Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Informasi seputar IT Security

  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Edukasi
  • Mobile Security
  • Teknologi
  • Ransomware
  • Tips & Tricks
  • Home
  • Teknologi
  • MALWARE MARAK KARENA SISTEM KEAMANAN LEMAH
  • Teknologi

MALWARE MARAK KARENA SISTEM KEAMANAN LEMAH

3 min read
Phising dan Taktik

Credit image: Freepix

“Malware dan threats masih menjadi masalah di dunia maya bahkan intensitasnya semakin tinggi baik bagi pengguna internet maupun perangkat mobile terlebih pada Android smartphone dan tablet. Software jahat ini digunakan para pelaku untuk mengakses perangkat milik user dengan bermacam tujuan untuk spionase khususnya pada sektor industry sebagai cara untuk memata-matai pesaing, juga memata-matai individu, mencuri data pribadi dan member atau pengguna situs, mengirimkan sejumlah besar spam, pembajakkan rekening bank”. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Yudhi Kukuh, Technical Consultant PT, Prosperita ESET-Indonesia merujuk pada semakin banyaknya kebocoran data pada situs yang berbasis member.

Global Threat Infection
Kindsight Security Labs melansir laporan intensitas malware termasuk yang mentarget perangkat berbasis Android sepanjang kuartal ke 2 /2013. Laporan tersebut menyebutkan adanya peningkatan signifikan pada level global terutama pada malware Android. Seperti terlihat pada grafik berikut ini:

InfectionRateChart Q2-2013

Beberapa malware utama yang banya beredar di kwartal ke dua tahun 2013 yaitu
ZeroAccess2, bot p2p yang menggunakan teknologi rootkit untuk menyembunyikan keberadaannya. ZeroAccess2 mampu mendownload malware lain yang dibutuhkan untuk melakukan penipuan iklan pay-per click berskala besar.

Penipuan ini merugikan pengiklan internet hingga jutaan dolar per harinya. Karena sifat P2P dari infeksi malware ZeroAccess2, maka C & C bisa ada diberbagai tempat, dan konsentrasi tertinggi infeksi ini ada di AS, Eropa dan Asia.

Alureon.DX Bootkit Trojan yang mencuri username, password dan informasi kartu kredit serta mampu upload informasi ke C & C server. Pertama kali terlihat tahun 2006 dan terus ber evolusi hingga sekarang.

Aleuron.DX mengambi alih kontrol pada perangkat user dengan menulis ulang master boot record dan menyembunyikan diri dari software anti-virus. Server C & C dari Aleuron.DX teridentifikasi berada di AS, Inggris dan Belanda.

Zeus/Zbot Trojan yang menjadi momok sector perbankan, beredar dan ber-evolusi sejak 2007. Versi terbaru Zeus menggunakan perintah P2P yang terenkripsi dan control protocol. Bot ini menempel pada browser komputer korban dan memantau aktivitas perbankan online-nya.

Semua informasi dan data perbankan serta nomor kartu kredit korban kemudian dikirim ke situs C & C. Selama bertahun-tahun, berbagai versi Zeus telah mencuri jutaan dolar dalam penipuan online. Situs C & C tersebar secara global untuk mendukung aktifitas kejahatan tersebut, dengan konsentrasi di AS, Eropa dan China.

Indonesia Threat Infection
Sedangkan Infeksi malware yang melanda Indonesia, masih berkisar pada malware-malware lama seperti Ramnit, Conficker, Autorun, Autostart. Identifikasi tersebut diperoleh dari sampel kiriman user ESET yang dianalisa.

Ramnit, malware lama yang beredar dan teridentifikasi oleh ESET sejak Jui 2010 dan masih ber-evolusi hingga saat ini, sekaligus ancaman bagi user komputer di Indonesia. Kondisi demikian bisa dilihat pada grafik prevalensi malware di Indonesia selama Juli 2013 berikut ini:

PrevMalwareJuli2013

Sedangkan posisi Indonesia di wilayah regional Asia Tenggara, internet environment Indonesia masih menjadi yang terkotor dengan tingkat infeksi 16.94% atau nomor dua setelah Laos dengan 24.07%.

Yudhi Kukuh juga menyampaikan, “Kondisi internet environment demikian terutama pada pengguna home user, dipicu beberapa hal, internet di Indonesia, meski dari sisi kecepatan, masih masuk kategori lambat, semakin terjangkau. Daya beli yang semakin tinggi, membuat masyarakat akhirnya mampu untuk memiliki perangkat yang juga semakin murah, sehingga akses internet menjadi mudah. Tetapi sayangnya tidak dibarengi dengan kesadaran akan keamanan perangkat baik PC maupun perangkat mobile seperti smartphone dan tablet.

Perilaku dalam menggunakan PC, dan berinternet juga menjadikan user terekspose oleh malware seperti mengabaikan proses scanning pada perangkat asing yang masuk ke komputer kita seperti melalui USB”.

PrevMalwareASEAN-2013Juli

Serangan dan Infeksi Android
Situasi yang kurang lebih sama terjadi pada system operasi Android. Indonesia mengalami peningkatan pengguna Android sangat pesat tetapi minim kesadaran akan keamanan.

Hingga kini malware mobile yang sebagian besar adalah Trojan tersebar dengan pola menyamar sebagai aplikasi legal yang berasal dari Google Play. Google telah berupaya melakukan “Bouncer” program untuk memindai dan menghapus aplikasi yang mengandung malware, tetapi ada kalanya aplikasi bermuatan Trojan bisa lolos. Selain itu banyak juga toko aplikasi pihak ketiga yang tidak memeriksa aplikasi dagangannya terlebih dahulu..

Meskipun demikian, harus diakui memang belum ada epidemi malware yang begitu dahsyat di Android, dimana malware menyebar secara langsung dari satu perangkat mobile ke perangkat mobile yang lain.

Selanjutnya Yudhi Kukuh menambahkan “Dalam ranah mobile, penyebaran malwarenya juga bertujuan untuk memperoleh keuntungan finansial. Perolehan dalam bentuk uang tersebut  umumnya melalui pengiriman SMS ke nomor premium, dan pencurian data dan informasi milik korban yang akan dijual ke pelaku spamming, dan adware. Ada juga yang melakukan pemerasan melalui pengiriman informasi keamanan palsu, dan pasti berhubungan dengan software antivirus palsu. Aplikasi Spyphones juga terindikasi meningkat dan bisa menjadi ancaman signifikan pada kondisi BYOD – Bring Your Own Device dan APT”.

Post navigation

Previous Berkembang bersama PROSPERITA
Next PHISHING, ANCAMAN SERIUS PELAKU INDUSTRI INDONESIA

Related Stories

Malware Android Menyalahgunakan Kecerdasan Buatan Malware Android Menyalahgunakan Kecerdasan Buatan
5 min read
  • Teknologi

Malware Android Menyalahgunakan Kecerdasan Buatan

February 24, 2026
Era Manipulasi Identitas dan Otomasi Ancaman Era Manipulasi Identitas dan Otomasi Ancaman
2 min read
  • Teknologi

Era Manipulasi Identitas dan Otomasi Ancaman

February 23, 2026
Medium Baru Pengiriman Malware Medium Baru Pengiriman Malware
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Teknologi

Medium Baru Pengiriman Malware

February 23, 2026

Recent Posts

  • Evolusi Phising Docusign
  • Swafoto dan Kesehatan Mental Anak
  • Malware Android Menyalahgunakan Kecerdasan Buatan
  • Melindungi Mata Pencaharian dari Badai Serangan Siber
  • Era Manipulasi Identitas dan Otomasi Ancaman
  • Medium Baru Pengiriman Malware
  • Ancaman di Balik Salah Ketik URL
  • DLS Senjata Pemeras Ransomware
  • AMOS Pencuri Identitas Digital
  • Jebakan Gemini & ChatGPT Palsu

Daftar Artikel

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks

You may have missed

Evolusi Phising Docusign Evolusi Phising Docusign
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

Evolusi Phising Docusign

February 24, 2026
Swafoto dan Kesehatan Mental Anak Swafoto dan Kesehatan Mental Anak
5 min read
  • Edukasi
  • Tips & Tricks

Swafoto dan Kesehatan Mental Anak

February 24, 2026
Malware Android Menyalahgunakan Kecerdasan Buatan Malware Android Menyalahgunakan Kecerdasan Buatan
5 min read
  • Teknologi

Malware Android Menyalahgunakan Kecerdasan Buatan

February 24, 2026
Melindungi Mata Pencaharian dari Badai Serangan Siber Melindungi Mata Pencaharian dari Badai Serangan Siber
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Tips & Tricks

Melindungi Mata Pencaharian dari Badai Serangan Siber

February 24, 2026

Copyright © All rights reserved. | DarkNews by AF themes.