Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Informasi seputar IT Security

  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Edukasi
  • Mobile Security
  • Teknologi
  • Ransomware
  • Tips & Tricks
  • Home
  • Mobile Security
  • Jailbreaking dan Rooting Mengubah Keamanan Perangkat Anda
  • Mobile Security
  • Sektor Personal

Jailbreaking dan Rooting Mengubah Keamanan Perangkat Anda

4 min read
Jailbreaking dan Rooting Mengubah Keamanan Perangkat Anda

Credit image: Pixabay

Jailbreaking dan Rooting Mengubah Keamanan Perangkat Anda – Di era digital ini, kustomisasi perangkat menjadi daya tarik utama bagi banyak pengguna smartphone.

Keinginan untuk memiliki kendali penuh atas ponsel, menginstal aplikasi di luar toko resmi, atau bahkan mengubah tampilan antarmuka.

Hal tersebut sering mendorong pengguna untuk melakukan jailbreaking pada iPhone atau rooting pada perangkat Android. Tindakan ini memberikan akses istimewa yang biasanya tersembunyi, membuka pintu ke potensi modifikasi yang tak terbatas.

Namun, di balik kebebasan yang ditawarkan, tersimpan serangkaian konsekuensi serius yang jarang disadari. Keputusan untuk melewati batasan keamanan yang ditetapkan oleh pabrikan bukan tanpa risiko.

Ini adalah tindakan yang secara fundamental mengubah cara kerja perangkat Anda, dan seringkali, dampaknya jauh lebih besar daripada sekadar perubahan kosmetik atau fungsional.

Mari kita telaah lebih dalam bagaimana jailbreaking dan rooting secara fundamental memengaruhi keamanan perangkat seluler Anda.

Dampak Jailbreaking/Rooting pada Perangkat

U.S. National Institute of Standards and Technology (NIST) memperingatkan bahwa melakukan jailbreak atau root pada perangkat “secara signifikan menurunkan arsitektur keamanannya.” Ini terjadi melalui beberapa cara kritis:

Baca juga: Membangun Pertahanan Siber Smartphone Terbaik

Melewati Tindakan Keamanan Bawaan

Jailbreaking dan Rooting Mengubah Keamanan Perangkat Anda
Credit image: Pixabay


Ketika Anda melakukan jailbreak atau root, Anda secara tidak sengaja menonaktifkan atau melewati mekanisme keamanan vital yang dirancang untuk melindungi perangkat Anda.

Salah satu contoh utamanya adalah App Sandboxing, sebuah fitur yang mengisolasi aplikasi dari bagian lain sistem, membatasi apa yang bisa diakses oleh aplikasi pihak ketiga di perangkat Anda.

Selain itu, fitur-fitur seperti:

  • Secure Boot (memastikan hanya perangkat lunak yang sah yang berjalan saat booting).
  • Data Execution Prevention (mencegah kode berbahaya dieksekusi dari area memori yang salah).
  • Dan berbagai kontrol yang memeriksa perusakan atau modifikasi file dan aplikasi juga bisa dilewati.

Ini berarti, pintu yang sebelumnya terkunci rapat kini terbuka lebar, membuat perangkat Anda rentan terhadap berbagai jenis serangan.

Mengekspos Perangkat ke Malware dan Eksploitasi

Kebebasan untuk mengunduh aplikasi dari sumber mana pun di luar toko resmi (seperti Google Play Store atau Apple App Store) meningkatkan risiko Anda menginstal perangkat lunak yang tidak diverifikasi. Aplikasi semacam itu mungkin mengandung malware atau memiliki kerentanan yang dapat dieksploitasi oleh peretas.

Ada banyak kasus malware yang secara spesifik menargetkan perangkat yang di-jailbreak. Jika penyerang berhasil mengeksploitasi izin tingkat root yang Anda buka, mereka bisa mendapatkan kendali penuh atas perangkat Anda dengan jauh lebih mudah, mengubahnya menjadi alat untuk kejahatan siber atau mengambil alih data pribadi Anda.

Memperluas Permukaan Serangan

Jailbreaking atau rooting dapat mengubah konfigurasi jaringan perangkat Anda dan membuka akses ke sistem operasi (OS) serta file sistem inti.

Hal ini berpotensi memberikan penyerang lebih banyak titik masuk ke perangkat Anda. Semakin banyak “pintu” yang terbuka, semakin besar peluang bagi pelaku kejahatan siber untuk menyusup.

Baca juga: Smartphone Siapa Pun Bisa Menjadi Target

Melemahkan Proses Pembaruan Keamanan

Jailbreaking dan Rooting Mengubah Keamanan Perangkat Anda
Credit image: Pixabay


Perangkat yang di-jailbreak atau di-root biasanya tidak akan menerima pembaruan otomatis dari pabrikan. Ini adalah salah satu konsekuensi paling berbahaya.

Seiring waktu, perangkat Anda akan menjalankan perangkat lunak yang usang dengan kerentanan yang diketahui publik.

Penyerang selalu mencari kerentanan ini untuk dieksploitasi, dan tanpa pembaruan keamanan, perangkat Anda menjadi target yang sangat mudah. Ini berarti Anda akan terus-menerus terpapar risiko baru tanpa perlindungan yang memadai.

Langkah Penting Setelah Jailbreaking atau Rooting

Meskipun Anda telah memutuskan untuk melakukan jailbreak atau root pada perangkat Anda, masih ada langkah-langkah yang dapat Anda ambil untuk mengurangi risiko keamanan yang ditimbulkan:

  1. Pilih Aplikasi dari Sumber Tepercaya: Jika harus mengunduh aplikasi di luar toko resmi, gunakanlah toko aplikasi pihak ketiga yang terkemuka dan telah terbukti aman, seperti F-Droid untuk Android atau AltStore untuk iOS. Selalu pastikan aplikasi yang Anda instal memiliki ulasan bagus dan reputasi yang solid.
  2. Instal Solusi Keamanan yang Kuat: Pasang perangkat lunak anti-malware atau keamanan seluler dari vendor terpercaya yang dirancang untuk berfungsi bahkan pada perangkat yang dimodifikasi. Pastikan software ini selalu diperbarui.
  3. Gunakan VPN: VPN (Virtual Private Network) yang andal akan mengenkripsi dan mengamankan koneksi internet perangkat Anda, membantu membatasi ancaman serangan man-in-the-middle dan Wi-Fi tidak aman.
  4. Aktifkan Otentikasi Multi-Faktor (MFA): Untuk akun-akun paling sensitif Anda, selalu aktifkan MFA. Ini memberikan lapisan keamanan tambahan, sehingga meskipun password Anda dicuri, penyerang akan kesulitan masuk.
  5. Lakukan Pencadangan Data Secara Teratur: Penting untuk memiliki backup data Anda secara teratur. Jika perangkat Anda disusupi atau mengalami kegagalan sistem, Anda dapat memulihkan data penting Anda.
  6. Waspada dan Tetap Terinformasi: Ikuti berita keamanan siber dan waspadai kerentanan baru yang mungkin memengaruhi perangkat yang di-jailbreak atau di-root. Lakukan peninjauan berkala terhadap aplikasi yang terinstal dan modifikasi sistem untuk mencari hal-hal yang tidak biasa.

Keputusan untuk melakukan jailbreak atau root pada perangkat adalah pertukaran antara kebebasan dan keamanan. Memahami risiko yang terlibat adalah langkah pertama untuk melindungi diri.

Apakah kebebasan ekstra sepadan dengan potensi kerentanan keamanan yang mengintai? Pertimbangkanlah baik-baik sebelum Anda melangkah lebih jauh.

 

 

 

Baca artikel lainnya: 

  • Risiko Siber Smartphone
  • Smartphone: Antisipasi Malware dan Pelacakan
  • Bahaya Siber Smartphone
  • Kapan Anak Siap dengan Smartphone
  • Mengelola Parental Control di Smartphone Anak
  • Lebih Aman Mana Smartphone atau Komputer?
  • Petunjuk Smartphone Telah Dibajak
  • Seaman Apakah Smartphone Anak, Segera Ambil Tindakan
  • Kunci Layar Smartphone Mana Yang Paling Aman?
  • Bahaya Smartphone Bagi Keamanan Jaringan

 

 

 

Sumber berita:

 

Prosperita IT News

Post navigation

Previous Melacak Jejak Panggilan Penipuan yang Semakin Canggih
Next Server Lokal vs Cloud Mana yang Lebih Aman

Related Stories

Keylogger dan Panduan Aman Keylogger dan Panduan Aman
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Keylogger dan Panduan Aman

February 4, 2026
Ciri-Ciri Email PayPal Palsu Ciri-Ciri Email PayPal Palsu
3 min read
  • Sektor Personal
  • Tips & Tricks

Ciri-Ciri Email PayPal Palsu

February 4, 2026
Tanda-Tanda Perangkat Anak Dimata-matai Tanda-Tanda Perangkat Anak Dimata-matai
3 min read
  • Edukasi
  • Sektor Personal
  • Tips & Tricks

Tanda-Tanda Perangkat Anak Dimata-matai

February 2, 2026

Recent Posts

  • Keylogger dan Panduan Aman
  • Ciri-Ciri Email PayPal Palsu
  • Tanda-Tanda Perangkat Anak Dimata-matai
  • Internal Spearphising Serangan Siber Paling Mengancam
  • Manipulasi Psikologis Siber
  • Melawan Ancaman AI di Dunia Digital
  • Spyware Berkedok Aplikasi Kencan
  • Credential Stuffing Kunci Duplikat Digital Anda
  • Waspada!! LinkedIn Jadi Incaran Spionase Digital
  • 6 Modus Penipuan Apple Pay

Daftar Artikel

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks

You may have missed

Keylogger dan Panduan Aman Keylogger dan Panduan Aman
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Keylogger dan Panduan Aman

February 4, 2026
Ciri-Ciri Email PayPal Palsu Ciri-Ciri Email PayPal Palsu
3 min read
  • Sektor Personal
  • Tips & Tricks

Ciri-Ciri Email PayPal Palsu

February 4, 2026
Tanda-Tanda Perangkat Anak Dimata-matai Tanda-Tanda Perangkat Anak Dimata-matai
3 min read
  • Edukasi
  • Sektor Personal
  • Tips & Tricks

Tanda-Tanda Perangkat Anak Dimata-matai

February 2, 2026
Internal Spearphising Serangan Siber Paling Mengancam Internal Spearphising Serangan Siber Paling Mengancam
5 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Internal Spearphising Serangan Siber Paling Mengancam

February 2, 2026

Copyright © All rights reserved. | DarkNews by AF themes.