Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Informasi seputar IT Security

  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Edukasi
  • Mobile Security
  • Teknologi
  • Ransomware
  • Tips & Tricks
  • Home
  • Teknologi
  • Kekacauan Global Situs Populer Error Massal
  • Sektor Bisnis
  • Teknologi

Kekacauan Global Situs Populer Error Massal

3 min read
Kekacauan Global Situs Populer Error Massal

Credit image: Freepix

Kekacauan Global Situs Populer Error Massal – Layanan komputasi awan terbesar di dunia, Amazon Web Services (AWS), mengalami gangguan besar yang melumpuhkan jutaan situs web dan layanan populer di seluruh dunia.

Insiden ini berpusat pada Region AWS US-EAST-1 (Virginia Utara, AS), yang merupakan pusat data AWS tertua dan tersibuk, yang berujung pada efek domino yang terasa hingga ke Eropa dan kawasan lain.

Gangguan ini dimulai pada Senin, 20 Oktober 2025 (waktu setempat), dan memengaruhi segala hal mulai dari e-commerce, streaming, gaming, hingga layanan pendidikan.

Kronologi Gangguan dan Penyebab Awal

Menurut pembaruan status dari AWS, masalah ini awalnya teridentifikasi sebagai peningkatan signifikan dalam tingkat kesalahan (error rates) dan latensi untuk berbagai layanan di Region US-EAST-1.

Baca juga: Ancaman Baru Berbahaya Sextortion Berbasis AI

DNS dan DynamoDB

Setelah penyelidikan awal, AWS mengonfirmasi bahwa akar masalah yang potensial terkait dengan isu resolusi DNS (Domain Name System) untuk endpoint API layanan DynamoDB.

DynamoDB adalah layanan database kunci AWS yang digunakan oleh banyak aplikasi untuk menyimpan data penting dan sering disebut sebagai “pencatat rekor di internet modern.

Ketika terjadi masalah resolusi DNS seperti “buku telepon internet” yang gagal menerjemahkan nama situs menjadi alamat IP yang dapat dibaca komputer.

Aplikasi yang bergantung pada DynamoDB tidak dapat menemukan database mereka, menyebabkan kegagalan berantai.

Kekacauan Global Situs Populer Error Massal
Credit image: Freepix

Pemulihan yang Bertahap

Gangguan awal yang parah berlangsung sekitar 45 menit hingga satu jam, namun dampak lanjutan berlangsung lebih lama.

  • Pembaruan Awal (Dini Hari EDT): AWS menyatakan telah menerapkan mitigasi awal dan melihat tanda-tanda pemulihan, namun pelanggan disarankan untuk terus mencoba kembali (retry) permintaan yang gagal.
  • Komplikasi Lanjutan: Setelah mitigasi isu DNS DynamoDB, masalah baru muncul. AWS melaporkan adanya masalah dengan Network Load Balancers internal, yang bertanggung jawab memantau kesehatan server mereka. Ini memperpanjang gangguan dan terus menyebabkan masalah konektivitas bagi banyak perusahaan.

Dari Game Hingga Keuangan

Karena US-EAST-1 adalah pusat yang sangat penting, gangguan ini dengan cepat meluas secara global, memengaruhi layanan yang secara teknis berada di seluruh dunia.

Namun memiliki dependensi autentikasi atau kontrol pusat di region tersebut (misalnya, pembaruan IAM/manajemen identitas).

Berikut adalah daftar layanan utama yang mengalami pemadaman atau gangguan:

  • Amazon.com (situs utama), Prime Video, Hulu
  • Fortnite (masalah login), Roblox, Clash of Clans, Clash of Royals, Palworld
  • Snapchat, Perplexity AI
  • Canva (masalah edit gambar), Canvas (platform sekolah AS), Grammarly
  • Robinhood (aplikasi trading), Coinbase (pertukaran kripto), bank-bank besar di Inggris (seperti Lloyds)

Epic Games (Fortnite), Perplexity AI, dan Canva semuanya mengonfirmasi gangguan layanan mereka melalui media sosial dan halaman status.

Dengan terganggunya semua lini dan sektor, ini menunjukkan betapa sentralnya peran AWS dalam infrastruktur digital mereka.

Baca juga: Pentingnya Tim dan Respons yang Tepat dalam Keamanan Siber

Biaya dan Risiko Ketergantungan Tunggal

Insiden ini kembali menyoroti risiko besar dari konsentrasi layanan komputasi awan pada segelintir penyedia dominan (AWS, Azure, Google Cloud).

Kerugian Finansial

Meskipun pemadaman hanya berlangsung beberapa jam, estimasi kerugian finansial per jam untuk perusahaan besar sangat mengejutkan.

Beberapa perkiraan menunjukkan bahwa layanan besar dapat menelan kerugian jutaan dolar per jam, dengan Amazon sendiri diperkirakan mengalami kerugian hingga lebih dari $70 juta per jam di puncaknya.

Pelajaran untuk Semua Perusahaan

Para ahli teknologi menekankan bahwa masalah ini bukan hanya kegagalan teknis AWS, tetapi juga pengingat bagi perusahaan yang menggunakan cloud.

  1. Perusahaan harus merancang aplikasi dengan redundansi di lebih dari satu region AWS atau bahkan penyedia cloud yang berbeda (multi-cloud) untuk mencegah kegagalan tunggal melumpuhkan seluruh operasi mereka.
  2. Layanan global yang penting (seperti otentikasi/IAM) yang beroperasi hanya dari US-EAST-1 terbukti menjadi titik kegagalan tunggal (single point of failure), yang harus dihindari.

Meskipun layanan dinyatakan pulih sepenuhnya (sekitar pukul 12:06 PM EDT), dampak “pemulihan tunda” (backlog) membuat banyak layanan membutuhkan waktu lebih lama untuk benar-benar normal, khususnya bagi pengguna yang berada di zona waktu berbeda.

Insiden ini menjadi bukti nyata kerapuhan internet modern yang sangat bergantung pada satu simpul infrastruktur raksasa.

 

 

 

 

Baca artikel lainnya: 

  • Phising Gaya Baru Memanfaatkan AI dan Kolaborasi Internal
  • Evolusi Phising dan Arah Masa Depan
  • MadeYouReset Teknik Serangan DoS Baru pada HTTP/2
  • PS1Bot Menyerang Melalui Malvertising
  • Industri Gim Menjadi Target Utama Penjahat Siber
  • Munculnya Ancaman Baru dan Strategi Pertahanan yang Harus Diadopsi
  • Mengapa Kaum Muda Lebih Rentan terhadap Ancaman Siber
  • Ancaman Ransomware Baru dengan Taktik Mirip Kelompok APT
  • Fitur Direct Sand Microsoft 365 Dieksploitasi
  • Adware Semakin Merajalela Begini Cara Melindungi Ponsel Anda

 

 

 

Sumber berita:

 

WeLiveSecurity

Post navigation

Previous Malware GlassWorm Curi Data Developer
Next Kunci Rahasia IIS Bocor Ratusan Server Diretas

Related Stories

Keylogger dan Panduan Aman Keylogger dan Panduan Aman
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Keylogger dan Panduan Aman

February 4, 2026
Internal Spearphising Serangan Siber Paling Mengancam Internal Spearphising Serangan Siber Paling Mengancam
5 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Internal Spearphising Serangan Siber Paling Mengancam

February 2, 2026
Manipulasi Psikologis Siber Manipulasi Psikologis Siber
4 min read
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Manipulasi Psikologis Siber

January 30, 2026

Recent Posts

  • Keylogger dan Panduan Aman
  • Ciri-Ciri Email PayPal Palsu
  • Tanda-Tanda Perangkat Anak Dimata-matai
  • Internal Spearphising Serangan Siber Paling Mengancam
  • Manipulasi Psikologis Siber
  • Melawan Ancaman AI di Dunia Digital
  • Spyware Berkedok Aplikasi Kencan
  • Credential Stuffing Kunci Duplikat Digital Anda
  • Waspada!! LinkedIn Jadi Incaran Spionase Digital
  • 6 Modus Penipuan Apple Pay

Daftar Artikel

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks

You may have missed

Keylogger dan Panduan Aman Keylogger dan Panduan Aman
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Keylogger dan Panduan Aman

February 4, 2026
Ciri-Ciri Email PayPal Palsu Ciri-Ciri Email PayPal Palsu
3 min read
  • Sektor Personal
  • Tips & Tricks

Ciri-Ciri Email PayPal Palsu

February 4, 2026
Tanda-Tanda Perangkat Anak Dimata-matai Tanda-Tanda Perangkat Anak Dimata-matai
3 min read
  • Edukasi
  • Sektor Personal
  • Tips & Tricks

Tanda-Tanda Perangkat Anak Dimata-matai

February 2, 2026
Internal Spearphising Serangan Siber Paling Mengancam Internal Spearphising Serangan Siber Paling Mengancam
5 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Internal Spearphising Serangan Siber Paling Mengancam

February 2, 2026

Copyright © All rights reserved. | DarkNews by AF themes.