Tip Mudik Aman Saat Online dan Kembali Pulang

Mudik adalah tradisi yang mendarah daging di republik ini, pulang kampung untuk melepas kerinduan dengan sanak keluarga di kampung halaman seperti menjadi kewajiban tiap tahun bagi warga Indonesia, dan selalu menjadi hal yang menyenangkan bagi siapa saja. Namun demikian, mudik di jaman modern tidak lagi sesederhana di masa lampau.

Di dunia yang telah dibalut oleh kemajuan jaman, setiap aktivitas manusia tidak pernah lepas dari apa yang disebut sebagai teknologi, begitu pula saat mudik. Teknologi telah membuat perjalanan jauh lebih mudah dalam beberapa hal, seperti membeli tiket pesawat dan memesan hotel, tetapi juga membawa risiko baru bagi para pemudik.

Saat bepergian, Anda mungkin berada di lokasi yang tidak begitu dikenal dan perangkat Anda mungkin tersambung ke jaringan komputer yang kurang tepercaya. Perangkat yang penuh dengan informasi sensitif dapat disusupi atau dicuri, yang menyebabkan masalah yang dapat memengaruhi hidup bahkan setelah perjalanan mudik selesai.

Beberapa langkah sederhana sebelum bersiap berangkat mudik dapat membuat perbedaan. Berikut adalah beberapa tip tentang bagaimana mudik dapat tetap aman saat online dan mengamankan perangkat dan informasi pribadi saat bepergian.

Baca juga: Tips Membeli Ponsel Pertama untuk Anak

Sebelum berangkat mudik

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan sebelum melakukan perjalanan mudik untuk meminimalkan risiko keamanan siber.

Pilih perangkat apa yang dibawa

Anda dapat memiliki beberapa perangkat seluler, seperti laptop, tablet, dan smartphone. Jika Anda bepergian dengan keluarga untuk bersenang-senang, mereka mungkin juga memiliki satu atau lebih perangkat. Setiap perangkat yang dibawa dalam perjalanan punya kemungkinan untuk hilang dicuri atau salah tempat/taruh. Karena setiap perangkat yang dibawa dapat mengekspos informasi pribadi, dokumen, foto, dll pada perangkat tersebut. Disarankan untuk membawa perangkat sesedikit mungkin, terutama dalam perjalanan ke lokasi yang kurang Anda kenal.

Hal yang sama berlaku untuk kata sandi dan kredensial. Jika Anda menggunakan pengelola kata sandi yang mendukung mode perjalanan, Anda bisa mengaktifkan mode perjalanan sebelum berangkat. Aktifkan mode perjalanan saat sedang transit dan menonaktifkannya kembali setelah mencapai tujuan akhir

Perbarui Perangkat

Menjaga perangkat tetap mutakhir adalah praktik keamanan yang baik saat Anda bepergian atau tidak. Langkah yang paling baik dilakukan saat akan mudik tentu saja memastikan perangkat telah diperbarui/update sebelum berangkat. Ini lebih baik ketimbang melakukan pembaruan di perjalanan dengan menghubungkan perangkat ke jaringan yang tidak dikenal. Sementara jaringan di hotel mungkin memiliki batasan bandwidth atau unduhan sehingga sudah tepat jika melakukan pembaruan sebelum bepergian.

Buat Profil atau Akun Perjalanan

Gunakan akun email dan nomor telepon alternatif saat membuat rencana perjalanan dan saat bepergian. Anda mungkin membuat reservasi untuk akomodasi dan transportasi dengan perusahaan yang biasanya tidak berinteraksi dengan Anda, dimana mereka mungkin tidak terbiasa dengan bagaimana menangani data pribadi Anda. Seperti yang kita ketahui, bahkan perusahaan yang paling mapan pun dapat mengalami pelanggaran data dan penanganan yang tidak baik terhadap data pribadi.

Baca juga: Di Balik Penipuan Identitas, Tips

Selama Perjalanan

Saat bepergian, pastikan untuk selalu mengingat tips ini untuk melindungi perangkat dan informasi sensitif Anda.

Hindari WiFi Umum

Tidak ada yang namanya makan siang gratis, atau WiFi gratis. Penggunaan WiFi gratis biasanya ditukar dengan pelacakan aktivitas secara terbuka atau sembunyi-sembunyi oleh penyedia layanan. Itu juga dapat mengekspos aktivitas Anda. Minimalkan penggunaan WiFi publik, terutama untuk layanan sensitif seperti perbankan.

Aktifkan pengaturan perangkat ke “Minta untuk bergabung dengan jaringan” sehingga Anda memiliki visibilitas dan kontrol yang lebih besar saat perangkat Anda terhubung ke jaringan. Setelah terhubung, selalu gunakan VPN untuk memastikan bahwa aktivitas Anda tetap bersifat privasi dari penyedia layanan WiFi, bersama dengan rantai perusahaan tempat data dapat dibagikan.

Putuskan sambungan dari jaringan WiFi saat Anda tidak perlu terhubung.

Biarkan Bluetooth Dinonaktifkan

Kecuali Bluetooth diperlukan, biarkan dinonaktifkan. Ini mengurangi risiko penjahat dapat memasangkan dengan perangkat dan mengakses informasi pribadi Anda.

Lindungi barang milik pribadi

Berhati-hati terhadap orang yang mungkin ingin mencuri perangkat Anda, misalnya pencurian fisik. Pencopet dan pencuri yang menguasai ponsel, komputer, atau tablet Anda mungkin bisa mendapatkan akses ke beberapa informasi atau data pribadi Anda. Seperti disebutkan di atas, bawalah hanya apa yang dibutuhkan dan waspadai lingkungan sekitar setiap saat. Tidak ada perjalanan yang tanpa risiko, buatlah pilihan terbaik yang Anda bisa.

Hati-hati dengan postingan media sosial

Berbagi petualangan secara real-time di profil media sosial mungkin menyenangkan, tetapi ini dapat mengungkapkan lokasi Anda saat pergi. Seseorang dapat datang mencoba mencuri atau merampok rumah Anda, mengetahui bahwa Anda sedang pergi mudik. Jika tertarik untuk berbagi foto dari perjalanan Anda, mungkin menunggu sampai kembali ke rumah dan mempostingnya secara retrospektif.

Jangan sembarang mengisi daya

Saat daya baterai perangkat seluler hampir habis, Anda akan melakukan hampir semua hal untuk mendapatkan daya lagi, bukan? Pengisian daya gratis mungkin mengharuskan Anda menyambungkan perangkat seluler ke komputer yang dapat mencoba mengakses dan mencuri informasi sensitif dari perangkat seluler Anda. Pastikan isi daya perangkat di hotel dan melakukannya dari stopkontak di dinding untuk mengurangi risiko ini. Atau bawalah powerbank, cara ini relatif lebih baik untuk mencegah pencurian data.

Baca juga: Tips SMSb Terhindar Serangan Siber

Ketika Pulang

Ada beberapa langkah terakhir yang dapat diambil untuk membantu melindungi diri Anda sendiri, setelah perjalanan selesai.

Atur Ulang Kata Sandi

Setel ulang kata sandi di akun mana pun yang Anda akses. Ini dapat mengurangi risiko penyusupan akun jika aktivitas Anda dipantau saat menggunakan layanan online. Misalnya, karena keadaan darurat, Anda mungkin perlu mengakses layanan perbankan online Anda dari kios Internet untuk mentransfer sejumlah uang. Dalam hal ini, mengubah kata sandi perbankan online saat kembali adalah suatu keharusan.

Monitor Perangkat dan Akun

Waspadai aktivitas yang tidak biasa di berbagai akun online, termasuk email dan rekening bank. Jika Anda mencurigai salah satu dari mereka disusupi selama perjalanan, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengubah kata sandi pada akun tersebut dan jika tersedia di layanan online, tinjau aktivitas login untuk akun tersebut.

 

Baca lainnya: