Image credit: Freepix
Bahaya Siber Mengintai Fans Olimpiade – Antusiasme masyarakat Indonesia terhadap ajang olahraga internasional terus meningkat, tidak terkecuali untuk Olimpiade Musim Dingin.
Meskipun Indonesia merupakan negara tropis, minat penonton domestik terhadap cabang olahraga seperti figure skating atau ice hockey cukup signifikan.
Berdasarkan tren digital dalam beberapa tahun terakhir, jutaan netizen Indonesia aktif mencari layanan streaming dan informasi terkini setiap kali ajang musim dingin digelar. Namun, di balik semangat mendukung atlet favorit, ada risiko besar yang mengintai.
Para penjahat siber selalu memanfaatkan acara olahraga besar untuk melancarkan aksi penipuan, memanfaatkan kombinasi brand awareness global dan jejak digital penonton yang luas untuk menjaring korban.
Penjahat siber telah mengeksploitasi Olimpiade selama bertahun-tahun. Mulai dari situs tiket palsu pada Olimpiade Beijing 2008, hingga serangan malware wiper yang melumpuhkan jaringan Wi-Fi dan siaran TV pada Olimpiade Pyeongchang 2018. Menjelang Milano-Cortina 2026, ancaman ini diprediksi akan semakin canggih.
|
Baca juga: Spiderman Serang Eropa Siap Ancam RI |
Ragam Ancaman yang Harus Diwaspadai
Para penggemar olahraga harus sangat berhati-hati terhadap berbagai modus serangan yang muncul menjelang dan selama 16 hari penyelenggaraan pertandingan:

- Upaya Phising yang Masif: Anda mungkin menerima email, SMS, atau pesan media sosial yang mengaku dari penyelenggara resmi atau sponsor. Tujuannya adalah mencuri informasi keuangan atau memasang malware secara diam-diam. Waspadai tautan streaming gratis yang mencurigakan, tawaran hadiah tiket “kesempatan terakhir”, atau peringatan palsu mengenai masalah pembayaran tiket.
- Situs Olimpiade dan Aplikasi Palsu: Banyak situs e-commerce palsu yang menawarkan tiket, paket perjalanan, dan akomodasi dengan tampilan yang sangat meyakinkan. Selain itu, aplikasi seluler palsu di toko aplikasi pihak ketiga seringkali mengandung infostealer yang dirancang untuk mencuri data pribadi dari perangkat Anda.
- Bahaya Layanan Streaming Ilegal: Situs streaming gratis sering kali menjadi sarang malware yang tersembunyi dalam plugin atau iklan overlay. Mengeklik iklan ini dapat mengarahkan Anda ke situs berbahaya atau mengunduh virus tanpa disadari.
- Penipuan Berbasis AI dan Deepfake: Penipu kini menggunakan AI untuk membuat situs dan pesan phishing dalam bahasa lokal yang sempurna. Mereka bahkan menciptakan video deepfake atlet terkenal yang meminta donasi untuk badan amal palsu atau dana pelatihan.
- QR Code Phishing (Quishing): Bagi Anda yang beruntung bisa hadir langsung, berhati-hatilah saat memindai kode QR di lokasi acara. Kode QR palsu yang ditempel di tempat umum dapat mengarahkan Anda ke situs pencuri data. Taktik ini sering berhasil karena orang cenderung kurang curiga terhadap kode QR dibandingkan tautan URL biasa.
|
Baca juga: Eksekutif Senior Target Utama Penipu |
Panduan Tetap Aman Menikmati Pertandingan
Agar pengalaman menonton Milano-Cortina 2026 tetap menyenangkan dan aman, berikut adalah langkah-langkah pencegahan yang harus diambil:
- Gunakan Saluran Resmi: Hanya beli tiket melalui situs resmi (tickets.milanocortina2026.org) dan merchandise di shop.olympics.com. Penyelenggara tidak pernah mengizinkan penjualan kembali di situs pihak ketiga. Untuk menonton, gunakan penyiar resmi yang memegang hak siar.
- Abaikan Penawaran yang Terlalu Menggiurkan: Jangan pernah percaya pada diskon besar atau hadiah tiket dari pesan yang tidak dikenal. Hindari mengeklik tautan atau membuka lampiran dalam pesan tersebut, meskipun terlihat seperti dari sponsor resmi.
- Waspadai Lowongan Kerja Palsu: Ingatlah bahwa penyelenggara Olimpiade tidak pernah meminta uang untuk pendaftaran sukarelawan atau pekerja. Jika ada yang meminta biaya administrasi di muka, itu dipastikan adalah penipuan.
- Lindungi Perangkat dan Koneksi: Pasang perangkat lunak antivirus bereputasi pada ponsel dan laptop Anda. Hindari menggunakan Wi-Fi publik saat mengakses akun penting seperti perbankan atau email. Jika terpaksa, pastikan Anda menggunakan VPN untuk mengenkripsi lalu lintas data Anda.
Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 akan menjadi pesta olahraga yang luar biasa bagi penggemar di seluruh dunia, termasuk dari Indonesia.
Dengan tetap waspada dan mengikuti praktik keamanan digital yang benar, Anda dapat menikmati setiap aksi di lapangan es tanpa harus menjadi korban kejahatan siber.
Sumber berita: