Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Teknologi
  • Kejahatan Seks Siber & Kekerasan Berbasis Gender Online
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Kejahatan Seks Siber & Kekerasan Berbasis Gender Online

3 min read
Kejahatan Seks Siber & Kekerasan Berbasis Gender Online

Image credit: Magnific

Kejahatan Seks Siber & Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) – Perkembangan teknologi digital dan media sosial tidak hanya membawa kemudahan komunikasi, tetapi juga membuka celah bagi bentuk kejahatan baru yang menyasar privasi dan martabat seseorang.

Salah satu ancaman yang paling merusak secara psikologis dan sosial adalah kejahatan seks siber atau yang sering dikenal sebagai Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) serta kejahatan pemerasan seksual digital (sextortion).

Kejahatan ini kerap kali memanfaatkan rasa takut, rasa malu, serta kurangnya kesadaran keamanan digital korban untuk melancarkan aksi pemerasan, manipulasi, hingga pencemaran nama baik.

Edukasi mengenai bentuk-bentuk kejahatan ini menjadi langkah awal yang krusial untuk membangun pertahanan diri di dunia maya.

Baca juga: Jejak Digital: Aset dan Liabilitas di Era Digital

Berbagai Modus Umum Kejahatan Seks Siber

Kejahatan seks siber memiliki banyak bentuk operasional yang sering kali dimulai dari ruang obrolan daring, aplikasi kencan, atau media sosial. Beberapa modus utama yang sering ditemukan meliputi:

  • Pemerasan Seksual (Sextortion): Pelaku mengelabui korban untuk membagikan foto atau video pribadi (intim), lalu menggunakan materi tersebut untuk memeras korban secara finansial atau memaksa korban menuruti keinginan tertentu dengan ancaman menyebarkannya ke keluarga, rekan kerja, atau media sosial.
  • Penyebaran Konten Intim Tanpa Persetujuan (Non-Consensual Image Sharing / Revenge Porn): Penyebaran foto atau video bernuansa seksual milik seseorang tanpa izin, sering kali dilakukan oleh mantan pasangan atau orang yang tidak bertanggung jawab untuk mempermalukan korban.
  • Penipuan Asmara Daring (Romance Scams): Pelaku membangun hubungan emosional palsu secara daring dalam jangka waktu tertentu, lalu mulai meminta korban mengirimkan foto atau video intim yang kemudian dijadikan alat untuk memeras.
  • Pelecehan Seksual Daring (Online Sexual Harassment): Pengiriman pesan, gambar, atau video porno yang tidak diinginkan (cyberflashing) melalui platform pesan instan, media sosial, atau kolom komentar.
  • Eksploitasi dan Grooming Anak Daring: Upaya yang dilakukan oleh pelaku kejahatan untuk membangun kepercayaan anak-anak atau remaja secara online guna memanipulasi mereka agar memberikan materi seksual.

Mengapa Korban Sering Terjebak?

Para pelaku kejahatan siber biasanya menggunakan taktik psikologis yang sangat manipulatif. Mereka menciptakan situasi darurat atau memanfaatkan rasa takut korban akan rusaknya reputasi sosial.

Ketika korban merasa panik, mereka cenderung menuruti tuntutan pelaku (seperti mengirimkan uang tebusan), yang pada kenyataannya justru membuat pelaku semakin leluasa melakukan pemerasan berulang.

Penting untuk dipahami bahwa korban tidak pernah bersalah atas kejahatan yang menimpa mereka. Pelaku adalah satu-satunya pihak yang bertanggung jawab atas tindakan manipulasi dan penyebaran konten ilegal tersebut.

Baca juga: Mengenali dan Menghindari Jebakan Penipuan Digital

Mitigasi Keamanan Siber

Untuk memperkecil risiko menjadi korban kejahatan seks siber dan mengamankan privasi digital Anda, terapkan langkah perlindungan berikut:

1. Batasi Berbagi Konten Pribadi/Intim.

Jangan pernah merekam atau membagikan foto, video, atau informasi yang bersifat sangat pribadi melalui perangkat elektronik, aplikasi pesan, atau internet, terlepas dari seberapa dekat Anda dengan orang tersebut.

2. Perketat Pengaturan Privasi Akun Media Sosial.

Batasi siapa saja yang dapat melihat profil, daftar teman, dan unggahan Anda. Gunakan fitur penguncian akun jika tersedia di platform yang Anda gunakan.

3. Waspada Terhadap Akun Baru dan Mencurigakan.

Jangan langsung mempercayai individu yang baru dikenal secara daring, terutama jika mereka terlalu cepat meminta informasi pribadi atau mengarahkan pembicaraan ke arah yang bersifat intim.

4. Amankan Perangkat dengan Kata Sandi Kuat.

Gunakan PIN, kata sandi yang kompleks, serta autentikasi dua faktor (2FA) pada ponsel pintar dan akun media sosial Anda untuk mencegah akses tidak sah jika perangkat hilang atau diretas.

5. Jangan Kirim Uang atau Menuruti Pemerasan.

Jika Anda terlanjur menjadi korban sextortion, jangan menuruti permintaan uang dari pelaku, karena hal tersebut tidak akan menghentikan ancaman mereka. Segera dokumentasikan bukti (screenshot akun pelaku, bukti chat, dan nomor rekening) untuk dilaporkan.

6. Manfaatkan Fitur Blokir dan Laporkan.

Segera blokir akun pelaku di semua platform dan gunakan fitur report untuk melaporkan konten atau perilaku pelecehan kepada pengelola platform digital terkait.

7. Cari Dukungan Hukum dan Psikologis.

Jangan menghadapi situasi ini sendirian. Laporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib, seperti:

  • Direktorat Tindak Pidana Siber Polri.
  • Lembaga layanan pendampingan korban kekerasan berbasis online.
  • Atau cari bantuan profesional untuk memulihkan kesehatan mental Anda.

 

 

Baca artikel lainnya: 

  • Mengenal Lebih Dekat Deepfake dan Cara Mendeteksinya
  • Penipuan Email Terbaru Voicemail dan Purchase Order
  • Serangan Massal Menargetkan Protokol RDP Microsoft
  • PromptLock Lahirnya Ransomware Bertenaga AI Pertama
  • SIM Swapping Ancaman Serius yang Mengintai Pengguna Ponsel
  • Phising dan Taktik
  • Aplikasi Android Berbahaya Diunduh 19 Juta Kali
  • Kampanye Phising Global Sebar Malware Melalui Email
  • Mengapa Enkripsi Penting untuk Pengguna Rumahan
  • Taktik Canggih Malware VShell

 

 

Sumber berita:

 

WeLiveSecurity

 

 

Post navigation

Previous Email Phising di Era AI Makin Semakin Sulit Dilawan
Next Ancaman Baru Incar Nasabah Perbankan Digital

artikel terkini

Panduan Praktis Melindungi Diri di Ruang Digital Panduan Praktis Melindungi Diri di Ruang Digital

Panduan Praktis Melindungi Diri di Ruang Digital

October 7, 2026
Ancaman Baru Incar Nasabah Perbankan Digital Ancaman Baru Incar Nasabah Perbankan Digital

Ancaman Baru Incar Nasabah Perbankan Digital

October 7, 2026
Kejahatan Seks Siber & Kekerasan Berbasis Gender Online Kejahatan Seks Siber & Kekerasan Berbasis Gender Online

Kejahatan Seks Siber & Kekerasan Berbasis Gender Online

October 7, 2026
Email Phising di Era AI Makin Semakin Sulit Dilawan Email Phising di Era AI Makin Semakin Sulit Dilawan

Email Phising di Era AI Makin Semakin Sulit Dilawan

October 6, 2026
Menghadapi Ancaman Siber Berbasis AI dengan ESET PROTECT Menghadapi Ancaman Siber Berbasis AI dengan ESET PROTECT

Menghadapi Ancaman Siber Berbasis AI dengan ESET PROTECT

October 2, 2026
Risiko Keamanan Kredensial yang Ditinggalkan di GitHub Risiko Keamanan Kredensial yang Ditinggalkan di GitHub

Risiko Keamanan Kredensial yang Ditinggalkan di GitHub

October 2, 2026
Serangan Canggih Incar Perangkat iPhone dan Mac Serangan Canggih Incar Perangkat iPhone dan Mac

Serangan Canggih Incar Perangkat iPhone dan Mac

October 2, 2026
Prediksi CPU Dimanipulasi untuk Curi Password Linux Prediksi CPU Dimanipulasi untuk Curi Password Linux

Prediksi CPU Dimanipulasi untuk Curi Password Linux

October 1, 2026

Lainnya

Panduan Praktis Melindungi Diri di Ruang Digital Panduan Praktis Melindungi Diri di Ruang Digital
3 min read
  • Edukasi
  • Sektor Personal

Panduan Praktis Melindungi Diri di Ruang Digital

October 7, 2026
Ancaman Baru Incar Nasabah Perbankan Digital Ancaman Baru Incar Nasabah Perbankan Digital
3 min read
  • Teknologi

Ancaman Baru Incar Nasabah Perbankan Digital

October 7, 2026
Kejahatan Seks Siber & Kekerasan Berbasis Gender Online Kejahatan Seks Siber & Kekerasan Berbasis Gender Online
3 min read
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Kejahatan Seks Siber & Kekerasan Berbasis Gender Online

October 7, 2026
Email Phising di Era AI Makin Semakin Sulit Dilawan Email Phising di Era AI Makin Semakin Sulit Dilawan
5 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Email Phising di Era AI Makin Semakin Sulit Dilawan

October 6, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.