Mengajari Anak Cara Membuat Password Aman dengan Menyenangkan

Meskipun banyak orang tua saat ini tumbuh pada zaman di mana internet dan world wide web baru saja dimulai, bagi anak-anak zaman sekarang, dunia maya tidak dapat dipisahkan dari kehidupannya.

Hal itu, tentu saja, menghadirkan serangkaian tantangannya sendiri yang harus dihadapi orang tua, seperti cara mengajarkan kebiasaan keamanan siber yang tepat kepada keturunan mereka, tanpa terlihat seperti tugas yang membosankan.

Tidak ada yang lebih penting daripada mengajari mereka cara melindungi akun online karena kemungkinan besar mereka akan membuat beberapa akun. Jadi, mengajari mereka praktik kata sandi yang benar sejak dini akan berlanjut hingga kehidupan dewasa mereka.

Tetapi karena Anda akan berurusan dengan anak-anak, penting untuk membuat pelajaran dapat diakses, dimengerti, menyenangkan, dan mudah diingat. Oleh karena itu, kali ini ESET akan menjelaskan beberapa cara untuk membuat kata sandi yang menarik dan menyenangkan untuk anak-anak.

Kata sandi menyenangkan

Kata sandi adalah garis pertahanan pertama yang menjaga siapa pun yang tidak berwenang memiliki akses ke data berharga Anda. Dan sementara banyak orang mungkin setuju bahwa membuat kata sandi yang kuat dan aman adalah hal yang mudah dan semua orang harus melakukannya.

Tak sesuai dengan kenyataan, banyak statistik, survei, dan pelanggaran telah menunjukkan bahwa hampir tidak ada orang yang mengikuti saran ini. Tidak perlu melihat lebih jauh dari daftar tahunan dari kata sandi yang paling umum, yang secara konsisten terus memunculkan pilihan kata sandi yang buruk, seperti “12345” dan “password”.

Sekarang, jika Anda menunjukkan sandi dalam daftar kepada anak-anak, mereka mungkin akan menyebut mereka lucu dan mudah diingat. Lucu? Mungkin. Mudah diingat? Tentu. Berbahaya? Pastinya! Tapi itu bukan kebiasaan yang ingin Anda pelihara.

Sebagai gantinya, Anda dapat menunjukkan kepada mereka cara menghindari kesalahan umum dalam pembuatan kata sandi dan mengajari mereka cara melakukannya dengan benar dengan cara yang menyenangkan. Anda dapat memulai dengan memberi tahu mereka bahwa kata sandi jauh lebih aman dan Anda dapat memanfaatkan cara membuatnya.

Ini bisa melibatkan memasukkan karakter hero yang disukai oleh keluarga ke dalam frasa sandi atau aspek dari buku, lelucon atau film favorit mereka, misalnya “5atriaBajaH!tam5epertiBelalang!”. Seperti yang Anda lihat, ini mencakup semua karakteristik frasa sandi yang baik, panjang, kombinasi huruf besar dan kecil, karakter khusus, dan angka.

Atau, bisa juga dapat menggabungkan sejumlah hal yang mereka sukai bersama, seperti buku dan makanan favorit mereka – “GundalaM4kanNugget!”. Satu hal penting yang perlu diingat untuk memberi tahu anak-anak bahwa mereka tidak boleh membagikan kata sandi mereka dengan siapa pun karena kata sandi harus selalu dirahasiakan.

Mengingat kata sandi

Setelahmengajari anak-anak cara membuat passphrase/frasa sandi yang unik dan kuat, penting untuk diingat bahwa sepanjang hidup mereka, mereka akan membuat akun online yang tak terhitung jumlahnya.

Dan kecuali Anda ingin membebani mereka dengan membuat yang unik setiap kali dan kemudian mengingatnya, yang hampir tidak mungkin terjadi karena kata sandi menumpuk, Anda harus memperkenalkan solusi untuk menyederhanakan proses.

Masukkan password manager atau pengelola kata sandi, sebuah aplikasi yang dirancang khusus untuk menyimpan semua kredensial masuk di brankas terenkripsi dan untuk membuat kata sandi yang rumit untuk Anda.

Artinya, anak-anak tidak perlu terus membuat, menghafal, atau mengisi sandi unik yang rumit, untuk akun online mereka, password manager akan melakukannya untuk mereka. Yang perlu mereka ingat hanyalah satu kata sandi utama yang dibuat bersama.

Autentikasi multifaktor

Sekarang anak-anak sudah bisa memiliki akun yang aman dan tentu saja password manager. Namun, untuk menjaga keamanan akun mereka, perlu untuk menambahkan lapisan keamanan ekstra. Di situlah autentikasi multifaktor (MFA) atau otentikasi dua faktor (seperti yang lebih dikenal 2FA), masuk.

Secara umum, salah satu faktor 2FA yang paling umum digunakan adalah pesan teks otomatis yang diterima setiap kali mencoba masuk ke akun. Sayangnya, ini bukan yang paling aman karena nomor ponsel dapat dipalsukan dan pesan teks dapat disadap.

Oleh karena itu, lebih baik memilih salah satu metode yang lebih aman, seperti aplikasi pengautentikasi atau solusi perangkat keras seperti token otentikasi.

Dalam hal token fisik atau aplikasi pengautentikasi, mudah untuk mendandani penggunaannya dengan cara yang menyenangkan agar dapat dipahami oleh anak-anak. Seperti mengajak anak menjadi agen rahasia seperti di film kartun atau animasi.

Jadi, Anda dapat menjelaskan bahwa aplikasi pengautentikasi adalah alat khusus yang mengirimkan kode unik yang hanya mereka miliki untuk sang agen rahasia, dengan memiliki kode rahasia ini, agen rahasia dapat mengakses informasi sensitif atau informasi rahasia yang hanya boleh diketahui oleh mereka saja.

Meskipun mengajarkan kebiasaan keamanan siber yang tepat kepada anak-anak mungkin tampak seperti tugas yang menakutkan, namun penting untuk memulainya sejak dini, terutama di zaman dan zaman digital ini.

Namun, dengan memasukkan elemen yang dapat dimengerti dan elemen menyenangkan, ini bisa menjadi latihan yang berguna dan mengasyikkan, yang akan mengajari anak-anak Anda untuk tetap aman saat online.