Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Informasi seputar IT Security

  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Edukasi
  • Mobile Security
  • Teknologi
  • Ransomware
  • Tips & Tricks
  • Home
  • Teknologi
  • Meretas Email, Susupi dengan Lampiran Berbahaya
  • Teknologi

Meretas Email, Susupi dengan Lampiran Berbahaya

3 min read

Credit image: Pixabay

Sekelompok peretas menggunakan teknik canggih untuk membajak percakapan email yang sedang berlangsung untuk menyisipkan dokumen berbahaya yang tampaknya berasal dari sumber yang sah dan menginfeksi target lain yang berpartisipasi dalam percakapan yang sama.

Serangan jenis ini tergantung pada peretas yang mengkompromikan salah satu dari dua atau lebih orang yang terlibat dalam pertukaran email. Begitu pun penyebarannya juga akan meningkat dan masif meluas jika semakin banyak yang berhasil dikompromikan oleh pelaku.

Para pelaku mengambil alih akun email korban secara diam-diam, mempelajari percakapan pemilik akun yang diretas, dan mengirim pesan baru ke thread yang sedang berlangsung, membawa dokumen yang berisi jebakan.

Meskipun takti seperti ini tidak bisa dikatakan sebagai hal yang baru karena serangan semacam ini sebelumnya pernah dilakukan oleh penjahat online lain meskipun tidak dilakukan sebesar seperti sekarang, yang sudah bergerak secara liar di dunia maya sejak bulan Mei lalu.

Korea Utara

Serangan Spear phishing yang sangat canggih ini terdeteksi oleh para peneliti keamanan, dan telah menargetkan sebuah bank yang berbasis di Timur Tengah, perusahaan layanan merek dagang dan kekayaan intelektual yang berbasis di Eropa, sebuah organisasi olah raga internasional, dan bahkan ikut menyerang pengguna komputer rumahan.

Percakapan dalam kombinasi bahasa Inggris dan bahasa asli target, menunjukkan jika bahwa peretas ini sudah mempersiapkan diri sedini mungkin, analisis ini bisa dilihat jika kita menyoroti kecanggihan dan kemampuan kelompok tersebut untuk menjalin hubungan baik bahkan dalam diskusi non Inggris.

Sementara belum ada nama yang muncul dari serangan ini, namun dari laporan sebelumnya menunjukkan bahwa para peretas mungkin beroperasi di Korea Utara, atau telah memilih target yang memiliki ketertarikan dengan pemerintah Korea Utara.

Peretas Korea Utara secara historis sengaja menargetkan banyak perusahaan untuk spionase dan keuntungan finansial. Berdasarkan penargetan kampanye baru-baru ini, sulit untuk memahami motif sebenarnya kelompok tersebut, namun sepertinya motivasi mereka untuk mata-mata dan uang.

Di masa lalu, kelompok yang sama di balik serangan ini juga menargetkan pembelot Korea Utara yang sedang bersembunyi di Inggris, dan perusahaan Korea Selatan, pada kesempatan yang berbeda. Mereka memiliki cukup banyak pengalaman untuk melakukan serangan serupa dan semakin mahir melakukannya dari waktu ke waktu.

Cara kerja

Untuk kampanye terbaru ini, kelompok tersebut membajak percakapan dengan menyebarkan dokumen Word berbahaya di dalam percakapan yang sedang berlangsung.

Dokumen tersebut memanfaatkan kerentanan CVE-2017-0199 untuk mengunduh dan menjalankan malware tahap pertama yang menjadi alat dasar dengan dua tugas, Terus bertahan dan melakukan boot melalui kunci registri dan mengunduh malware tahap kedua..

Malware tahapp kedua ini juga digunakan oleh pelaku untuk melaksanakan dua tugas, yang pertama adalah operasi pengintaian dasar untuk mengidentifikasi host dengan informasi berharga dan kedua mengunduh muatan tahap ketiga.

Dalam sebuah laporan teknis yang merinci modus operandi dan fitur dari kedua jenis malware ini, mengatakan bahwa hal itu tidak dapat memperoleh muatan tahap ketiga ini, namun mereka melihat adanya tumpang tindih infrastruktur komando dan kontrol malware dengan operasi masa lalu.

Namun, peneliti juga mencatat bahwa infrastruktur C&C di-host di domain yang dikuasai peretas dan ada beberapa bulan di antara insiden tersebut, yang berarti bahwa kelompok yang berbeda mungkin menggunakan server yang sama.

Info dan pembelian www.tokoeset.com email: eset.sales@eset.co.id

Sumber berita:

Bleeping Computer

Tags: BacaPikirshare Email Lampiran Berbahaya Malware Penjahat Online Peretas Spear Phising spionase

Post navigation

Previous Penjahat Siber Gunakan Malware Murahan untuk Operasi Siber
Next .ASASIN Pembunuh yang Tidak Membunuh

Related Stories

AMOS Pencuri Identitas Digital AMOS Pencuri Identitas Digital
4 min read
  • Sektor Personal
  • Teknologi

AMOS Pencuri Identitas Digital

February 16, 2026
Teror Siber di Jalur Produksi Teror Siber di Jalur Produksi
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Teknologi

Teror Siber di Jalur Produksi

February 13, 2026
Mata-Mata Baru di Ponsel Anda Mata-Mata Baru di Ponsel Anda
4 min read
  • Mobile Security
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Mata-Mata Baru di Ponsel Anda

February 12, 2026

Recent Posts

  • DLS Senjata Pemeras Ransomware
  • AMOS Pencuri Identitas Digital
  • Jebakan Gemini & ChatGPT Palsu
  • Penyusup di Balik Centang Resmi
  • Musang Berbulu Ayam Ransomware Crazy
  • Teror Siber di Jalur Produksi
  • Mata-Mata Baru di Ponsel Anda
  • Jebakan Palsu 7-Zip Palsu
  • Ancaman RCE Terbaru dari SolarWinds
  • DKnife Si Pembajak Lalu Lintas Jaringan

Daftar Artikel

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks

You may have missed

DLS Senjata Pemeras Ransomware DLS Senjata Pemeras Ransomware
4 min read
  • Ransomware

DLS Senjata Pemeras Ransomware

February 16, 2026
AMOS Pencuri Identitas Digital AMOS Pencuri Identitas Digital
4 min read
  • Sektor Personal
  • Teknologi

AMOS Pencuri Identitas Digital

February 16, 2026
Jebakan Gemini & ChatGPT Palsu Jebakan Gemini & ChatGPT Palsu
4 min read
  • Sektor Personal

Jebakan Gemini & ChatGPT Palsu

February 16, 2026
Penyusup di Balik Centang Resmi Penyusup di Balik Centang Resmi
4 min read
  • Sektor Bisnis

Penyusup di Balik Centang Resmi

February 13, 2026

Copyright © All rights reserved. | DarkNews by AF themes.