Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Teknologi
  • INFEKSI MALWARE MARAK DIJUAL dengan HARGA BANDROL
  • Teknologi

INFEKSI MALWARE MARAK DIJUAL dengan HARGA BANDROL

3 min read
Phising dan Taktik

Credit image: Freepix

Ada pembeli dan penjual adalah syarat utama dalam proses terjadinya transaksi, demikian  yang terjadi pada malware yang kini telah menjadi komoditi yang diperjual belikan. Kini bahkan akses ke komputer yang telah menjadi botnet pun laku dijual, tentu saja dipasar gelap alias underground. Yes, jual beli alat kejahatan internet bukan lagi isapan jempol. ESET Indonesia dalam releasenya pernah beberapa kali menyinggung topic ini http://goo.gl/IJoU1 dan http://goo.gl/Zi402.

Jual beli alat kejahatan internet dengan berbagai bentuk dan modusnya sekaligus menandakan bahwa kejahatan internet dengan motivasi finansial akan mengalami peningkatan.

Kejahatan internet yang telah menjadi ladang bisnis, kini terdiversifikasi karena pengembang, bukan lagi pelaku. Peran itu terbagi menjadi pengembang, penyebar, dan pelaku akhir atau eksekutor hingga mendapatkan korban biasanya dalam jumlah banyak.

Akses ke komputer korban yang terinfeksi itulah yang kini marak di bursa pasar gelap. Peminat bisa membeli akses tersebut dengan harga tertentu.

Harga yang dikenakan beragam tergantung dari beberapa aspek seperti wilayah komputer host di Amerika Serikat dan Eropa memiliki harga yang berbeda, jumlah biasanya meliputi ribuan computer host yang diperdagangkan.

Menurut penelitian Dancho Danchev, seorang peneliti keamanan data, yang ditulis pada blog webroot http://t.co/yfLaul41, harga untuk 1000 komputer host yang terinfeksi berlokasi di Amerika Serikat adalah US $200, sedangkan untuk komputer host yang terinfeksi dan berlokasi di Eropa dengan jumlah yang sama harganya bervariasi antara US $60 sampai US $120, dan harga untuk yang berlokasi di beberapa Negara (campuran) dengan jumlah sama adalah US $20

Contoh screenshot layanan underground yang diiklankan:

malware_infected_hosts_hacked_pcs_for_sale

Diversifikasi harga tersebut dilakukan terkait 2 hal,

Pertama, Tingkat kemampuan atau daya beli masing-masing wilayah. atribut tersebut didasarkan pada asumsi bahwa user Amerika Serikat memiliki daya beli yang tinggi termasuk daya beli online jika dibandingkan dengan user di Negara-negara Uni Eropa maupun Negara lain di dunia.

Kedua, nilai tinggi yang dimiliki komputer host. Bagi pelaku, jika user komputer memiliki aktifitas transaksi dan daya beli tinggi, maka semakin tinggi pula nilai yang dimiliki komputer tersebut.

Hal lain yang patut dicatat adalah kesimpulan tersebut diperoleh melalui serangkaian tindak kejahatan yang pernah terjadi, yang secara alamiah akan membentuk harga menjadi semakin tinggi untuk computer host yang berlokasi di Amerika Serikat.

Sehingga disebagian besar “daftar harga” lokasi computer host di Amerika Serikat selalu menempati posisi harga tertinggi. Selebihnya seperti layaknya bisnis, ada saja pelaku yang memberikan harga lebih murah untuk memenangkan persaingan dengan penjual lain, atau untuk mendapatkan laba lebih banyak dari diskriminasi harga tersebut.

Pertanyaannya kemudian adalah, Lalu apa yang akan dilakukan terhadap “belanjaannya” tersebut? Jawabannya sepenuhnya tergantung dari si konsumen, misalnya pelaku kejahatan yang masih baru,yang mencari cara gampang untuk melakukan tindak kejahatan dan penipuan dengan motivasi keuntungan finansial.

Berkaitan dengan transaksi jual-beli alat kejahatan internet tersebut, Yudhi Kukuh Technical Consultant PT. Prosperita-ESET Indonesia menambahkan “Pembeli bisa jadi juga adalah pelaku kejahatan yang merasa IP host yang terinfeksi botnet miliknya sudah tidak bersih lagi, atau tidak menghasilkan lagi, maka akan membeli akses yang dipartisi –yang juga dijual di pasar underground- dan menggunakannya untuk menyebarkan varian malware hasil pengembangannya sendiri. Cara ini memang tidak biasa yaitu melakukan inter-koneksi dengan malware lain, dan selalu ada kemungkinan masing-masing pelaku tidak mengetahui varian malwarenya disebarkan dengan menggunakan layanan lain. Hal itu disebabkan karena kurangnya sumber daya untuk melakukan pengawasan aktifitas malware pasca pembelian”

Post navigation

Previous We Want You for ESET
Next LAPTOP HILANG, TEMUKAN PENCURINYA dan SELAMATKAN DATANYA

artikel terkini

Saat Foto Menjadi Senjata Siber Saat Foto Menjadi Senjata Siber

Saat Foto Menjadi Senjata Siber

April 23, 2026
Geng The Gentlemen dan Botnet 1.500 Korban Geng The Gentlemen dan Botnet 1.500 Korban

Geng The Gentlemen dan Botnet 1.500 Korban

April 23, 2026
Respons Insiden Dinamis di Era Kecepatan AI Respons Insiden Dinamis di Era Kecepatan AI

Respons Insiden Dinamis di Era Kecepatan AI

April 23, 2026
Cara Peretas Menguras ATM Menggunakan Ponsel Anda Cara Peretas Menguras ATM Menggunakan Ponsel Anda

Cara Peretas Menguras ATM Menggunakan Ponsel Anda

April 23, 2026
Serangan Siber yang Paling Konsisten Serangan Siber yang Paling Konsisten

Serangan Siber yang Paling Konsisten

April 22, 2026
Ribuan Bug Mengintai di Perangkat Serial-to-IP Ribuan Bug Mengintai di Perangkat Serial-to-IP

Ribuan Bug Mengintai di Perangkat Serial-to-IP

April 22, 2026
Phising iPhone Lewat Notifikasi Resmi Apple Phising iPhone Lewat Notifikasi Resmi Apple

Phising iPhone Lewat Notifikasi Resmi Apple

April 22, 2026
Membongkar Sisi Bisnis Geng Ransomware Membongkar Sisi Bisnis Geng Ransomware

Membongkar Sisi Bisnis Geng Ransomware

April 22, 2026

Lainnya

Saat Foto Menjadi Senjata Siber Saat Foto Menjadi Senjata Siber
3 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Saat Foto Menjadi Senjata Siber

April 23, 2026
Geng The Gentlemen dan Botnet 1.500 Korban Geng The Gentlemen dan Botnet 1.500 Korban
3 min read
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Teknologi

Geng The Gentlemen dan Botnet 1.500 Korban

April 23, 2026
Respons Insiden Dinamis di Era Kecepatan AI Respons Insiden Dinamis di Era Kecepatan AI
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Teknologi

Respons Insiden Dinamis di Era Kecepatan AI

April 23, 2026
Cara Peretas Menguras ATM Menggunakan Ponsel Anda Cara Peretas Menguras ATM Menggunakan Ponsel Anda
5 min read
  • Mobile Security
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Cara Peretas Menguras ATM Menggunakan Ponsel Anda

April 23, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.