Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Edukasi
  • Bahaya Perundungan Dunia Nyata dan Maya
  • Edukasi
  • Tips & Tricks

Bahaya Perundungan Dunia Nyata dan Maya

3 min read

Credit image: Pixabay

Bullying atau perundungan adalah masalah global yang selalu ada. Masalah ini terjadi di berbagai tempat seperti sekolah, kantor bahkan di rumah.

Menjadi topik yang sering diperbincangkan dan menjadi perhatian secara umum, penegak hukum, pejabat institusi pendidikan, pemerintah dan organisasi nirlaba terus berupaya agar kasus-kasus perundungan dapat diminimalisir.

Dengan mengglobalnya teknologi digital, masalah meluas ke ranah online, dan penyebarannya semakin menjadi-jadi, bahkan terus membesar.

Tiada hari terlewati tanpa bullying di media sosial, siapa saja, tidak pandang bulu, jabatan ataupun kekuasaan dapat menjadi korban perundungan.

Setiap stakeholder sudah melakukan inovasi dengan melengkapi platformnya dengan berbagai fitur untuk dapat menekan perundungan. Dan upaya-upaya semacam ini harus terus dilakukan untuk dunia yang lebih damai di masa depan.

Berikut ESET akan memaparkan lebih rinci mengenai perbedaan antara perundungan yang dilakukan secara langsung di dunia dan bullying yang dilakukan secara daring.

Anonim

Dalam intimidasi langsung, korban sangat menyadari siapa pelaku perundungan atau pengganggu. Bahkan mereka berani terang-terangan mencaci maki, memfitnah atau mempergunjingkan target sasarannya.

Di sisi lain, cyberbullies memiliki keuntungan ekstra: internet dapat memberi mereka perlindungan dengan anonimitas. Para pelaku bersembunyi di balik nama samaran dan gambar profil palsu di akun media sosialnya, cara agar identitas mereka tetap tersembunyi tanpa diketahui.

Karena para korban tidak tahu siapa penindas mereka, hal itu bertujuan agar meminimalisir kemungkinan untuk ditangkap.

Kemudahan Akses

Menurut penelitian Pew Research baru-baru ini, 59% dari remaja telah mengalami beberapa bentuk cyberbullying. Semua tersebut terjadi bukan hanya karena daya tarik dari anonimitasnya, tapi juga kemudahan akses.

Menggertak seseorang secara tatap muka melibatkan penyerang, korban, dan mungkin beberapa orang yang bisa menjadi saksi.

Tetapi, di internet, intimidasi dapat menyebar dan membakar layaknya api yang diguyur bensin dan memiliki banyak rupa, mulai dari mengancam melalui pesan langsung hingga rumor publik, dan gambar-gambar photoshop dari korban.

Lebih buruk lagi, pelaku intimidasi bisa lebih dari satu orang, bahkan dapat menjadi efek bola salju pada korban sehingga menjadi korban perundungan secara terus menerus.

Konektivitas

Bicara perundungan tradisional, lebih mudah mencari perlindungan di tempat lain, karena tindakan itu sendiri tergantung pada kedekatan fisik dengan pelaku.

Hal yang sama tidak dapat dilakukan dalam cyberbullying, karena korban adalah target di mana pun mereka berada, selama terhubung, sesuatu yang jarang dapat dihindari di era digital ini.

Intimidasi yang tak henti-hentinya seperti itu bahkan dapat menyebabkan korban merasa tidak aman di tempat yang seharusnya mereka rasa paling aman: rumah mereka.

Tanpa Beban

Pelaku perundungan daring cenderung lebih terlepas dari tindakan mereka, dan yang lebih penting dari konsekuensi tindakan mereka, karena mereka tidak memiliki interaksi tatap muka dengan korban mereka.

Sederhananya: karena mereka tidak bisa melihat apa tindakan mereka terhadap para korban, mereka cenderung merasa sedikit atau tidak ada penyesalan.

Dalam kasus cyberbullying, ini seperti melepaskan racun, termasuk di antaranya perilaku yang tidak pantas atau bahkan antisosial seperti bahasa kasar atau ancaman.

Orang-orang yang online dapat berperilaku berbeda dengan bagaimana mereka berperilaku dalam kehidupan nyata, karena mereka merasa memiliki penghalang dan percaya bahwa tidak akan ada konsekuensi atas tindakannya.

Jejak Digital

Dalam web, apa yang terjadi di sana akan tetap ada, jejak digital yang sulit untuk dihilangkan, dimana sesuatu yang privasi bisa menjadi rahasia publik atau umum yang mudah diumbar setiap waktu .

Ini juga berlaku untuk segala hal desas-desus atau gambar bully yang dapat diposting secara online untuk dilihat orang lain. Dalam kasus seperti ini, korban dapat meminta penyedia layanan untuk menurunkan posting.

Facebook, Instagram, Twitter, YouTube, dan layanan utama lainnya semuanya memiliki bagian situs khusus yang akan membantu mengatasi masalah semacam ini. Bahkan ada perusahaan yang berspesialisasi dalam memburu data dan kemudian meminta situs web untuk menghapus informasi atau setidaknya membuatnya sulit ditemukan.

Apa yang Harus Dilakukan

Perundungan daring dalam bentuk apa pun adalah topik yang sangat sensitif, yang bisa sangat sulit untuk dibicarakan. Ini mempengaruhi semua orang tanpa memandang usia, ras, jenis kelamin atau agama.

Membuat korbannya merasa terisolasi, selalu ingat bahwa selalu ada orang yang peduli dan menyayangi, menunjukkan bahwa Anda tidak sendirian, jadi jangan takut untuk berbicara tentang masalah ini dan mencari bantuan.

Ingatlah bahwa itu bukan sebuah kesalahan dan tidak selayaknya diperlakukan semacam itu. Tidak ada yang pantas diintimidasi dalam keadaan apa pun, tidak peduli siapa mereka, bagaimana penampilan mereka atau apa yang mereka yakini.

Jangan menyimpannya sendiri, bicaralah dengan seseorang yang Anda percayai. Bisa itu orang tua, guru, bos atau mereka yang profesional dalam permasalahan perundungan. Mereka semua ada di sini untuk membantu dan mendukung Anda.

Simpan bukti cyberbullying, cetak, screenshot, simpan bukti tersebut. Apakah itu berupa email, posting blog, posting media sosial atau pesan langsung, simpan semua catatan tersebut, sebagai alat bukti bukti saat melaporkan perilaku tersebut.

Tags: Antivirus ESET Antivirus Super Ringan Antivirus Terbaik BacaPikirshare CYBERBULLYING ESET News prosperita Perundungan online Prosperita tips menghindari bullying

Post navigation

Previous Manajemen Keamanan Data via Cloud menunjang Efektifitas dan Efisiensi Perusahaan
Next 1 Miliar WiFi Terancam, ESET Turun Tangan Atasi Masalah

artikel terkini

Caller as a Service Industrialisasi Penipuan Telepon Caller-as-a-Service Industrialisasi Penipuan Telepon

Caller as a Service Industrialisasi Penipuan Telepon

April 24, 2026
109 Repositori GitHub Palsu Penyebar Malware 109 Repositori GitHub Palsu Penyebar Malware

109 Repositori GitHub Palsu Penyebar Malware

April 24, 2026
Taktik Enkripsi Lintas Platform Ransomware Kyber Taktik Enkripsi Lintas Platform Ransomware Kyber

Taktik Enkripsi Lintas Platform Ransomware Kyber

April 24, 2026
Melawan Serangan Deepfake dan Penipuan GenAI Melawan Serangan Deepfake dan Penipuan GenAI

Melawan Serangan Deepfake dan Penipuan GenAI

April 24, 2026
Saat Foto Menjadi Senjata Siber Saat Foto Menjadi Senjata Siber

Saat Foto Menjadi Senjata Siber

April 23, 2026
Geng The Gentlemen dan Botnet 1.500 Korban Geng The Gentlemen dan Botnet 1.500 Korban

Geng The Gentlemen dan Botnet 1.500 Korban

April 23, 2026
Respons Insiden Dinamis di Era Kecepatan AI Respons Insiden Dinamis di Era Kecepatan AI

Respons Insiden Dinamis di Era Kecepatan AI

April 23, 2026
Cara Peretas Menguras ATM Menggunakan Ponsel Anda Cara Peretas Menguras ATM Menggunakan Ponsel Anda

Cara Peretas Menguras ATM Menggunakan Ponsel Anda

April 23, 2026

Lainnya

Caller as a Service Industrialisasi Penipuan Telepon Caller-as-a-Service Industrialisasi Penipuan Telepon
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Caller as a Service Industrialisasi Penipuan Telepon

April 24, 2026
109 Repositori GitHub Palsu Penyebar Malware 109 Repositori GitHub Palsu Penyebar Malware
3 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi

109 Repositori GitHub Palsu Penyebar Malware

April 24, 2026
Taktik Enkripsi Lintas Platform Ransomware Kyber Taktik Enkripsi Lintas Platform Ransomware Kyber
3 min read
  • Ransomware
  • Teknologi

Taktik Enkripsi Lintas Platform Ransomware Kyber

April 24, 2026
Melawan Serangan Deepfake dan Penipuan GenAI Melawan Serangan Deepfake dan Penipuan GenAI
4 min read
  • Teknologi

Melawan Serangan Deepfake dan Penipuan GenAI

April 24, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.