Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Sektor Bisnis
  • Celah Unggahan Berbahaya Incar Plugin WordPress
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Celah Unggahan Berbahaya Incar Plugin WordPress

4 min read
Celah Unggahan Berbahaya Incar Plugin WordPress

Image credit: Magnific

Celah Unggahan Berbahaya Incar Plugin WordPress – Sebuah kerentanan keamanan dengan tingkat keparahan maksimum yang berdampak pada plugin Bricksforge untuk WordPress kini tengah berada di bawah eksploitasi aktif oleh para peretas di alam liar, menurut laporan dari para peneliti.

Celah kritis tersebut dilacak sebagai CVE-2026-85097 dengan skor CVSS sempurna 10.0. Kerentanan ini memungkinkan penyerang yang tidak terotentikasi (unauthenticated attackers).

Yakni untuk mengunggah dan mengeksekusi kode PHP sembarang pada situs web WordPress rentan, yang berujung pada eksekusi kode jarak jauh.

Kerentanan ini berdampak pada plugin Bricksforge versi 3.1.8.9 ke bawah. Pihak pengembang telah merilis pembaruan perbaikan melalui versi 3.1.8.10 (dan disarankan untuk memperbarui ke versi 4.0.1).

Bricksforge sendiri merupakan plugin WordPress populer yang diiklankan sebagai “pisau tentara Swiss” untuk Bricks, sebuah alat pembangun situs visual untuk WordPress yang mendukung animasi, formulir tingkat lanjut, dan rangkaian video gulir.

Baca juga: Melawan Serangan Deepfake dan Penipuan GenAI

Membedah Celah Eksekusi Kode Jarak Jauh (RCE)

Perusahaan keamanan mendeteksi upaya eksploitasi yang menargetkan celah ini. Para peneliti menjelaskan bahwa Bricksforge melakukan validasi tipe MIME file saat pertama kali diunggah.

Namun, ketika sebuah formulir diserahkan (submitted), plugin tersebut justru langsung memercayai metadata file yang dikirimkan oleh klien, khususnya pada parameter url di dalam temporaryFileUploads.

Secara garis besar, celah ini berasal dari validasi yang tidak memadai pada bidang URL selama pengiriman formulir. Penyerang dapat mengeksploitasi celah ini melalui empat langkah utama:

  1. Meminta nonce yang valid dari titik akhir AJAX tanpa otentikasi (bricksforge_regenerate_nonce).
  2. Mengunggah file polyglot GIF/PHP: file yang sah sebagai gambar namun juga menyisipkan kode PHP di dalamnya, sehingga lolos pemeriksaan MIME dan masuk ke direktori unggahan sementara.
  3. Mengirimkan formulir di mana jalur file menunjuk ke gambar yang tervalidasi tersebut, namun URL-nya diakhiri dengan ekstensi .php.
  4. Bricksforge secara implisit memercayai metadata tersebut dan menempatkan isi file ke lokasi ekstensi PHP, memicu eksekusi kode tertanam saat file dipanggil.

Untuk mengecoh penyaringan ekstensi, para pelaku eksploitasi menggunakan berbagai variasi ekstensi PHP alternatif (seperti .php5, .php7, atau .phtml), manipulasi huruf besar-kecil (.PHP, .Php), hingga teknik pengodean ekstensi (.%70hp, %2ephp).

Telemetri mencatat dua klaster utama serangan: klaster pertama melibatkan 44 alamat IP yang mengirimkan 50+ permintaan dengan payload identik dalam hitungan detik, sementara klaster kedua menguji 25 variasi ekstensi PHP terhadap file sementara yang sama.

Aktivitas ini terpantau berasal dari 63 IP unik, dengan beberapa alamat IP mendominasi hampir setengah dari total seluruh permintaan.

Eksploitasi Sambungan pada Plugin Lain

Pengungkapan celah ini bertepatan dengan maraknya eksploitasi terhadap kerentanan cross-site scripting (XSS) pada dua plugin WordPress lain yang tidak berkaitan.

Yaitu WPC Product Bundles for WooCommerce (CVE-2026-93836) dan Ninja Forms (CVE-2026-94504).

Dalam serangan tersebut, peretas mengirimkan payload JavaScript (x.js) yang dirancang untuk:

  • Memasang manajer file tanpa otentikasi melalui file PHP utama.
  • Membuat akun administrator siluman yang disembunyikan dari layar daftar pengguna.
  • Memasang tautan masuk rahasia (magic login URL) yang mengotentikasi pemegangnya sebagai administrator tertua di situs tersebut.

Peneliti menekankan bahwa meskipun memperbarui plugin ke versi aman (versi 8.6.7 untuk WPC Product Bundles dan versi 3.15.4 untuk Ninja Forms) dapat mencegah eksploitasi lanjutan.

Hal itu tidak membersihkan infeksi yang telanjur terjadi, karena itu pemilik situs harus mengaudit basis data secara langsung guna mencari akun administrator tersembunyi.

Baca juga: Pengkhianatan Kotak Masuk

Tren Eksploitasi WordPress

Berdasarkan data kuartal kedua, ribuan kerentanan terkait WordPress dipublikasikan, dengan lonjakan signifikan pada celah berisiko tinggi yang mengompromikan ratusan ribu situs web.

Beberapa kerentanan paling sering disasar meliputi masalah eskalasi hak istimewa, pembuatan akun administratif tanpa izin, hingga unggahan file sewenang-wenang.

Saran Mitigasi Keamanan

Untuk melindungi situs web WordPress Anda dari eksploitasi celah kritis seperti Bricksforge dan injeksi skrip berbahaya, terapkan 8 langkah mitigasi keamanan berikut:

  1. Mutakhirkan plugin Bricksforge ke versi terbaru (4.0.1 atau lebih tinggi), serta perbarui WPC Product Bundles dan Ninja Forms ke versi tambalan masing-masing.
  2. Periksa secara berkala direktori /wp-content/uploads/bricksforge/tmp/ untuk mendeteksi keberadaan file PHP asing atau mencurigakan.
  3. Lakukan pemeriksaan langsung pada tabel basis data WordPress Anda untuk memastikan tidak ada akun admin siluman yang dibuat oleh peretas.
  4. Gunakan firewall aplikasi web yang kuat untuk memblokir lalu lintas mencurigakan sebelum mencapai titik akhir REST API formulir Anda (/wp-json/bricksforge/v1/form_submit).
  5. Periksa catatan log web server secara rutin untuk mendeteksi permintaan berulang dengan parameter temporaryFileUploads yang tidak wajar.
  6. Nonaktifkan eksekusi skrip PHP di dalam folder direktori unggahan media dan upload sementara melalui konfigurasi peladen (seperti aturan .htaccess atau Nginx).
  7. Jalankan perangkat pemindai keamanan secara rutin untuk mendeteksi adanya web shell atau plugin tambahan tersembunyi (must-use plugins).
  8. Perketat keamanan akun administrator dengan autentikasi multifaktor dan kata sandi yang kuat guna mencegah pengambilalihan akun.

 

 

Baca artikel lainnya: 

  • Serangan Code Injection
  • Dilema Kreativitas serta Keamanan Gamer Indonesia
  • Saat AI Memalsukan Kenyataan Digital Anda
  • Antara Efisiensi dan Risiko Keamanan Korporat
  • Masa Depan Perlindungan Siber
  • ToxicPanda Kuasai Perangkat Android
  • Menyingkap Bahaya Tersembunyi Data Biometrik
  • Serangan Siber Incar Sistem Infotainment Mobil Android
  • Memahami Musuh di Rumah Sendiri
  • Malware Android Ini Curi Data Saat Offline

 

 

Sumber berita:

 

WeLiveSecurity

 

 

 

 

 

 

 

Post navigation

Previous Awas Lampiran WhatsApp Incar Akses SYSTEM
Next Notifikasi Kebocoran Data Minim Informasi?

artikel terkini

Notifikasi Kebocoran Data Minim Informasi? Notifikasi Kebocoran Data Minim Informasi?

Notifikasi Kebocoran Data Minim Informasi?

October 15, 2026
Celah Unggahan Berbahaya Incar Plugin WordPress Celah Unggahan Berbahaya Incar Plugin WordPress

Celah Unggahan Berbahaya Incar Plugin WordPress

October 15, 2026
Awas Lampiran WhatsApp Incar Akses SYSTEM Awas Lampiran WhatsApp Incar Akses SYSTEM

Awas Lampiran WhatsApp Incar Akses SYSTEM

October 15, 2026
Domain Bing Disalahgunakan untuk Menyebar Malware Domain Bing Disalahgunakan untuk Menyebar Malware

Domain Bing Disalahgunakan untuk Menyebar Malware

October 13, 2026
Kit Eksploitasi iOS Incar Dompet Kripto Kit Eksploitasi iOS Incar Dompet Kripto

Kit Eksploitasi iOS Incar Dompet Kripto

October 13, 2026
Saat Perintah Jahat Lumpuhkan Sistem AI AWS Saat Perintah Jahat Lumpuhkan Sistem AI AWS

Saat Perintah Jahat Lumpuhkan Sistem AI AWS

October 13, 2026
Jebakan Email Logistik Kendala Pengiriman Barang Jebakan Email Logistik Kendala Pengiriman Barang

Jebakan Email Logistik Kendala Pengiriman Barang

October 13, 2026
Mainan Pintar Anak: Antara Manfaat Edukasi dan Risiko Keamanan Data Mainan Pintar Anak: Antara Manfaat Edukasi dan Risiko Keamanan Data

Mainan Pintar Anak: Antara Manfaat Edukasi dan Risiko Keamanan Data

October 12, 2026

Lainnya

Notifikasi Kebocoran Data Minim Informasi? Notifikasi Kebocoran Data Minim Informasi?
5 min read
  • Teknologi

Notifikasi Kebocoran Data Minim Informasi?

October 15, 2026
Celah Unggahan Berbahaya Incar Plugin WordPress Celah Unggahan Berbahaya Incar Plugin WordPress
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Celah Unggahan Berbahaya Incar Plugin WordPress

October 15, 2026
Awas Lampiran WhatsApp Incar Akses SYSTEM Awas Lampiran WhatsApp Incar Akses SYSTEM
5 min read
  • Sektor Personal

Awas Lampiran WhatsApp Incar Akses SYSTEM

October 15, 2026
Domain Bing Disalahgunakan untuk Menyebar Malware Domain Bing Disalahgunakan untuk Menyebar Malware
3 min read
  • Teknologi

Domain Bing Disalahgunakan untuk Menyebar Malware

October 13, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.