Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Teknologi
  • ESET & Machine Learning
  • Edukasi
  • Teknologi

ESET & Machine Learning

3 min read

Credit image: Pixabay

Sementara kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan mesin pembelajaran atau Machine Learning (ML) telah mengubah berbagai bidang aktivitas manusia dalam beberapa waktu belakangan ini, namun potensi transformatif keduanya belum terwujud sepenuhnya.

Teknologi berbasis AI akan semakin membantu memerangi penipuan, mengevaluasi dan mengoptimalkan proses bisnis, meningkatkan prosedur pengujian dan mengembangkan solusi baru untuk masalah yang ada. Namun, seperti kebanyakan inovasi, bahkan AI dan ML akan memiliki kelemahan.

Seiring dengan bisnis, infrastruktur penting serta kehidupan pribadi kita menjadi semakin terikat kuat dengan dunia digital, risiko baru akan terus bermunculan.

Peretas dapat menggunakan AI dalam berbagai cara untuk memberi daya pada malware mereka untuk menargetkan korban tertentu dan mengekstrasi data yang berharga, untuk berburu kerentanan zero days atau melindungi infrastruktur yang dibajak seperti botnet.

Penggunaan Machine Learning oleh oragnisasi dan perusahaan dapat menjadi target menarik lainnya dengan membuat beragam data beracun, sehingga membuat peretas dapat memanipulasi sistem yang menguntungkan untuk menciptakan keputusan yang salah atau memberikan pandangan menyimpang dari lingkungan yang dipantau dan berpotensi menyebabkan kekacauan atau kerusakan.

Menyalahgunakan ML untuk terjemahan dan penargetan

Tanda-tanda penyalahgunaan ini sudah mulai terlihat, bukan lagi sekedar teori tapi menjadi realitas yang menghantui. Salah satu contohnya adalah spammer, mereka menyalahgunakan layanan terjemahan berbasis ML untuk meningkatkan pengiriman pesan mereka dalam beragam bahasa lokal.

Contoh lain dari tanda-tanda penyalahgunaan AI adalah pengunduh Emotet yang diduga menggunakan jenis teknologi ini untuk meningkatkan penargetannya.

Meskipun menginfeksi ribuan korban setiap hari, secara mengejutkan metode mereka efektif dalam menghindari pendeteksian dan pelacak botnet.

Untuk mencapai ini, Emotet mengumpulkan telemetri dari calon korban dan mengirimkannya ke server C&C mereka untuk dianalisis.

Berdasarkan input ini, malware tidak hanya mengambil modul yang termasuk dalam payload, tetapi juga membedakan operator manusia dari mesin virtual yang digunakan oleh para peneliti keamanan.

Mekanisme bela diri yang serupa akan sangat kompleks dan mahal dan operator Emotet harus menginvestasikan sumber daya yang luar biasa untuk bisa mencapai kemampuan malware seperti saat ini tanpa menggunakan mesin pembelajaran.

Machine Learning ESET

Merusak model ML dengan memasukkan input data manipulatif adalah risiko yang akan menjadi lebih mendesak di masa depan, terutama di bidang keamanan siber.

Jika mesin pemindai berbasis ML yang kurang canggih dan murni ditipu ke dalam situasi untuk membuat keputusan yang salah oleh peretas, hal itu dapat mengurangi keamanan perusahaan korban dan berpotensi menyebabkan kerusakan serius.

ESET memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun yang berspesialisasi dalam cybersecurity dan lebih dari 20 tahun fokus pada implementasi mesin pembelajaran. Hal ini membuat para ahli ESET lebih dari mampu membangun mesin pembelajaran mesin yang kuat, tangguh dan mutakhir.

Integrasi mesin ML ini ke dalam sistem cloud, ESET LiveGrid®, telah membuat manfaat teknologi ini dapat dirasakan untuk semua pengguna di seluruh dunia, termasuk pengguna reguler serta perusahaan dari berbagai skala.

Perusahaan juga dapat mempertimbangkan ESET Dynamic Threat Defense, menyediakan lapisan keamanan lain dengan memanfaatkan teknologi sandboxing berbasis cloud untuk mendeteksi ancaman baru, yang belum pernah terlihat sebelumnya.

Namun, ESET menyadari bahwa mesin pembelajaran aka Machine learning bukanlah silver bullet dan bahwa risiko pembelajaran akan meningkat seiring waktu.

Untuk menghindari masalah potensial seperti itu, ESET ML terintegrasi dalam berbagai teknologi deteksi yang sangat efektif seperti Deteksi DNA, Advanced Memory Scanner, Network Attack Protection and UEFI Scanner.

ESET percaya bahwa hanya solusi berlapis-lapis yang dapat menawarkan perlindungan yang andal dari ancaman siber yang terus berkembang.

Tags: Advanced Memory Scanner Antivirus ESET Antivirus Super Ringan Antivirus Terbaik Augur BacaPikirshare DNA Detection ESET ESET Dynamic Threat Defense Machine Learning Network Attack Protection Prosperita UEFI Scanner

Post navigation

Previous 4 Prinsip Utama Mengatasi Perundungan di Sekolah
Next Kelompok Peretas Serang Sektor Finansial di Seluruh Dunia Indonesia Salah Satunya.

artikel terkini

Memburu Identitas Hantu di Jaringan Perusahaan Memburu Identitas Hantu di Jaringan Perusahaan

Memburu Identitas Hantu di Jaringan Perusahaan

April 21, 2026
Penyelundupan Malware Lewat Emulator QEMU Penyelundupan Malware Lewat Emulator QEMU

Penyelundupan Malware Lewat Emulator QEMU

April 21, 2026
Botnet Mirai Incar Ruter TP-Link Lawas Botnet Mirai Incar Ruter TP-Link Lawas

Botnet Mirai Incar Ruter TP-Link Lawas

April 21, 2026
Cara Membedakan Peringatan Data Breach Asli vs Palsu Cara Membedakan Peringatan Data Breach Asli vs Palsu

Cara Membedakan Peringatan Data Breach Asli vs Palsu

April 21, 2026
Panduan 12 Bulan Memperkuat Rantai Pasok Panduan 12 Bulan Memperkuat Rantai Pasok

Panduan 12 Bulan Memperkuat Rantai Pasok

April 20, 2026
Muslihat Kuda Kayu di Era Digital Muslihat Kuda Kayu di Era Digital

Muslihat Kuda Kayu di Era Digital

April 20, 2026
Skandal EssentialPlugin Backdoor di 30 Plugin Skandal EssentialPlugin Backdoor di 30 Plugin

Skandal EssentialPlugin Backdoor di 30 Plugin

April 20, 2026
Saat Adware Menjadi Pembunuh Antivirus Saat Adware Menjadi Pembunuh Antivirus

Saat Adware Menjadi Pembunuh Antivirus

April 20, 2026

Lainnya

Memburu Identitas Hantu di Jaringan Perusahaan Memburu Identitas Hantu di Jaringan Perusahaan
3 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Memburu Identitas Hantu di Jaringan Perusahaan

April 21, 2026
Penyelundupan Malware Lewat Emulator QEMU Penyelundupan Malware Lewat Emulator QEMU
3 min read
  • Ransomware

Penyelundupan Malware Lewat Emulator QEMU

April 21, 2026
Botnet Mirai Incar Ruter TP-Link Lawas Botnet Mirai Incar Ruter TP-Link Lawas
4 min read
  • Teknologi

Botnet Mirai Incar Ruter TP-Link Lawas

April 21, 2026
Cara Membedakan Peringatan Data Breach Asli vs Palsu Cara Membedakan Peringatan Data Breach Asli vs Palsu
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Teknologi

Cara Membedakan Peringatan Data Breach Asli vs Palsu

April 21, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.