki penamaan berbeda sebagai UAC-0063.

Namun penamaan ini pada gilirannya juga tumpang tindih dengan kelompok APT28. Kelompok peretas tersebut telah aktif setidaknya sejak tahun 2021.

Dengan menggunakan malware khusus HATVIBE dan CHERRYSPY, TAG-110 terutama menyerang entitas pemerintah, kelompok hak asasi manusia, dan lembaga pendidikan.

Malware HATVIBE berfungsi sebagai pemuat untuk menyebarkan CHERRYSPY, backdoor Python yang digunakan untuk eksfiltrasi atau pencurian data dan spionase.

Penggunaan HATVIBE dan CHERRYSPY oleh TAG-110 pertama kali didokumentasikan oleh CERT-UA pada akhir Mei 2023 sehubungan dengan serangan siber yang menargetkan lembaga negara di Ukraina.

Kedua keluarga malware tersebut kembali ditemukan setahun kemudian dalam intrusi ke lembaga penelitian ilmiah yang tidak disebutkan namanya di negara tersebut.

Sebanyak 62 korban di sebelas negara diidentifikasi sejak saat itu, dengan insiden penting di Tajikistan, Kirgistan, Kazakhstan, Turkmenistan, dan Uzbekistan.

Yang menunjukkan bahwa Asia Tengah adalah area fokus utama bagi pelaku ancaman dalam upaya yang mungkin dilakukan untuk mengumpulkan intelijen yang menginformasikan tujuan geopolitik Rusia di wilayah tersebut.

Jumlah korban dengan jumlah yang lebih sedikit juga telah terdeteksi di negara-negara seperti Armenia, Tiongkok, Hungaria, India, Yunani, dan Ukraina.

Baca juga: Mitigasi Spionase Perusahaan

Malware HATVIBE dan CHERRYSPY

Serangkaian serangan melibatkan eksploitasi kelemahan keamanan dalam aplikasi web yang dapat diakses publik misalnya, Rejetto HTTP File Server.

Dan untuk vektor akses awal digunakan email phising untuk menjatuhkan HATVIBE, pemuat aplikasi HTML khusus yang berfungsi sebagai saluran untuk menyebarkan backdoor CHERRYSPY untuk pengumpulan dan eksfiltrasi data.

Upaya TAG-110 kemungkinan merupakan bagian dari strategi Rusia yang lebih luas untuk mengumpulkan intelijen tentang perkembangan geopolitik dan mempertahankan pengaruh di negara-negara pasca-Soviet.

Faktor Geopolitik

Rusia diyakini telah meningkatkan operasi sabotasenya di seluruh infrastruktur penting Eropa setelah invasi skala penuhnya ke Ukraina pada Februari 2022.

Dengan menargetkan Estonia, Finlandia, Latvia, Lithuania, Norwegia, dan Polandia dengan tujuan mengacaukan sekutu NATO dan mengganggu dukungan mereka terhadap Ukraina.

Aktivitas rahasia ini sejalan dengan strategi perang hibrida Rusia yang lebih luas, yang bertujuan untuk:

  • Mengacaukan negara-negara NATO.
  • Melemahkan kemampuan militer mereka.
  • Dan memperkeruh aliansi politik

Segala aktivitas operasi siber yang dilakukan di atas menggambarkan upaya tersebut sebagai tindakan yang penuh perhitungan dan terus-menerus.

Karena hubungan antara Rusia dan Barat hampir pasti akan tetap tegang, Rusia kemungkinan besar akan meningkatkan daya rusak dan mematikan dari operasi sabotasenya tanpa melewati ambang perang dengan NATO seperti yang dibahas dalam doktrin Gerasimov.

Serangan fisik ini kemungkinan akan melengkapi upaya Rusia di ranah operasi siber dan pengaruh yang sejalan dengan doktrin perang hibrida Rusia.

Demikian pembahasan mengenai Asia harus hati-hati HATVIBE dan CHERRYSPY datang, semoga ulasan di atas dapat menambah wawasan dan bermanfaat.

 

 

 

Baca lainnya:

  • Serangan Supply Chain Perusak dan Spionase
  • Welcome Chat Aplikasi Selamat Datang untuk Malware Spionase
  • StrongPity Backdoor Spionase Berbahaya
  • Spionase Menyelinap Melalui WPS Office
  • Polonium Grup Peretas Spionase
  • Malware Spionase Attor Punya Fungsi GSM Fingerprint
  • Malware Spionase Gazer Serang Kedubes dan Konsulat di Seluruh Dunia

 

 

Sumber berita:

 

WeLiveSecurity

Post navigation

Previous Ghost Tap Kuras Rekening dari Bank Payment
Next Wolfsbane

artikel terkini

Memburu Identitas Hantu di Jaringan Perusahaan Memburu Identitas Hantu di Jaringan Perusahaan

Memburu Identitas Hantu di Jaringan Perusahaan

April 21, 2026
Penyelundupan Malware Lewat Emulator QEMU Penyelundupan Malware Lewat Emulator QEMU

Penyelundupan Malware Lewat Emulator QEMU

April 21, 2026
Botnet Mirai Incar Ruter TP-Link Lawas Botnet Mirai Incar Ruter TP-Link Lawas

Botnet Mirai Incar Ruter TP-Link Lawas

April 21, 2026
Cara Membedakan Peringatan Data Breach Asli vs Palsu Cara Membedakan Peringatan Data Breach Asli vs Palsu

Cara Membedakan Peringatan Data Breach Asli vs Palsu

April 21, 2026
Panduan 12 Bulan Memperkuat Rantai Pasok Panduan 12 Bulan Memperkuat Rantai Pasok

Panduan 12 Bulan Memperkuat Rantai Pasok

April 20, 2026
Muslihat Kuda Kayu di Era Digital Muslihat Kuda Kayu di Era Digital

Muslihat Kuda Kayu di Era Digital

April 20, 2026
Skandal EssentialPlugin Backdoor di 30 Plugin Skandal EssentialPlugin Backdoor di 30 Plugin

Skandal EssentialPlugin Backdoor di 30 Plugin

April 20, 2026
Saat Adware Menjadi Pembunuh Antivirus Saat Adware Menjadi Pembunuh Antivirus

Saat Adware Menjadi Pembunuh Antivirus

April 20, 2026

Lainnya

Memburu Identitas Hantu di Jaringan Perusahaan Memburu Identitas Hantu di Jaringan Perusahaan
3 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Memburu Identitas Hantu di Jaringan Perusahaan

April 21, 2026
Penyelundupan Malware Lewat Emulator QEMU Penyelundupan Malware Lewat Emulator QEMU
3 min read
  • Ransomware

Penyelundupan Malware Lewat Emulator QEMU

April 21, 2026
Botnet Mirai Incar Ruter TP-Link Lawas Botnet Mirai Incar Ruter TP-Link Lawas
4 min read
  • Teknologi

Botnet Mirai Incar Ruter TP-Link Lawas

April 21, 2026
Cara Membedakan Peringatan Data Breach Asli vs Palsu Cara Membedakan Peringatan Data Breach Asli vs Palsu
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Teknologi

Cara Membedakan Peringatan Data Breach Asli vs Palsu

April 21, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.