Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Informasi seputar IT Security

  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Edukasi
  • Mobile Security
  • Teknologi
  • Ransomware
  • Tips & Tricks
  • Home
  • Ransomware
  • PromptLock Lahirnya Ransomware Bertenaga AI Pertama
  • Ransomware

PromptLock Lahirnya Ransomware Bertenaga AI Pertama

3 min read
PromptLock Lahirnya Ransomware Bertenaga AI Pertama

Credit image: Freepix

PromptLock Lahirnya Ransomware Bertenaga AI Pertama – Para peneliti ESET telah menemukan apa yang mereka sebut sebagai “ransomware bertenaga AI pertama”. Malware ini, yang dinamai PromptLock, memiliki kemampuan untuk mengeksfiltrasi, mengenkripsi, dan berpotensi menghancurkan data.

Meskipun fungsionalitas penghancuran data belum diimplementasikan, penemuan ini menunjukkan bagaimana penggunaan alat AI yang tersedia untuk publik dapat meningkatkan ancaman siber seperti ransomware.

PromptLock belum ditemukan dalam serangan nyata, sehingga diduga masih berupa proof-of-concept (PoC) atau dalam tahap pengembangan. Namun, keberadaannya menjadi bukti nyata bahwa ancaman siber berbasis AI adalah sebuah keniscayaan.

Cara Kerja PromptLock

Menurut peneliti malware senior ESET, Anton Cherepanov, malware PromptLock menggunakan model AI gpt-oss-20b dari OpenAI secara lokal melalui Ollama API. Model AI ini digunakan untuk menghasilkan skrip berbahaya yang ditulis dalam bahasa Lua secara otomatis.

Setelah skrip Lua dibuat, PromptLock akan mengeksekusinya untuk melakukan serangkaian tindakan jahat, termasuk:

  1. Menganalisis sistem berkas lokal: Mengidentifikasi dan memeriksa file-file target.
  2. Mengeksfiltrasi data: Mencuri data terpilih dari perangkat korban.
  3. Melakukan enkripsi: Mengunci file-file dengan algoritma enkripsi SPECK 128-bit.

Golang, bahasa pemrograman cross-platform yang serbaguna, digunakan untuk menulis ransomware ini. Para peneliti telah menemukan varian PromptLock untuk sistem operasi Windows dan Linux yang diunggah ke VirusTotal. Hal ini menunjukkan kemampuan malware ini untuk bekerja di berbagai lingkungan.

Baca juga: Ransomware yang Menyamar sebagai ChatGPT

Dampak AI pada Lanskap Ancaman Siber

Kemunculan PromptLock adalah perkembangan yang logis mengingat semakin mudahnya akses ke alat-alat AI.

Kemudahan Membuat Ancaman

Model AI telah membuat pembuatan pesan phising yang meyakinkan, serta gambar, audio, dan video deepfake menjadi sangat mudah. Ini secara drastis menurunkan hambatan bagi penyerang yang kurang mahir secara teknis.

Otomatisasi Serangan

Penemuan PromptLock menunjukkan potensi AI untuk mengotomatisasi berbagai tahap serangan ransomware, mulai dari pengintaian hingga eksfiltrasi data, dengan kecepatan dan skala yang sebelumnya tidak mungkin.

Adaptasi Real-Time

Prospek malware bertenaga AI yang dapat beradaptasi dengan lingkungan dan mengubah taktiknya secara langsung (on the fly) bisa menjadi era baru dalam serangan siber.

Contoh Sederhana Analogi

Jika malware tradisional seperti sebuah mobil yang bergerak di jalur yang telah ditentukan, ransomware bertenaga AI seperti mobil yang bisa beradaptasi dan membangun jalur baru secara instan untuk menghindari rintangan dan mencapai tujuan.

Perkembangan Ransomware Saat Ini

Ransomware-as-a-Service (RaaS) telah menjadi model bisnis yang populer bagi para penjahat siber.

Model Bisnis RaaS: Dalam model ini, para pengembang ransomware menawarkan perangkat lunak berbahaya mereka sebagai layanan kepada penjahat siber lain, yang disebut afiliasi. Afiliasi ini bertanggung jawab untuk melancarkan serangan, sementara pengembang mendapatkan persentase dari keuntungan.

Mengapa RaaS Populer?: Model ini memungkinkan penjahat siber dengan keterampilan teknis terbatas untuk meluncurkan serangan skala besar tanpa harus membangun malware dari nol.

Sektor yang Menjadi Target Utama: Berdasarkan laporan terbaru, industri manufaktur, teknologi, dan layanan kesehatan menjadi target favorit para pelaku ransomware karena data yang mereka miliki sangat berharga dan seringkali memiliki celah keamanan. Serangan terhadap industri ini dapat menyebabkan kerugian finansial yang besar dan gangguan operasional yang parah.

Baca juga: Ancaman Baru Berbahaya Sextortion Berbasis AI

Mempertahankan Diri dari Ransomware Berbasis AI

Melawan ransomware yang semakin canggih membutuhkan pendekatan yang lebih proaktif dan berlapis.

  1. Pastikan Anda memiliki cadangan data (backup) yang teratur dan terenkripsi. Data ini harus disimpan di tempat yang terpisah dari jaringan utama, seperti penyimpanan cloud yang aman atau perangkat penyimpanan eksternal.
  2. Terapkan pemantauan jaringan yang canggih untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan, seperti koneksi yang tidak biasa ke server eksternal, yang bisa menjadi tanda eksfiltrasi data.
  3. Gunakan perangkat lunak antivirus dan keamanan endpoint yang kuat yang mampu mendeteksi dan memblokir malware sebelum ia dapat mengenkripsi file.
  4. Berikan pelatihan rutin kepada karyawan tentang cara mengenali email phising, tautan berbahaya, dan lampiran mencurigakan.
  5. Pastikan semua sistem operasi dan aplikasi selalu diperbarui dengan patch keamanan terbaru.

Kemunculan PromptLock adalah peringatan bagi kita semua. Ancaman siber tidak lagi hanya tentang serangan terotomatisasi, tetapi juga tentang serangan yang didukung oleh AI yang dapat beradaptasi dan berevolusi.

Dengan tetap waspada, mengedukasi diri, dan mengadopsi langkah-langkah keamanan berlapis, kita bisa lebih siap menghadapi era baru ini.

 

 

 

 

Baca artikel lainnya: 

  • Phising Gaya Baru Memanfaatkan AI dan Kolaborasi Internal
  • Jailbreaking dan Rooting Mengubah Keamanan Perangkat Anda
  • SEO Poisoning Jebakan Malware Berkedok Alat AI
  • Ketika AI Memudahkan Penipuan Daring
  • Asupan GenAI Bikin PhaaS Darcula Makin Menyeramkan
  • Phising yang Didukung AI Jauh Lebih Berbahaya
  • Ancaman AI dan Deepfake Terbaru
  • Penipuan Identitas Berbasis AI
  • AI 2025
  • FBI Berikan Saran Cara Mengatasi Penipuan AI

 

 

 

Sumber berita:

 

WeLiveSecurity

 

 

Post navigation

Previous SIM Swapping Ancaman Serius yang Mengintai Pengguna Ponsel
Next Serangan Massal Menargetkan Protokol RDP Microsoft

Related Stories

Era Baru Kejahatan Siber Berbasis LLM Era Baru Kejahatan Siber Berbasis LLM
3 min read
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis

Era Baru Kejahatan Siber Berbasis LLM

March 16, 2026
Bahaya Laten Ransomware 2026 Bahaya Laten Ransomware 2026
6 min read
  • Ransomware

Bahaya Laten Ransomware 2026

March 3, 2026
Aliansi Baru Peretas Negara dan Ransomware Aliansi Baru Peretas Negara dan Ransomware
3 min read
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis

Aliansi Baru Peretas Negara dan Ransomware

February 27, 2026

Recent Posts

  • GlassWorm Teror di Open VSX
  • Rapuhnya Teknologi Facial Recognition
  • ESET AI Advisor Revolusi Keamanan Siber Berbasis GenAI
  • Dampak Fatal Serangan LDAP Injection
  • Mengupas Senjata Utama Peretas di Ruang Digital
  • Era Baru Kejahatan Siber Berbasis LLM
  • Waspada! Ribuan Router Asus Terinfeksi KadNap
  • Panduan Komprehensif Menghapus Informasi Pribadi di Internet
  • Server Exchange Target Utama Peretas 2026
  • Bahaya Email Injection

Daftar Artikel

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks

You may have missed

GlassWorm Teror di Open VSX GlassWorm Teror di Open VSX
3 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

GlassWorm Teror di Open VSX

March 18, 2026
Rapuhnya Teknologi Facial Recognition Rentannya Teknologi Facial Recognition
5 min read
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Rapuhnya Teknologi Facial Recognition

March 18, 2026
ESET AI Advisor Revolusi Keamanan Siber Berbasis GenAI ESET AI Advisor Revolusi Keamanan Siber Berbasis GenAI
4 min read
  • Teknologi

ESET AI Advisor Revolusi Keamanan Siber Berbasis GenAI

March 18, 2026
Dampak Fatal Serangan LDAP Injection Dampak Fatal Serangan LDAP Injection
3 min read
  • Sektor Bisnis

Dampak Fatal Serangan LDAP Injection

March 17, 2026

Copyright © All rights reserved. | DarkNews by AF themes.