Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Teknologi
  • Penyusupan Adware Terbesar di Google Play Store
  • Teknologi

Penyusupan Adware Terbesar di Google Play Store

3 min read

Credit image: Pixabay

Bukan sekali dua Google Play Store menjadi tempat persinggahan malware yang biasa disusupkan dalam aplikasi-aplikasi yang dijajakan untuk para pengguna Android. Pasar Android kita ketahui mendominasi pengguna smartphone di dunia jadi tidak heran jika Google Play Store selalu menjadi sasaran para penjahat siber.

Fakta mengejutkan dari penemuan terbaru terkait infiltrasi malware dalam Google Play Store diketahui bahwa baru saja ditemukan operasi malware terbesar di Google Play yang telah menginfeksi sekitar 36,5 juta perangkat Android dengan software adware berbahaya.

Malware yang dijuluki Judy adalah adware klik otomatis yang ditemukan di 41 aplikasi yang dikembangkan oleh perusahaan Korea. Malware menggunakan perangkat terinfeksi untuk menghasilkan klik palsu iklan dalam jumlah besar yang memberikan keuntungan bagi pelaku di baliknya.

Aplikasi berbahaya ini mencapai penyebaran yang menakjubkan antara 4,5 juta dan 18,5 juta unduhan. Beberapa aplikasi yang ditemukan di Google Play sudah ada selama beberapa tahun, namun semua baru saja di-update.

Tidak jelas berapa lama kode berbahaya itu ada di dalam aplikasi, sehingga sejak kapan penyebaran malware sebenarnya masih tidak diketahui.

Selain itu dietemukan juga beberapa aplikasi berisi malware berbahaya yang dikembangkan oleh pengembang lain di Google Play. Hubungan antara dua operasi malware ini masih dalam penyelidikan, tapi kemungkinan satu pengembang meminjam kode dari pengembang lainnya.

Aplikasi tertua dari operasi kedua terakhir di-update pada April 2016. Artinya kode berbahaya malware telah bersembunyi lama di Play Store dalam waktu lama tanpa terdeteksi.

Aplikasi ini juga memiliki jumlah unduhan yang sangat besar antara 8,5 sampai 36,5 juta pengguna. Mirip dengan malware sebelumnya yang berhasil menginfiltrasi Google Play.

Judy bergantung pada komunikasi dengan server command dan Control untuk operasinya. Setelah Google mendapat laporan tentang ini mereka langsung menghapus semua aplikasi yang disusupi malware dari Play Store mereka.

Cara Kerja Judy

Untuk melewati Bouncer, perlindungan Google Play, para peretas membuat aplikasi bridgehead, yaitu aplikasi untuk menjalin koneksi ke perangkat korban, dan mereka memasukkannya ke toko aplikasi. Begitu pengguna mengunudh aplikasi, ia secara diam-diam mendaftarkan receiver yang membuat koneksi dengan server C & C.

Server membalas dengan mengirim payload berbahaya, yang di dalamnya termasuk kode JavaScript, user agent string dan URL yang dikontrol oleh pengembang malware.

Malware membuka URL menggunakan user agent yang meniru browser PC di laman web tersembunyi dan menerima pengalihan ke situs web lain. Begitu situs target diluncurkan, malware menggunakan kode JavaScript untuk mencari dan mengklik banner iklan dari iklan Google.

Setelah mengklik iklan tersebut, pengembang malware menerima pembayaran dari pengembang situs web, yang membayar klik dan lalu lintas yang tidak sah. Klik palsu menghasilkan pendapatan besar bagi para pelaku, terutama karena malware tersebut mempunyai cakupan penyebaran yang cukup luas.

Aktor Di Balik Judy

Semua aplikasi berbahaya dikembangkan oleh perusahaan Korea bernama Kiniwini, terdaftar di Google Play sebagai Enistudio corp. Sebuah perusahaan yang mengembangkan aplikasi mobile untuk Android dan iOS. Sebenarnya tidak lazim menemukan perusahaan berada di belakang penyebaran malware mobile, karena biasanya kebanyakan dikembangkan oleh aktor jahat atau perorangan.

Selain aktivitas mengklik, Judy menampilkan sejumlah besar iklan, yang dalam beberapa kasus membuat pengguna tidak memiliki pilihan kecuali mengeklik iklan itu sendiri. Meskipun sebagian besar aplikasi memiliki peringkat positif. Jadi jelas selain memanfaatkan ponsel korban untuk melakukan klik tetapi juga mengganggu aktivitas pengguna.

Sumber berita:


https://www.bleepingcomputer.com

Tags: Adware anti virus super ringan Cyber security google playstore

Post navigation

Previous Operasi Shadowfall Runtuhkan Infrastruktur Eksploit Kit RIG
Next PowerPoint Penyebar Malware

artikel terkini

Ketika Placeholder Dokumentasi Berubah Jadi Ancaman Siber Ketika Placeholder Dokumentasi Berubah Jadi Ancaman Siber

Ketika Placeholder Dokumentasi Berubah Jadi Ancaman Siber

September 25, 2026
Bahaya RemControl dan Cara Melindungi Ponsel Anda Bahaya RemControl dan Cara Melindungi Ponsel Anda

Bahaya RemControl dan Cara Melindungi Ponsel Anda

September 25, 2026
Bedah Tuntas Perbedaan Antivirus dan Keamanan Endpoint Bedah Tuntas Perbedaan Antivirus dan Keamanan Endpoint

Bedah Tuntas Perbedaan Antivirus dan Keamanan Endpoint

September 25, 2026
Mengenal XDR Solusi Komprehensif Keamanan Siber Mengenal XDR Solusi Komprehensif Keamanan Siber

Mengenal XDR Solusi Komprehensif Keamanan Siber

September 25, 2026
Menghindari Penipuan Roblox untuk Orang Tua dan Anak Menghindari Penipuan Roblox untuk Orang Tua dan Anak

Menghindari Penipuan Roblox untuk Orang Tua dan Anak

September 24, 2026
Saat MFA Eksternal Jadi Perangkap Sandi Saat MFA Eksternal Jadi Perangkap Sandi

Saat MFA Eksternal Jadi Perangkap Sandi

September 24, 2026
Sindikat Phising EvilTokens Lumpuh Sindikat Phising EvilTokens Lumpuh

Sindikat Phising EvilTokens Lumpuh

September 24, 2026
Phising Manipulasi Otak Sejak Awal Phising Manipulasi Otak Sejak Awal

Phising Manipulasi Otak Sejak Awal

September 24, 2026

Lainnya

Ketika Placeholder Dokumentasi Berubah Jadi Ancaman Siber Ketika Placeholder Dokumentasi Berubah Jadi Ancaman Siber
3 min read
  • Teknologi

Ketika Placeholder Dokumentasi Berubah Jadi Ancaman Siber

September 25, 2026
Bahaya RemControl dan Cara Melindungi Ponsel Anda Bahaya RemControl dan Cara Melindungi Ponsel Anda
4 min read
  • Teknologi

Bahaya RemControl dan Cara Melindungi Ponsel Anda

September 25, 2026
Bedah Tuntas Perbedaan Antivirus dan Keamanan Endpoint Bedah Tuntas Perbedaan Antivirus dan Keamanan Endpoint
4 min read
  • Teknologi

Bedah Tuntas Perbedaan Antivirus dan Keamanan Endpoint

September 25, 2026
Mengenal XDR Solusi Komprehensif Keamanan Siber Mengenal XDR Solusi Komprehensif Keamanan Siber
5 min read
  • Sektor Bisnis
  • Teknologi

Mengenal XDR Solusi Komprehensif Keamanan Siber

September 25, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.