Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Teknologi
  • Revenge Menyebar dengan Bantuan Eksploit Kit RIG
  • Teknologi

Revenge Menyebar dengan Bantuan Eksploit Kit RIG

3 min read

Credit image: Pixabay

Ransomware tidak pernah berhenti berevolusi, terus berkembang mengikuti perubahan keadaan, kadang mereka berkamuflase untuk menutupi jati diri yang sebenarnya, seperti Revenge sebuah ransomware baru yang punya keterkaitan dengan CryptoMix atau CryptFile2.

Varian baru CryptoMix ini baru saja ditemukan saat sedang didistribusikan melalui eksploit kit RIG. Revenge memiliki banyak kesamaan dengan pendahulunya CryptoShield, varian lain dari CryptoMix, meskipun demikian ada beberapa perubahan kecil di dalamnya.

Ransomware Revenge disebar melalui situs-situs yang sudah dibajak sehingga dapat mereka dapat memasukkan eksploit kit RIG JavaScript dalam halaman situs. Ketika seseorang mengunjungi salah satu situs yang telah dibajak, eksploit kit mulai bekerja dengan mencari kelemahan dalam komputer korban dan mengeksploitasinya untuk menginstal ransomware Revenge tanpa sepengetahuan.

Metode Enkripsi Revenge

Setelah ransomware diunduh dan dijalankan pada komputer korban, ia akan menghasilkan 16 karakter heksadesimal ID untuk korban. Revenge kemudian akan mematikan proses database sehingga memiliki akses penuh ke dalam database dan mengenkripsinya. Berikut proses database yang dimatikan:

msftesql.exe, sqlagent.exe, sqlbrowser.exe, sqlservr.exe, sqlwriter.exe, oracle.exe, ocssd.exe, dbsnmp.exe, synctime.exe, mydesktopqos.exe, agntsvc.exeisqlplussvc.exe, xfssvccon.exe, mydesktopservice.exe, ocautoupds.exe, agntsvc.exeagntsvc.exe, agntsvc.exeencsvc.exe, firefoxconfig.exe, tbirdconfig.exe, ocomm.exe, mysqld.exe, mysqld-nt.exe, mysqld-opt.exe, dbeng50.exe, sqbcoreservice.exe

Selanjutnya Revenge memindai komputer untuk mencari file yang menjadi target dan mengenkripsi semua, jika varian sebelumnya menargetkan 454 ekstensi untuk dienkripsi, Revenge mengincar 1.237 ekstensi, tiga kali lipat lebih banyak dari pendahulunya.

Apabila file yang diincar berhasil ditemukan, Revenge mengenkripsi file tersebut dengan AES-256, mengenkripsi nama file kemudian menambahkan ekstensi .REVENGE. Format file yang digunakan untuk mengganti nama file adalah [16_hex_char_vicimt_id][16_hex_char_encrypted_filename][unknown_8_hex_char_string][8_char_encrypted_filename].REVENGE.

Kunci enkripsi AES digunakan untuk mengenkripsi file korban yang kemudian dienkripsi lagi dengan kunci publik RSA-1024 tertanam, pada poin ini hanya pengembang ransomware yang punya kemampuan untuk mendekripsi file:

—–BEGIN PUBLIC KEY—–
MIGfMA0GCSqGSIb3DQEBAQUAA4GNADCBiQKBgQCQrO3EuFElsq2cyX+mgWJ4lnK5 xE/YNZru2WpwEvEG2kTIcYthRInXveRJKnUzvtWJ0RCymL3mVbBQXF9JSCQPIkb5 NDDXDgVH16vZFBHbHoqiA4nORa7BAC9ThEgQk6+U8ZLLPahcxN9RXqE66WAmAeP9 1CerOjfLCUJMB02qoQIDAQAB
—–END PUBLIC KEY—–

Peringatan Palsu dan Ransom Note

Dalam setiap folder tempat file dienkripsi oleh Revenge, ransomware akan menyertakan ransom note yang bernama # !!!HELP_FILE!!! #.txt. Tidak seperti versi sebelumnya dari CryptoMix, varian ini tidak membuat versi HTML ransom note.

Selama proses enkripsi, Revenge mengeluarkan perintah untuk menonaktifkan Windows Startup Recovery dan menghapus Windows Volume Copies seperti yang diperlihatkan di bawah ini:

cmd.exe /C bcdedit /set {default} recoveryenabled No
cmd.exe /C bcdedit /set {default} bootstatuspolicy ignoreallfailures
C:\Windows\System32\cmd.exe” /C vssadmin.exe Delete Shadows /All /Quiet
“C:\Windows\System32\cmd.exe” /C net stop vss

Revenge juga menampilkan peringatan palsu yang berbunyi:

Windows Defender Virus and spyware definitions couldn’t be updated. Click Continue for recovery update soft.

Seperti halnya peringatan palsu dalam CryptoShield, peringatan palsu Revenge memiliki kesalahan dalam penulisan bahasa Inggris, yang bisa menjadi petunjuk korban jika peringatan ini adalah peringatan palsu

Apabila tombol Continue diklik, selanjutnya kita disuguhkan dengan promt User Account Control, meminta agar perintah C:\Windows\SysWOW64\wbem\WMIC.exe” process call create “%UserProfile%\a1x[r65r.exe dijalankan.

Ini yang jadi alasan kenapa peringatan palsu ditampilkan, untuk menyakinkan korban untuk mengklik tombol Yes pada prompt UAC sehingga ransomware dieksekusi dengan hak akses administrator. Setelah melewati tahap ini, ransomware Revenge menampilkan ransom note yang disebut !!!HELP_FILE!!! #.txt.

Ransom note berisi informasi kepada korban mengenai apa yang terjadi pada file mereka, ID identifikasi korban, dan tiga alamat email untuk menghubungi pengembang ransomware untuk mendapatkan instruksi pembayaran. Alamat email tersebut rev00@india.com, revenge00@writeme.com, rev_reserv@india.com

Sumber berita:

https://www.bleepingcomputer.com/

Tags: android ransomware eksploitkit

Post navigation

Previous Penunggang Gelap Ransomware Petya
Next LLTP Locker Versi Lain VenusLocker

artikel terkini

Caller as a Service Industrialisasi Penipuan Telepon Caller-as-a-Service Industrialisasi Penipuan Telepon

Caller as a Service Industrialisasi Penipuan Telepon

April 24, 2026
109 Repositori GitHub Palsu Penyebar Malware 109 Repositori GitHub Palsu Penyebar Malware

109 Repositori GitHub Palsu Penyebar Malware

April 24, 2026
Taktik Enkripsi Lintas Platform Ransomware Kyber Taktik Enkripsi Lintas Platform Ransomware Kyber

Taktik Enkripsi Lintas Platform Ransomware Kyber

April 24, 2026
Melawan Serangan Deepfake dan Penipuan GenAI Melawan Serangan Deepfake dan Penipuan GenAI

Melawan Serangan Deepfake dan Penipuan GenAI

April 24, 2026
Saat Foto Menjadi Senjata Siber Saat Foto Menjadi Senjata Siber

Saat Foto Menjadi Senjata Siber

April 23, 2026
Geng The Gentlemen dan Botnet 1.500 Korban Geng The Gentlemen dan Botnet 1.500 Korban

Geng The Gentlemen dan Botnet 1.500 Korban

April 23, 2026
Respons Insiden Dinamis di Era Kecepatan AI Respons Insiden Dinamis di Era Kecepatan AI

Respons Insiden Dinamis di Era Kecepatan AI

April 23, 2026
Cara Peretas Menguras ATM Menggunakan Ponsel Anda Cara Peretas Menguras ATM Menggunakan Ponsel Anda

Cara Peretas Menguras ATM Menggunakan Ponsel Anda

April 23, 2026

Lainnya

Caller as a Service Industrialisasi Penipuan Telepon Caller-as-a-Service Industrialisasi Penipuan Telepon
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Caller as a Service Industrialisasi Penipuan Telepon

April 24, 2026
109 Repositori GitHub Palsu Penyebar Malware 109 Repositori GitHub Palsu Penyebar Malware
3 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi

109 Repositori GitHub Palsu Penyebar Malware

April 24, 2026
Taktik Enkripsi Lintas Platform Ransomware Kyber Taktik Enkripsi Lintas Platform Ransomware Kyber
3 min read
  • Ransomware
  • Teknologi

Taktik Enkripsi Lintas Platform Ransomware Kyber

April 24, 2026
Melawan Serangan Deepfake dan Penipuan GenAI Melawan Serangan Deepfake dan Penipuan GenAI
4 min read
  • Teknologi

Melawan Serangan Deepfake dan Penipuan GenAI

April 24, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.