Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Informasi seputar IT Security

  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Edukasi
  • Mobile Security
  • Teknologi
  • Ransomware
  • Tips & Tricks
  • Home
  • Edukasi
  • Tanda-Tanda Perangkat Anak Dimata-matai
  • Edukasi
  • Sektor Personal
  • Tips & Tricks

Tanda-Tanda Perangkat Anak Dimata-matai

3 min read
Tanda-Tanda Perangkat Anak Dimata-matai

Image credit: Freepix

Tanda-Tanda Perangkat Anak Dimata-matai – Bahkan tokoh teknologi dunia seperti Elon Musk dan Mark Zuckerberg menutup kamera laptop mereka dengan stiker.

Apakah itu tindakan paranoia atau langkah keamanan cerdas yang harus dipertimbangkan oleh setiap orang tua?

Di era sekarang, anak-anak menggunakan kamera web untuk segala hal, mulai dari mengobrol dengan teman, bermain game, hingga sekolah daring. Kita sering merasa privasi sudah aman begitu kamera dimatikan.

Sayangnya, perangkat lunak berbahaya seperti spyware dan stalkerware dapat membajak mikrofon serta kamera untuk mengintip kehidupan pribadi kita.

Seiring dengan serangan siber yang semakin canggih, memahami cara melindungi anak dari mata-mata digital menjadi hal yang sangat krusial.

Baca juga: Dari Makelar Data Menjadi Predator Siber

Memahami Perbedaan Spyware dan Stalkerware

Ada dua kategori perangkat lunak yang sering disalahgunakan untuk mengawasi aktivitas anak, yaitu spyware dan stalkerware.

Keduanya memiliki kemampuan serupa, seperti mencuri data dan mengaktifkan kamera secara diam-diam, namun tujuannya sangat berbeda.

Spyware bekerja seperti pencuri data yang sunyi. Fokus utamanya adalah menyusup ke perangkat untuk mencuri informasi sensitif seperti:

  • Kredensial login.
  • Data perbankan.
  • Riwayat penjelajahan untuk dijual di forum kriminal siber.

Infeksi ini sering terjadi melalui klik pada tautan berbahaya atau mengunduh aplikasi yang tampak tidak berbahaya.

Sebagai contoh, pada tahun 2024 ditemukan spyware yang menyamar sebagai game populer Hamster Kombat di Telegram.

Aplikasi palsu ini tidak memiliki antarmuka permainan, melainkan bekerja di latar belakang untuk membajak SMS dan menguras dana korban untuk langganan ilegal.

Sementara itu, stalkerware adalah alat pemantauan yang lebih invasif dan biasanya ditujukan pada target yang sangat spesifik.

Berbeda dengan spyware yang menyebar secara acak, stalkerware sering kali dipasang oleh orang yang dikenal korban, seperti teman atau rekan sebaya, untuk mengintip data pribadi.

Skala ancaman ini sangat nyata; sebuah kebocoran data pada aplikasi stalkerware di tahun 2025 mengungkap adanya jutaan alamat email pengguna, yang menunjukkan betapa besarnya industri pengintaian tersembunyi ini.

Tanda-Tanda Perangkat Anak Dimata-matai
Image credit: Freepix

Batas Antara Kontrol Orang Tua dan Stalkerware

Ada area abu-abu terkait aplikasi kontrol orang tua (parental control). Secara fungsional, aplikasi ini mirip dengan stalkerware karena memantau aktivitas dan lokasi.

Namun, perbedaannya terletak pada tujuan, transparansi, dan persetujuan. Aplikasi orang tua dimaksudkan untuk melindungi, bukan memata-matai secara rahasia.

Para ahli menyarankan agar penggunaan alat ini dilakukan secara terbuka dan kolaboratif. Anak-anak harus mengetahui keberadaan aplikasi tersebut dan memahami alasannya.

Transparansi akan membangun kepercayaan dan memperjelas bahwa tujuannya adalah perlindungan, bukan sekadar kontrol sepihak.

Baca juga: Bahaya Sleeping Bouncer Celah Rahasia di Motherboard

Mengenali Tanda-Tanda Perangkat Dimata-matai

Jika Anda mencurigai perangkat anak telah disusupi, perhatikan perubahan perilaku pada perangkat tersebut, perhatikan gejala-gejala berikut ini:

  1. Anomali Performa dan Sistem: Baterai sangat cepat habis, ponsel terasa panas meski diam, atau penggunaan data melonjak tiba-tiba. Selain itu, perhatikan jika pengaturan GPS aktif sendiri atau lampu indikator kamera menyala di waktu yang aneh.
  2. Keberadaan Aplikasi Asing: Munculnya aplikasi dengan nama generik seperti “System Service” atau “Device Manager” yang meminta izin akses luas ke kamera dan mikrofon yang tidak relevan dengan fungsinya.

Gejala lainnya, seperti lokasi GPS yang tiba-tiba aktif kembali atau lampu indikator kamera yang menyala di waktu yang aneh.

Terkadang, munculnya tangkapan layar atau foto misterius di galeri juga bisa menjadi bukti adanya aktivitas pengintaian.

Langkah Penanganan dan Pertahanan Cerdas

Jika Anda menemukan gejala-gejala tersebut, langkah pertama yang paling aman adalah meminta bantuan ahli TI. Namun, Anda juga bisa mencoba mengatasinya secara mandiri dengan:

  1. Instal program antivirus yang andal dan lakukan pembaruan database.
  2. Putus koneksi internet perangkat untuk menghentikan pengiriman data ke peretas.
  3. Jalankan pemindaian menyeluruh untuk menghapus program tersebut.
  4. Ubah semua kata sandi akun untuk mencabut akses yang mungkin masih tersimpan oleh pelaku.

Sebagai pertahanan jangka panjang, mulailah dengan langkah sederhana namun efektif seperti menggunakan penutup kamera fisik (shutter) atau cukup dengan selotip.

Ajarkan juga kebiasaan digital yang baik kepada anak, seperti:

  • Mengunci perangkat saat ditinggalkan.
  • Menggunakan kata sandi yang kuat.
  • Serta mengaktifkan autentikasi dua faktor (2FA).

Secara rutin, tinjau kembali izin aplikasi dan matikan akses kamera atau mikrofon yang tidak benar-benar diperlukan.

Dengan kombinasi kebiasaan baik dan perangkat lunak keamanan yang andal, Anda dapat memberikan rasa aman bagi anak untuk menjelajahi dunia digital tanpa rasa takut diawasi oleh mata dan telinga yang tidak diinginkan.

 

 

 

 

Baca artikel lainnya: 

  • Jebakan Software Gratis & Video YouTube
  • Rahasia Aman Pakai ChatGPT
  • GhostPairing Modus Licik Intip WhatsApp
  • Ancaman Malware AI 2025
  • Panduan Cek Aplikasi Palsu & Mencurigakan Di Android
  • Memahami Serangan Distributed Denial of Service (DDoS)
  • Pengguna Android Waspadalah terhadap Si Cellik
  • Evolusi Phising Dulu vs Sekarang
  • Hati-hati “Hadiah” Santa di Akhir Tahun
  • Spiderman Serang Eropa Siap Ancam RI

 

 

 

Sumber berita:

 

WeLiveSecurity

Post navigation

Previous Internal Spearphising Serangan Siber Paling Mengancam

Related Stories

Internal Spearphising Serangan Siber Paling Mengancam Internal Spearphising Serangan Siber Paling Mengancam
5 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Internal Spearphising Serangan Siber Paling Mengancam

February 2, 2026
Manipulasi Psikologis Siber Manipulasi Psikologis Siber
4 min read
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Manipulasi Psikologis Siber

January 30, 2026
Melawan Ancaman AI di Dunia Digital Melawan Ancaman AI di Dunia Digital
4 min read
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks

Melawan Ancaman AI di Dunia Digital

January 30, 2026

Recent Posts

  • Tanda-Tanda Perangkat Anak Dimata-matai
  • Internal Spearphising Serangan Siber Paling Mengancam
  • Manipulasi Psikologis Siber
  • Melawan Ancaman AI di Dunia Digital
  • Spyware Berkedok Aplikasi Kencan
  • Credential Stuffing Kunci Duplikat Digital Anda
  • Waspada!! LinkedIn Jadi Incaran Spionase Digital
  • 6 Modus Penipuan Apple Pay
  • Brushing Scam Bukan Rezeki Nomplok
  • Keamanan Siber untuk Influencer

Daftar Artikel

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks

You may have missed

Tanda-Tanda Perangkat Anak Dimata-matai Tanda-Tanda Perangkat Anak Dimata-matai
3 min read
  • Edukasi
  • Sektor Personal
  • Tips & Tricks

Tanda-Tanda Perangkat Anak Dimata-matai

February 2, 2026
Internal Spearphising Serangan Siber Paling Mengancam Internal Spearphising Serangan Siber Paling Mengancam
5 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Internal Spearphising Serangan Siber Paling Mengancam

February 2, 2026
Manipulasi Psikologis Siber Manipulasi Psikologis Siber
4 min read
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Manipulasi Psikologis Siber

January 30, 2026
Melawan Ancaman AI di Dunia Digital Melawan Ancaman AI di Dunia Digital
4 min read
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks

Melawan Ancaman AI di Dunia Digital

January 30, 2026

Copyright © All rights reserved. | DarkNews by AF themes.