Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Informasi seputar IT Security

  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Edukasi
  • Mobile Security
  • Teknologi
  • Ransomware
  • Tips & Tricks
  • Home
  • Ransomware
  • Tiga Raksasa Ransomware Bersatu Bentuk Kartel Baru
  • Ransomware

Tiga Raksasa Ransomware Bersatu Bentuk Kartel Baru

3 min read
Tiga Raksasa Ransomware Bersatu Bentuk Kartel Baru

Credit image: Freepix

Tiga Raksasa Ransomware Bersatu Bentuk Kartel Baru – Tiga nama besar dalam dunia ransomware dan pemerasan data baru-baru ini mengumumkan kerja sama yang menyerupai model kartel.

Kolaborasi ini melibatkan LockBit, Qilin, dan DragonForce, menimbulkan pertanyaan besar mengenai dampak dan evolusi ancaman siber di masa depan.

Kerja sama ini diumumkan tak lama setelah LockBit, salah satu operasi Ransomware-as-a-Service (RaaS) paling menonjol, sempat lumpuh tahun lalu.

Pada tahun 2024, polisi Inggris memimpin operasi internasional yang berhasil menyita infrastruktur LockBit, menjatuhkan sanksi, mengungkap identitas pemimpinnya, dan melakukan beberapa penangkapan.

Sementara itu, Qilin adalah pemain besar yang baru-baru ini menyerang raksasa pembuat bir Jepang, Asahi, dan DragonForce adalah pendatang baru.

DragonForce terkenal dengan produk RaaS white-label memungkinkan afiliasi menggunakan infrastruktur kelompok tersebut di bawah branding afiliasi mereka sendiri.

Baca juga: SIM Card Dari Fisik ke Digital dan Risiko di Baliknya

Berbagi Sumber Daya untuk Serangan yang Lebih Kuat

DragonForce mengumumkan di situs kebocoran datanya bahwa mereka bergabung dalam koalisi bersama Qilin dan LockBit untuk menyatukan upaya dan mengembangkan arah mereka secara kolaboratif. Mereka juga mengundang mitra lain untuk bergabung.

Menurut laporan intelijen, kolaborasi ini berpotensi memfasilitasi berbagi teknik, sumber daya, dan infrastruktur untuk memperkuat kemampuan operasional individu setiap kelompok.

Kemitraan serupa di masa lalu telah terbukti transformatif. Misalnya, pada tahun 2020, kolaborasi antara LockBit dan kelompok Maze.

Mereka memperkenalkan taktik pemerasan ganda (double extortion), yang menggabungkan enkripsi sistem dengan pencurian data untuk meningkatkan tekanan pada korban.

Tiga Raksasa Ransomware Bersatu Bentuk Kartel Baru
Credit image: Freepix

Target LockBit dan Risiko Hukum

Bagi LockBit, aliansi ini dapat membantu memulihkan reputasi mereka di dunia cyber underground pasca-penangkapan tahun 2024.

Kolaborasi ini menyusul peluncuran layanan afiliasi LockBit 5.0 dan pengumuman niat LockBit untuk mulai menargetkan entitas infrastruktur kritis.

Niat menargetkan infrastruktur kritis ini cukup mengejutkan, karena banyak pelaku ancaman biasanya menghindari sektor ini karena risiko memicu respons yang lebih keras dari penegak hukum.

Dilema Hukum Bagi Korban

Meskipun potensi inovasi serangan menjadi perhatian utama bagi para pembela siber, pembentukan kartel ini juga dapat menjadi bumerang bagi Qilin dan DragonForce, terutama karena status LockBit.

Setelah penegak hukum membongkar LockBit dan menjatuhkan sanksi pada operatornya, Dmitry Yuryevich Khoroshev, menjadi ilegal bagi entitas di AS untuk melakukan pembayaran tebusan kepada kelompok LockBit.

Jika DragonForce mengklaim telah menyerap LockBit, pembayaran tebusan kepada DragonForce dapat diinterpretasikan sebagai pembayaran yang sebagian akan diteruskan kepada entitas yang terkena sanksi (LockBit), sehingga menjadi ilegal.

Hal ini tentu akan merugikan pendapatan mereka, karena korban dari AS tidak dapat lagi memenuhi tuntutan tebusan.

Baca juga: Penipuan DocuSign Jangan Sampai Data Anda Dicuri

Langkah Pertahanan yang Wajib Diterapkan

Mengingat kerja sama antara LockBit, Qilin, dan DragonForce masih baru, praktik terbaik untuk menghadapi ransomware tetap menjadi pertahanan utama bagi setiap organisasi.

1. Perkuat Akses Penting

  • Batasi akses RDP hanya untuk akun dan host yang benar-benar esensial.
  • Gunakan sertifikat berbasis perangkat untuk memblokir penyerang yang menggunakan kredensial VPN yang dicuri.

2. Prioritaskan Patching Kerentanan

Waspada VPN: Prioritaskan menambal (patching) kerentanan yang terbuka untuk umum, terutama pada vektor serangan populer seperti VPN. Pembaruan yang rutin dan tepat waktu adalah kunci untuk menghilangkan celah masuk awal.

3. Keamanan Endpoint dan Jaringan

  •  Gunakan produk keamanan endpoint yang tepercaya dan selalu diperbarui.
  • Terapkan prinsip Zero Trust dengan membatasi pergerakan lateral penyerang di dalam jaringan (network segmentation).

Pada akhirnya, jauh lebih murah untuk membangun keamanan yang tangguh (security by design) daripada harus menghadapi serangan terkoordinasi dari kartel ransomware yang terus berevolusi.

 

 

 

Baca artikel lainnya: 

  • Membongkar Rahasia Cara Kerja VPN
  • Mengelola dan Melindungi Jejak Digital
  • Lindungi Data dengan Enkripsi Seperti Perusahaan Besar
  • Mencegah Bisnis menjadi Korban Serangan Phising
  • Dari ClickFix ke Video TikTok Palsu
  • Riset ESET: Asia Dominasi Serangan Siber
  • Waspada Aplikasi Ledger Palsu Mengincar Pengguna macOS
  • ESET Gabung Operasi Endgame Lumpuhkan Danabot
  • Panggilan Palsu Senjata Baru Pencurian Data

 

 

 

Sumber berita:

 

WeLiveSecurity

Post navigation

Previous Penipuan Pajak via iMessage Kini Tak Terblokir dan Sulit Dilaporkan
Next Varian Baru Chaos Enkripsi Selektif & Penghancuran Data

Related Stories

Ransomware Sembunyi di Balik Mesin Virtual Ransomware Sembunyi di Balik Mesin Virtual
3 min read
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis

Ransomware Sembunyi di Balik Mesin Virtual

February 10, 2026
Transformasi Ransomware Menjadi Struktur Mafia Transformasi Ransomware Menjadi Struktur Mafia
4 min read
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis

Transformasi Ransomware Menjadi Struktur Mafia

February 9, 2026
Dari Makelar Data Menjadi Predator Siber Dari Makelar Data Menjadi Predator Siber
3 min read
  • Ransomware

Dari Makelar Data Menjadi Predator Siber

December 24, 2025

Recent Posts

  • Mata-Mata Baru di Ponsel Anda
  • Jebakan Palsu 7-Zip Palsu
  • Ancaman RCE Terbaru dari SolarWinds
  • DKnife Si Pembajak Lalu Lintas Jaringan
  • Ransomware Sembunyi di Balik Mesin Virtual
  • Indonesia dalam Ancaman Serangan ShadowGuard
  • Identitas Non-Manusia Bom Waktu Keamanan Siber
  • Keamanan Siber dalam Dunia Fortnite
  • Transformasi Ransomware Menjadi Struktur Mafia
  • Perbedaan Penggunaan VPN vs Proxy

Daftar Artikel

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks

You may have missed

Mata-Mata Baru di Ponsel Anda Mata-Mata Baru di Ponsel Anda
4 min read
  • Mobile Security
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Mata-Mata Baru di Ponsel Anda

February 12, 2026
Jebakan Palsu 7-Zip Palsu Jebakan Palsu 7-Zip Palsu - Dunia keamanan siber kembali dikejutkan oleh taktik penipuan yang sangat rapi dan menargetkan pengguna komputer umum.
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Jebakan Palsu 7-Zip Palsu

February 11, 2026
Ancaman RCE Terbaru dari SolarWinds Ancaman RCE Terbaru dari SolarWinds
4 min read
  • Sektor Bisnis

Ancaman RCE Terbaru dari SolarWinds

February 11, 2026
DKnife Si Pembajak Lalu Lintas Jaringan DKnife Si Pembajak Lalu Lintas Jaringan - Dunia keamanan siber internasional kembali dihebohkan dengan penemuan sebuah toolkit berbahaya bernama DKnife.
4 min read
  • Sektor Bisnis

DKnife Si Pembajak Lalu Lintas Jaringan

February 10, 2026

Copyright © All rights reserved. | DarkNews by AF themes.