Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Informasi seputar IT Security

  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Edukasi
  • Mobile Security
  • Teknologi
  • Ransomware
  • Tips & Tricks
  • Home
  • Teknologi
  • ESET DUKUNG AVAR SECARA TOTAL DELAPAN JAWARA ANTIVIRUS DARI SLOWAKIA DAN AMERIKA TERBANG KE BALI
  • Teknologi

ESET DUKUNG AVAR SECARA TOTAL DELAPAN JAWARA ANTIVIRUS DARI SLOWAKIA DAN AMERIKA TERBANG KE BALI

3 min read
Phising dan Taktik

Credit image: Freepix

Jakarta, 18 November 2010, Jika para pembuat virus berlomba-lomba meningkatkan eksistensi diri dengan memproduksi serangan yang makin hari semakin sulit ditangkal, para researcher antivirus juga tidak tinggal diam.

Sejak Juni 1998, mereka memiliki wadah yang dinamakan Association of anti Virus Asia Researchers atau disingkat AVAR (http://www.aavar.org). Organisasi independen dan non-profit ini memfokuskan risetnya di wilayah Asia Pasifik.

ESET memiliki kepedulian dengan organisasi ini. Ini dibuktikan dengan komitmennya sebagai Ultimate Sponsor atau sponsor paling tinggi kontribusinya dalam Konferensi AVAR 2010 yang diadakan pada tanggal 17-19 November di Nusa Dua, Bali.

Pembuktian ini juga mencerminkan semangat ESET dalam dunia riset teknologi keamanan komputer. ESET secara korporat memiliki misi yang sejalan dengan misi utama AVAR yaitu mencegah penyebaran dan kerusakan yang ditimbulkan karena malicious software (malware).

Kegiatan organisasi non-profit yang menaungi para researcher anti virus di wilayah Asia Pasifik ini adalah menganalisa serangan terhadap keamanan komputer dan berbagi temuan teknologi untuk pengembangan riset serangan komputer dan internet di masa depan.

Organisasi ini sendiri terdiri dari berbagai pakar antivirus dari Australia, China, Hong Kong, India, Jepang, Korea, Filipina, Singapura, Taiwan, Inggris, dan Amerika Serikat.

Delapan orang yang akan hadir dari ESET adalah Miroslav Trnka (Chief Executive Officer), Richard Marko (Chief Technology Officer), Tomas Kalab (Chief Software Architect), Juraj Malcho (Head of Virus Laboratory), David Harley (Senior Research Fellow & Director of Malware Intelligence), Randy Abrams (Director of Technical Education), Jeff Debrosse (Senior Security Evangelist), Daivd Wang (Principal Data Mining Engineer).

David Harley dengan makalah berjudul“Test Files and Product Evaluation: the Case for and against Malware Simulation”, membahas tentang pengujian anti virus dan cross checking antara lembaga.

Karena pada prinsipnya, anti malware testing bisa dilakukan oleh siapa saja dan tidak ada satu lembagapun yang memperoleh mandat otoritas untuk melakukan pengujian.

Dampak yang muncul adalah, tidak ada standard tertentu yang baku yang ada adalah metodologi yang dikenal di dunia teknologi informasi sebagai dynamic dan static testing dll.

Di salah satu workshop yang disampaikan oleh David Harley, kondisi demikian menimbulkan adanya discrepancy pada hasil test yang dapat merugikan baik vendor antivirus maupun konsumen.

Bahkan lebih jauh lagi yaitu munculnya Lembaga atau Lab malware test yang tidak independen karena disupport oleh vendor antivirus atau yang dikenal dengan Red Light Test.

Dimana deskripsi tentang produk yang bagus diperoleh dari sponsor, pengujian berdasarkan fakta hanya pilihan saja dan tidak perlu dilakukan, tidak ada penjelasan metodologi tertentu yang digunakan – inilah mengapa disebut sebagai red light, sampel uji diberikan dari vendor sponsor.

Makalah yang akan disampaikan oleh peneliti anti malware di ESET Threatsense Lab tersebut dikembangkan berdasarkan serangkaian pengalaman ESET terkait dengan virus/malware, riset yang dilakukan lembaga independen, uji yang dilakukan, pengembangan metode pengujian oleh EICAR, virus/malware simulation software, hingga menjadi perangkat uji, yang terutama difungsikan sebagai pemeriksa pada fungsi deteksi malware.

Secara khusus, Senior Research Fellow & Director of Malware Intelligence di ESET juga akan mengemukakan tentang hubungan kerjasama dalam industri agar memudahkan lembaga penguji lain untuk bertukar pengalaman dan knowledge sehingga mampu mengeksplorasi metodologi-metodologi alternatif untuk menangkap dan memvalidasi sampel-sampel yang ada.

Dalam konferensi tersebut juga dihadiri oleh Perwakilan Kementerian Ekonomi, Peradagangan dan Industri, Jepang. Makalah yang dibawakan membahas tentang perlunya kerjasama lintas batas untuk menyampaikan informasi tentang isu-isu keamanan termasuk malware.

Konferensi AVAR selain sebagai media untuk sharing informasi, juga ajang untuk membangun kerjasama dengan para ahli malware dan antivirus di seluruh dunia dan dengan latar belakang yang berbeda.

Penyebar luasan informasi dan jaringan di event AVAR tentu sangat bernilai bagi mereka yang menginginkan lingkungan perusahaannya terlindungi demikian juga bagi mereka calon-calon generasi baru keamanan komputer, serta bagi para profesional di bidang digital environment.

Berkaitan dengan event AVAR tersebut, Yudhi Kukuh, Technical Consultant ESET Indonesia menyampaikan, bahwa ”malware-malware baru bermunculan dengan sangat luar biasa setiap harinya terutama di wilayah Asia Pasifik, disisi lain kesadaran penggunaan anti virus juga semakin meningkat sehingga perlu ada support informasi yang benar berkaitan dengan produk antivirus”.

Post navigation

Previous 10 THREAT TERATAS BULAN OKTOBER 2010
Next DAVID HARLEY DARI ESET MENOLAK PROSES UJI ANTIVIRUS DENGAN CARA MENSIMULASIKAN VIRUS UNTUK TUJUAN STANDARISASI.

Related Stories

Saat AI Memalsukan Kenyataan Digital Anda Saat AI Memalsukan Kenyataan Digital Anda
4 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi

Saat AI Memalsukan Kenyataan Digital Anda

March 2, 2026
Antara Efisiensi dan Risiko Keamanan Korporat Antara Efisiensi dan Risiko Keamanan Korporat
3 min read
  • Sektor Bisnis
  • Teknologi

Antara Efisiensi dan Risiko Keamanan Korporat

February 27, 2026
Masa Depan Perlindungan Siber Masa Depan Perlindungan Siber
4 min read
  • Teknologi

Masa Depan Perlindungan Siber

February 26, 2026

Recent Posts

  • Tips Kelola Izin di Android & iOS
  • Bahaya Laten Ransomware 2026
  • Double Extortion Targetkan Gamers
  • Serangan Rantai Pasok Incar Jantung Pengembangan Aplikasi
  • Antara Efisiensi dan Risiko Keamanan Korporat
  • Saat AI Memalsukan Kenyataan Digital Anda
  • Antara Efisiensi dan Risiko Keamanan Korporat
  • Aliansi Baru Peretas Negara dan Ransomware
  • Malware Pengincar Para Pengembang
  • Masa Depan Perlindungan Siber

Daftar Artikel

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks

You may have missed

Tips Kelola Izin di Android & iOS Tips Kelola Izin di Android & iOS
5 min read
  • Mobile Security
  • Sektor Personal

Tips Kelola Izin di Android & iOS

March 3, 2026
Bahaya Laten Ransomware 2026 Bahaya Laten Ransomware 2026
6 min read
  • Ransomware

Bahaya Laten Ransomware 2026

March 3, 2026
Double Extortion Targetkan Gamers Double Extortion Targetkan Gamers
4 min read
  • Sektor Personal

Double Extortion Targetkan Gamers

March 3, 2026
Serangan Rantai Pasok Incar Jantung Pengembangan Aplikasi Serangan Rantai Pasok Incar Jantung Pengembangan Aplikasi - Dalam beberapa tahun terakhir, benteng pertahanan perusahaan besar menjadi semakin sulit ditembus secara langsung.
3 min read
  • Sektor Bisnis

Serangan Rantai Pasok Incar Jantung Pengembangan Aplikasi

March 2, 2026

Copyright © All rights reserved. | DarkNews by AF themes.