Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Edukasi
  • Ratusan Ribu Akun Spotify Bocor Apakah Milik Anda Salah Satunya
  • Edukasi
  • Sektor Personal
  • Tips & Tricks

Ratusan Ribu Akun Spotify Bocor Apakah Milik Anda Salah Satunya

3 min read

Credit image: Pixabay

Pengguna Spotify aktif saat ini diketahui mencapai 286 juta dengan 130 juta diantaranya merupakan pengguna Spotify Premium. Dengan angka pengguna aktifnya yang besar tidak mengherankan jika kemudian spotify seperti gula manis yang mengundang banyak semut-semut nakal dunia digital.

Berdasar statistik dari statista di Indonesia dari hasil survey diketahui bahwa 37,5 persen responden melaporkan bahw amereka lebih suka menggunakan Spotify untuk mendengar musik. Angka ini juga tidak kecil mengingat jumlah penduduk Indonesia yang termasuk 3 terbesar di dunia.

Fakta ini juga menjadi perhatian bagi pengguna Spotify di tanah air mengingat insiden terakhir yang mengakibat kebocoran ratusan ribu akun Spotify. Berikut paparan ESET seputar kebocoran data akun Spotify:

Insiden ini diketahui oleh para peneliti yang menemukan database berisi 380 juta catatan individu, termasuk diantaranya kredensial login untuk membobol ratusan ribu akun Spotify.

Selama bertahun-tahun, pengguna mengeluh bahwa akun Spotify mereka diretas setelah kata sandi diubah, daftar putar baru akan muncul di profil mereka, atau akun keluarga mereka memiliki orang asing yang ditambahkan dari negara lain.

Dari temuan para peneliti inilah akhirnya bisa diketahui dan dirinci bagaimana database yang berisi lebih dari 380 juta catatan, termasuk kredensial login, secara aktif digunakan untuk meretas akun Spotify dapat menjelaskan pelanggaran akun ini.

Serangan Kredensial

Harta karun data disimpan di server Elasticsearch yang ditemukan oleh vpnMentor. Baik asal maupun pemilik database tetap tidak diketahui. Namun, para peneliti dapat memvalidasi kebenaran data dengan menghubungi Spotify, yang mengonfirmasi bahwa informasi tersebut telah digunakan untuk menipu perusahaan dan penggunanya.

Setiap record dalam database yang ditemukan berisi nama login (alamat email), kata sandi, dan apakah kredensial berhasil masuk ke akun Spotify. Tidak diketahui bagaimana 300 juta catatan dikumpulkan, tetapi kemungkinan melalui pelanggaran data atau “koleksi” kredensial yang besar yang biasanya dirilis oleh pelaku ancaman secara gratis.

Sementara VPNMentor dalam laporan tentang database yang terekspos di Internet yang berisi 300 juta kombinasi nama pengguna dan kata sandi yang digunakan dalam serangan isian kredensial terhadap Spotify.

Serangan umum yang digunakan untuk meretas akun disebut serangan isian kredensial, yaitu ketika pelaku ancaman menggunakan kumpulan besar kombinasi nama pengguna/sandi yang bocor dalam pelanggaran keamanan sebelumnya untuk mendapatkan akses ke akun pengguna di platform online lainnya.

Kata Sandi Lemah

Dalam kasus ini, insiden tersebut tidak berasal dari Spotify. Basis data yang terekspos adalah milik pihak ketiga yang menggunakannya untuk menyimpan kredensial masuk Spotify.

Kredensial ini kemungkinan besar diperoleh secara ilegal atau berpotensi bocor dari sumber lain yang digunakan untuk serangan pengisian kredensial terhadap Spotify.

Keberhasilan berkelanjutan dari serangan isian kredensial dapat, sebagian besar, dikaitkan dengan pengguna yang menggunakan kata sandi yang buruk. Orang-orang sering melakukan banyak kesalahan umum dalam pembuatan dan penggunaan kata sandi.

Seperti daur ulang kata sandi atau bahkan membagikan kredensial akses mereka dengan orang lain. Untuk mengilustrasikan pilihan meragukan yang dibuat orang ketika membuat kata sandi mereka.

Semua dapat dilihat dengan sangat jelas dalam daftar kata sandi terburuk tahun 2020 yang di puncak singgasana diduduki oleh kata sandi seperti “123456” dan “123456789”.

Untuk melindungi data sensitif yang disimpan di akun, Anda harus mulai dengan memilih kata sandi yang kuat dan unik, atau bahkan kata sandi yang lebih baik.

Demi kenyamanan, dapat juga menggunakan password manager yang akan melakukan semua pekerjaan berat untuk Anda, termasuk membuat dan menyimpan semua kode sandi yang sulit dipecahkan, jadi Anda hanya perlu mengingat satu kata sandi utama. Untuk lapisan keamanan tambahan, aktifkan juga otentikasi multi-faktor jika memungkinkan.

Tags: Akun Spotify Dibobol Antivirus ESET Antivirus Super Ringan Antivirus Terbaik ESET Kebocoran Data Spotify News prosperita Prosperita Spotify Dibobol Spotify Diretas

Post navigation

Previous Hati-hati Bermain Minecraft Modpack Palsu Berkeliaran
Next Dihajar Pandemi Industri Perhotelan Juga Dihujani Malware

artikel terkini

Memburu Identitas Hantu di Jaringan Perusahaan Memburu Identitas Hantu di Jaringan Perusahaan

Memburu Identitas Hantu di Jaringan Perusahaan

April 21, 2026
Penyelundupan Malware Lewat Emulator QEMU Penyelundupan Malware Lewat Emulator QEMU

Penyelundupan Malware Lewat Emulator QEMU

April 21, 2026
Botnet Mirai Incar Ruter TP-Link Lawas Botnet Mirai Incar Ruter TP-Link Lawas

Botnet Mirai Incar Ruter TP-Link Lawas

April 21, 2026
Cara Membedakan Peringatan Data Breach Asli vs Palsu Cara Membedakan Peringatan Data Breach Asli vs Palsu

Cara Membedakan Peringatan Data Breach Asli vs Palsu

April 21, 2026
Panduan 12 Bulan Memperkuat Rantai Pasok Panduan 12 Bulan Memperkuat Rantai Pasok

Panduan 12 Bulan Memperkuat Rantai Pasok

April 20, 2026
Muslihat Kuda Kayu di Era Digital Muslihat Kuda Kayu di Era Digital

Muslihat Kuda Kayu di Era Digital

April 20, 2026
Skandal EssentialPlugin Backdoor di 30 Plugin Skandal EssentialPlugin Backdoor di 30 Plugin

Skandal EssentialPlugin Backdoor di 30 Plugin

April 20, 2026
Saat Adware Menjadi Pembunuh Antivirus Saat Adware Menjadi Pembunuh Antivirus

Saat Adware Menjadi Pembunuh Antivirus

April 20, 2026

Lainnya

Memburu Identitas Hantu di Jaringan Perusahaan Memburu Identitas Hantu di Jaringan Perusahaan
3 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Memburu Identitas Hantu di Jaringan Perusahaan

April 21, 2026
Penyelundupan Malware Lewat Emulator QEMU Penyelundupan Malware Lewat Emulator QEMU
3 min read
  • Ransomware

Penyelundupan Malware Lewat Emulator QEMU

April 21, 2026
Botnet Mirai Incar Ruter TP-Link Lawas Botnet Mirai Incar Ruter TP-Link Lawas
4 min read
  • Teknologi

Botnet Mirai Incar Ruter TP-Link Lawas

April 21, 2026
Cara Membedakan Peringatan Data Breach Asli vs Palsu Cara Membedakan Peringatan Data Breach Asli vs Palsu
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Teknologi

Cara Membedakan Peringatan Data Breach Asli vs Palsu

April 21, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.