Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Sektor Bisnis
  • Modus Baru Penipuan Ancaman Callback Phising
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Modus Baru Penipuan Ancaman Callback Phising

3 min read
Modus Baru Penipuan Ancaman Callback Phising

Credit image: Freepix

Modus Baru Penipuan Ancaman Callback Phising – Serangan siber terus berevolusi, dan salah satu modus terbaru yang semakin marak adalah callback phishing atau sering disebut Telephone-Oriented Attack Delivery (TOAD).

Berbeda dari phising tradisional yang mengandalkan tautan atau situs web palsu, serangan ini membalikkan keadaan. Justru korban yang diinduksi untuk menelepon peretas, percaya bahwa mereka sedang menghubungi organisasi yang sah.

Baca juga: Vektor Serangan Phising Terbaru

Bagaimana Callback Phishing Bekerja?

Modus Baru Penipuan Ancaman Callback Phising
Credit image: Freepix


Peretas menyamar sebagai merek-merek tepercaya seperti Microsoft, PayPal, Norton Lifelock, atau DocuSign. Mereka mengirimkan pesan awal, seringkali melalui email atau PDF, yang berisi pemberitahuan palsu.

Misalnya, tagihan untuk layanan yang tidak pernah dipesan, langganan yang akan diperbarui secara otomatis dengan biaya tinggi, atau masalah keamanan akun yang mendesak.

Pesan ini dirancang untuk menciptakan kepanikan atau urgensi. Kuncinya adalah menyertakan nomor telepon layanan pelanggan palsu yang jika dihubungi, akan langsung terhubung ke peretas.

Ketika korban menelepon, mereka berada dalam mode “waspada rendah” karena merasa proaktif menghubungi bantuan. Di sinilah rekayasa sosial berperan.

Peretas, melalui interaksi suara langsung, dapat memanipulasi emosi korban, membangun kepercayaan, dan meyakinkan mereka untuk:

  • Memberikan informasi sensitif (misalnya detail login, informasi kartu kredit).
  • Mengizinkan akses jarak jauh ke perangkat mereka.
  • Mengunduh malware.

Keunggulan metode ini bagi peretas adalah penggunaan nomor VoIP yang sulit dilacak dan terkadang bahkan digunakan kembali dalam beberapa hari karena sistem deteksi cenderung lebih lambat dalam memblokir nomor telepon dibandingkan URL atau file.

Baca juga: Phising Cerdik Google Apps Script

Mengapa Ini Berbahaya dan Bagaimana Melindunginya?

Credit image: Freepix


Karakteristik callback phishing membuatnya sangat berbahaya:

  1. Memanfaatkan Kepercayaan: Korban merasa proaktif dan mengira mereka menghubungi saluran resmi, sehingga kewaspadaan mereka rendah.
  2. Manipulasi Emosi: Interaksi suara memungkinkan peretas untuk bereaksi secara real-time terhadap respons korban, menyesuaikan taktik rekayasa sosial mereka.
  3. Sulit Dideteksi Otomatis: Meskipun sistem keamanan email dapat mendeteksi peniruan merek, nomor telepon yang disematkan dalam email seringkali luput dari deteksi blacklist reputasi siber standar, sehingga mereka bisa “di bawah radar” selama beberapa hari.

Untuk melindungi diri dari ancaman ini, strategi utama harus bergeser dari hanya mengandalkan pelatihan kesadaran pengguna yang terbukti kurang efektif dalam skala besar, menuju investasi teknologi yang lebih kuat. Organisasi dan individu perlu:

  1. Meningkatkan Sistem Deteksi Peniruan Merek: Menerapkan mesin deteksi yang canggih sebagai bagian dari keamanan email untuk mengidentifikasi dan memblokir pesan penipuan sebelum mencapai pengguna.
  2. Verifikasi Independen: Selalu verifikasi nomor telepon layanan pelanggan dari sumber resmi (misalnya situs web resmi perusahaan) dan jangan pernah menelepon nomor yang tertera dalam email atau pesan mencurigakan.
  3. Edukasi Spesifik: Meskipun pelatihan umum mungkin kurang efektif, edukasi yang sangat spesifik tentang modus callback phishing dapat membantu meningkatkan kewaspadaan.
  4. Perlindungan Endpoint yang Kuat: Memastikan perangkat (termasuk ponsel) memiliki perangkat lunak keamanan yang mutakhir untuk mendeteksi dan mencegah instalasi malware.

Serangan callback phising adalah pengingat bahwa penjahat siber akan terus berinovasi. Dengan memahami taktik baru ini dan memperkuat pertahanan teknologi, kita dapat lebih efektif melindungi diri dan organisasi dari kerugian yang ditimbulkannya.

 

 

 

Baca artikel lainnya: 

  • Trik Phising Baru Blob URL
  • Hati-hati Eksekutif Keuangan Phising Canggih Menguntit
  • Mencegah Bisnis menjadi Korban Serangan Phising
  • Serangan Phising yang Jarang Diketahui
  • Metode Serangan Phising
  • Meretas Beragam Wajah Phising
  • Ratusan Juta Email Phising Melanda Dunia Maya
  • Ratusan Ribu Kartu Kredit Dicuri Darcula Lewat Phising
  • Hati-hati Lamaran Online Berisi Phising
  • Phising yang Didukung AI Jauh Lebih Berbahaya

 

 

 

Sumber berita: 

 

WeLiveSecurity

Post navigation

Previous Bertahan dari Serangan Siber
Next Penipuan Ketenagakerjaan dan Cara Kerjanya

artikel terkini

Mainan Pintar Anak: Antara Manfaat Edukasi dan Risiko Keamanan Data Mainan Pintar Anak: Antara Manfaat Edukasi dan Risiko Keamanan Data

Mainan Pintar Anak: Antara Manfaat Edukasi dan Risiko Keamanan Data

October 12, 2026
Pencurian Kripto Lewat Ekstensi Palsu Mozilla Firefox Pencurian Kripto Lewat Ekstensi Palsu Mozilla Firefox

Pencurian Kripto Lewat Ekstensi Palsu Mozilla Firefox

October 12, 2026
Bahaya Tersembunyi di Ponsel Murah Bahaya Tersembunyi di Ponsel Murah

Bahaya Tersembunyi di Ponsel Murah

October 12, 2026
Tawaran Kolaborasi Palsu Berujung Pembajakan Akun Tawaran Kolaborasi Palsu Berujung Pembajakan Akun

Tawaran Kolaborasi Palsu Berujung Pembajakan Akun

October 9, 2026
Peran Isolasi Backup Menghadapi Ransomware Peran Isolasi Backup Menghadapi Ransomware

Peran Isolasi Backup Menghadapi Ransomware

October 9, 2026
Runyam! Hacker Kloning Sertifikat HTTPS Runyam! Hacker Kloning Sertifikat HTTPS

Runyam! Hacker Kloning Sertifikat HTTPS

October 9, 2026
Hati-hati Domain Tiruan Microsoft Teams Beredar Hati-hati Domain Tiruan Microsoft Teams Beredar

Hati-hati Domain Tiruan Microsoft Teams Beredar

October 9, 2026
Awas! Jangan Asal Curhat pada Chatbot AI Awas! Jangan Asal Curhat pada Chatbot AI

Awas! Jangan Asal Curhat pada Chatbot AI

October 8, 2026

Lainnya

Mainan Pintar Anak: Antara Manfaat Edukasi dan Risiko Keamanan Data Mainan Pintar Anak: Antara Manfaat Edukasi dan Risiko Keamanan Data
6 min read
  • Edukasi
  • Sektor Personal
  • Tips & Tricks

Mainan Pintar Anak: Antara Manfaat Edukasi dan Risiko Keamanan Data

October 12, 2026
Pencurian Kripto Lewat Ekstensi Palsu Mozilla Firefox Pencurian Kripto Lewat Ekstensi Palsu Mozilla Firefox
3 min read
  • Teknologi

Pencurian Kripto Lewat Ekstensi Palsu Mozilla Firefox

October 12, 2026
Bahaya Tersembunyi di Ponsel Murah Bahaya Tersembunyi di Ponsel Murah
4 min read
  • Mobile Security
  • Sektor Personal

Bahaya Tersembunyi di Ponsel Murah

October 12, 2026
Tawaran Kolaborasi Palsu Berujung Pembajakan Akun Tawaran Kolaborasi Palsu Berujung Pembajakan Akun
5 min read
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Tawaran Kolaborasi Palsu Berujung Pembajakan Akun

October 9, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.