Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Informasi seputar IT Security

  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Edukasi
  • Mobile Security
  • Teknologi
  • Ransomware
  • Tips & Tricks
  • Home
  • Edukasi
  • Game Pingu Mencuri Uang Pengguna Android Tanpa Disadari
  • Edukasi

Game Pingu Mencuri Uang Pengguna Android Tanpa Disadari

2 min read

Credit image: Pixabay

Kewaspadaan selalu ditekankan dalam dunia digital tanpa pandang bulu, terutama bagi pengguna Android yang sejak tahun lalu terus didera berbagai ancaman akibat penggunaan aplikasi yang sudah tercemar oleh malware berbahaya. Buntungnya, aplikasi ini diperoleh dari toko resmi seperti Google Play Store.

Pengguna Android harus teliti melihat segala kemungkinan berbau penipuan yang dikamuflasekan dalam aplikasi di Google Play. Malware bersembunyi dalam aplikasi Android ini umumnya mencari celah yang bisa dimanfaatkan untuk dikonversi menjadi uang. Pengguna yang kurang perhatian dan tidak teliti biasanya paling gampang menjadi korbannya.

Aplikasi yang belakangan terlihat aktif menjalankan teknik penipuan ini adalah sebuah gim yang diunggah dengan nama Pingu Cleans Up, mencoba mengelabui pengguna agar secara tidak sadar mendaftar berlangganan €5.49 atau setara dengan 93 ribu rupiah per minggu menggunakan metode pembayaran sah Google Play sendiri.

Trik ini bekerja dengan asumsi bahwa beberapa pengguna akan mengeklik kotak dialog yang terlihat legitimate untuk mencegah mereka menjalankan gim itu sendiri tanpa terlalu memperhatikan isinya. Target utama penipuan adalah pengguna dengan informasi kartu kredit yang disimpan di akun Google Play mereka.

Gim ini pertama kali diunggah ke Google Play pada 8 Februari 2018, dan telah diinstal antara 50.000 dan 100.000 kali sebelum dihapus Google setelah mendapat pemberitahuan dari ESET.

Melihat rating dan ulasan gim, Pingu mampu menarik perhatian bagi beberapa pengguna terlepas dari penggunaan metode pembayaran Google Play yang menyesatkan, Namun demikian, peringkat negatif bagi gim tak dapat dihindari, karena ada banyak pengguna yang menyadari bahwa ada yang salah dengan gim.

Cara Kerja Pingu

Saat dijalankan, aplikasi ini membuat pengguna menentukan karakter gim mereka dalam tiga langkah. Dua langkah pertama untuk memilih atribut yang diinginkan, pengguna perlu mengetuk “Confirm” atau konfirmasi pada jendela pop-up yang muncul di latar depan.

Pada langkah ketiga, pengguna dengan rincian kartu kredit tersimpan akan melihat jendela yang mirip dengan dua jendela sebelumnya, tetapi dengan tombol “Confirm” diganti dengan tombol “subscribe” atau berlangganan.

Mengeklik tombol “subscribe” mengakibatkan korban dikenakan biaya €5,49 pada kartu kredit yang tertaut di akun mereka. Pembayaran tersebut kemudian diulang setiap minggu sampai pengguna berhenti berlangganan dari aplikasi, setelah Pingu dihapus dari Google Play Store, korban penipuan aplikasi Pingu tidak perlu lagi melakukan hal ini secara manual, karena langganan secara otomatis telah dibatalkan dengan penghapusan aplikasi oleh Google.

Beda perlakuan untuk pengguna tanpa kartu kredit tertaut pada akunnya, mereka ditunjukkan jendela yang berbeda di langkah ketiga, yang meminta mereka untuk menambahkan metode pembayaran untuk menyelesaikan pembelian.

Sampai di titik ini, bagi pengguna yang ceroboh dan terburu-buru mereka dengan begitu saja akan jatuh oleh tipuan Pingu yang memang sangat bergantung pada ketidakhatian pengguna saat menjalankan gim.

Mitigasi

Dalam kasus Pingu Cleans Up, pengguna sebenarnya dapat memperhatikan beberapa sinyalemen yang cukup kasat mata bahkan sebelum jendela “subscribe” muncul:

  • “Terms of use” yang tidak dapat diklik dalam ketiga langkah.
  • Permintaan pembayaran segera setelah peluncuran, meskipun aplikasi terdaftar sebagai gratis di Google Play.
  • Peringkat dan ulasan negatif di Google Play.

Sumber berita:

www.welivesecurity.com

Tags: Antivirus Super Ringan Antivirus Terbaik APliaksi Tiruan Aplikasi Bodong APlikasi Palsu BacaPikirshare ESET Game Pingu Google Play Store Pinguin

Post navigation

Previous Ransomware Zenis Menyerang dengan Enkripsi Khusus
Next Serangan DDoS dan Evolusinya

Related Stories

Panduan Respons Cepat Saat Terjadi Peretasan Panduan Respons Cepat Saat Terjadi Peretasan
3 min read
  • Edukasi
  • Sektor Personal

Panduan Respons Cepat Saat Terjadi Peretasan

March 27, 2026
Game Daring Amankah Bagi Anak? Game Daring Amankah Bagi Anak?
3 min read
  • Edukasi
  • Mobile Security

Game Daring Amankah Bagi Anak?

March 5, 2026
Swafoto dan Kesehatan Mental Anak Swafoto dan Kesehatan Mental Anak
5 min read
  • Edukasi
  • Tips & Tricks

Swafoto dan Kesehatan Mental Anak

February 24, 2026

Recent Posts

  • Waspada Software Palsu Target Pengguna Indonesia
  • Update Palsu Incar Pemerintah Asia Tenggara
  • Browser Gerbang Peretas
  • AI Beri Kekuatan Super Metode Penipuan Lama 
  • Stop Spam di Router
  • Ancaman Pemerasan Digital di Era Kecerdasan Buatan (AI)
  • DeepLoad Malware AI Nir-Lelah
  • Patch F5 Sekarang Juga!
  • Melindungi Workload Cloud di Era DORA
  • Phising Tertarget Pengguna TikTok for Business

Daftar Artikel

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks

You may have missed

Waspada Software Palsu Target Pengguna Indonesia Waspada Software Palsu Target Pengguna Asia Tenggara
4 min read
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Waspada Software Palsu Target Pengguna Indonesia

April 2, 2026
Update Palsu Incar Pemerintah Asia Tenggara Update Palsu Incar Pemerintah Asia Tenggara
4 min read
  • Sektor Bisnis

Update Palsu Incar Pemerintah Asia Tenggara

April 2, 2026
Browser Gerbang Peretas Browser Gerbang Peretas
4 min read
  • Sektor Personal

Browser Gerbang Peretas

April 2, 2026
AI Beri Kekuatan Super Metode Penipuan Lama  AI Beri Kekuatan Super Metode Penipuan Lama 
5 min read
  • Sektor Bisnis
  • Teknologi

AI Beri Kekuatan Super Metode Penipuan Lama 

April 2, 2026

Copyright © All rights reserved. | DarkNews by AF themes.