Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Informasi seputar IT Security

  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Edukasi
  • Mobile Security
  • Teknologi
  • Ransomware
  • Tips & Tricks
  • Home
  • Teknologi
  • Ransomware XData Menyelinap Dibalik Ketegangan
  • Teknologi

Ransomware XData Menyelinap Dibalik Ketegangan

2 min read

Credit image: Pixabay

Ketika aroma dan nuansa WannaCry masih kental terasa meninggalkan bekas luka dan kerusakan bagi banyak korbannya, ketegangan yang diakibatkan oleh Win32/Filecoder.WannaCryptor.D masih bisa dirasakan sampai sekarang. Di balik itu sebuah ransomware lain menyeruak dari kegelapan mencari kesempatan dalam kesempitan coba mencari peruntungan.

Malware matre satu ini sebelumnya telah terlacak ESET sejak Desember 2016, saat versi pertama mereka Win32/Filecoder.AESNI.A pertama kali muncul. Dan beruntung, untuk varian ini beberapa kunci dekripsinya sudah disebarkan secara umum, jadi mudah didapatkan oleh siapa saja.

Sedangkan baru saja rilis adalah varian baru yang dideteksi oleh ESET sebagai Win32/Filecoder.AESNI.C atau dikenal dengan nama ransomware XData, yang paling banyak muncul di Ukraina, di mana dari hasil pendeteksian antara 17 Mei dan 22 Mei mencapai total 96 persen dan puncaknya terjadi hari Jumat, 19 Mei lalu. Dan ESET telah melindungi semua penggunanya sejak awal serangan.

Berdasarkan penelitian ESET, ransomware XData didistribusikan melalui sistem otomasi dokumen Ukraina yang banyak digunakan dalam akuntansi. Karena rasio infeksi masih rendah, skenario distribusi kemungkinan melibatkan beberapa jenis social engineering.

Misalnya melalui update software. Namun, ini masih terlalu dini untuk memastikan semuanya. Setelah menginfeksi komputer, file utama drop utilitas sistem yang sah yaitu SysInternals PsExec dan kemudian menjalankan sampel ransomware yang dimasukkan (Win32 / Filecoder.AESNI.C.).

Jika dijalankan dengan hak admin, ransomware bisa menginfeksi seluruh jaringan. Untuk melakukannya, ia menggunakan Mimikatz, tool yang digunakan untuk mengambil kredensial admin dan kemudian dimanfaatkannya untuk menjalankan salinan dirinya di semua komputer di jaringan internal.

Bagi yang masih belum mengerti kenapa ancaman ini lebih banyak disebut AESNI, hal itu berasal dari ransom note yang mereka tampilkan di komputer korban oleh salah satu varian sebelumnya

 

Selain dari itu, ada maksud di balik nama ransomware tersebut, ransomware bekerja dengan memeriksa apakah mesin yang diinfeksi mendukung Advanced Encryption Standard Instruction atau biasa disingkat AES-NI. Jika iya, ia menggunakannya untuk mengenkripsi data korban lebih cepat. Itu mengapa ransomware ini lebih sering disebut sebgai AES-NI.

Mitigasi Ransomware

Tindakan preventif bisa sangat membantu menghindari infeksi ransomware, atau setidaknya meminimalisir segala dampak yang diakibatkan oleh malware ini dan sejenisnya, berikut langkah pencegahan yang bisa dilakukan:

  • Gunakan solusi keamanan yang andal yang super ringan agar tidak membebani komputer dan komprehensif yang memanfaatkan beberapa lapisan untuk melindungi Anda dari ancaman serupa di masa depan.
  • Pastikan untuk secara teratur meng-update dan menambal sistem operasi Anda.
  • Simpan backup file Anda di hard disk atau lokasi terpisah yang tidak akan terkena dampak jika terjadi infeksi jaringan.
  • Jangan pernah mengklik lampiran dan tautan di email yang mencurigakan atau tidak dikenal.
Tags: anri ransom anti maling

Post navigation

Previous Setelah WannaCry, Dunia Harus bersiap dengan Ancaman Baru
Next Dengan Ekstensi Baru Jaff Datang Membawa Masalah

Related Stories

Identitas Non-Manusia Bom Waktu Keamanan Siber Identitas Non-Manusia Bom Waktu Keamanan Siber
4 min read
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Identitas Non-Manusia Bom Waktu Keamanan Siber

February 10, 2026
Perbedaan Penggunaan VPN vs Proxy Perbedaan Penggunaan VPN vs Proxy
5 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Perbedaan Penggunaan VPN vs Proxy

February 6, 2026
Bahaya Siber Mengintai Fans Olimpiade Bahaya Siber Mengintai Fans Olimpiade
3 min read
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Bahaya Siber Mengintai Fans Olimpiade

February 5, 2026

Recent Posts

  • DKnife Si Pembajak Lalu Lintas Jaringan
  • Ransomware Sembunyi di Balik Mesin Virtual
  • Indonesia dalam Ancaman Serangan ShadowGuard
  • Identitas Non-Manusia Bom Waktu Keamanan Siber
  • Keamanan Siber dalam Dunia Fortnite
  • Transformasi Ransomware Menjadi Struktur Mafia
  • Perbedaan Penggunaan VPN vs Proxy
  • Bahaya Siber Mengintai Fans Olimpiade
  • Keylogger dan Panduan Aman
  • Ciri-Ciri Email PayPal Palsu

Daftar Artikel

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks

You may have missed

DKnife Si Pembajak Lalu Lintas Jaringan DKnife Si Pembajak Lalu Lintas Jaringan - Dunia keamanan siber internasional kembali dihebohkan dengan penemuan sebuah toolkit berbahaya bernama DKnife.
4 min read
  • Sektor Bisnis

DKnife Si Pembajak Lalu Lintas Jaringan

February 10, 2026
Ransomware Sembunyi di Balik Mesin Virtual Ransomware Sembunyi di Balik Mesin Virtual
3 min read
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis

Ransomware Sembunyi di Balik Mesin Virtual

February 10, 2026
Indonesia dalam Ancaman Serangan ShadowGuard Indonesia dalam Ancaman Serangan ShadowGuard
4 min read
  • Sektor Bisnis

Indonesia dalam Ancaman Serangan ShadowGuard

February 10, 2026
Identitas Non-Manusia Bom Waktu Keamanan Siber Identitas Non-Manusia Bom Waktu Keamanan Siber
4 min read
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Identitas Non-Manusia Bom Waktu Keamanan Siber

February 10, 2026

Copyright © All rights reserved. | DarkNews by AF themes.