Skip to content

PROSPERITA IT NEWS

Connect with Us

Social menu is not set. You need to create menu and assign it to Social Menu on Menu Settings.

Tags

2FA anti bocor data anti maling antivirus Andal antivirus andalan Antivirus Canggih Antivirus ESET antivirus hebat antivirus jempolan Antivirus Komprehensif antivirus nomor satu Antivirus Nomor Wahid Antivirus Papan Atas Antivirus Populer Antivirus Super antivirus superb Antivirus Super Ringan anti virus super ringan Antivirus Tangguh Antivirus Terbaik Antivirus Top BacaPikirshare BacaPikriShare Cyber security Data Security Edukasi KOnsumen Edukasi Siber ESET ESET deteksi Ransomware ESET Indonesia ESET PArental Control GreyCortex Keamanan Komputer Malware News prosperita Parental Control phising Prosperita Ransomware Riset ESET Super Ringan tips Tips & Trik Trojan vimanamail

Categories

  • Edukasi
  • Mobile Security
  • News Release
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Teknologi
  • Tips & Tricks
  • Uncategorized
  • Home
  • Home
  • Sektor Bisnis
  • MadeYouReset Teknik Serangan DoS Baru pada HTTP/2
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal

MadeYouReset Teknik Serangan DoS Baru pada HTTP/2

3 min read
MadeYouReset Teknik Serangan DoS Baru pada HTTP/2

Credit image: Freepix

MadeYouReset Teknik Serangan DoS Baru pada HTTP/2 – Peneliti keamanan siber telah menemukan teknik serangan baru yang disebut MadeYouReset, yang memanfaatkan kerentanan dalam berbagai implementasi HTTP/2 untuk melancarkan serangan denial-of-service (DoS) yang kuat.

MadeYouReset dirancang untuk melewati batas standar server yang biasanya mengizinkan 100 permintaan HTTP/2 secara bersamaan per koneksi TCP dari klien. Batas ini sebenarnya bertujuan untuk mencegah serangan DoS.

Tetapi MadeYouReset berhasil menembus batasan tersebut. Akibatnya, seorang penyerang dapat mengirimkan ribuan permintaan.

Yang menyebabkan kondisi denial-of-service bagi pengguna sah. Dalam beberapa kasus, serangan ini bahkan dapat menyebabkan crash out-of-memory.

Kerentanan ini diberi kode identifikasi generik CVE-2025-8671. Namun, kerentanan ini juga memengaruhi berbagai produk lain, termasuk:

  • Apache Tomcat (CVE-2025-48989)
  • F5 BIG-IP (CVE-2025-54500)
  • Netty (CVE-2025-55163)

Baca juga: Evolusi EDR Killer Baru Mengancam Keamanan Sistem

Cara Kerja MadeYouReset

MadeYouReset Teknik Serangan DoS Baru pada HTTP/2
Credit image: Freepix


MadeYouReset adalah cacat keamanan terbaru dalam protokol HTTP/2, setelah Rapid Reset (CVE-2023-44487) dan HTTP/2 CONTINUATION Flood.

Serangan ini dibangun di atas Rapid Reset dan mitigasinya, yang membatasi jumlah aliran data (stream) yang dapat dibatalkan oleh klien menggunakan bingkai RST_STREAM.

MadeYouReset mengeksploitasi fakta bahwa bingkai RST_STREAM digunakan untuk pembatalan yang dimulai oleh klien dan juga untuk memberi sinyal adanya kesalahan aliran data.

Penyerang mengirimkan bingkai yang dibuat dengan cermat untuk memicu pelanggaran protokol, yang kemudian mendorong server untuk mereset aliran data dengan mengeluarkan bingkai RST_STREAM-nya sendiri.

Terdapat enam jenis primitif yang dapat memicu server mengirimkan bingkai RST_STREAM, termasuk mengirimkan bingkai WINDOW_UPDATE dengan nilai 0, bingkai PRIORITY dengan panjang yang tidak sesuai, atau mengirimkan bingkai HEADERS atau DATA setelah klien menutup aliran data.

Dengan memanfaatkan kelemahan ini, MadeYouReset berhasil mengatasi mitigasi Rapid Reset karena penyerang tidak perlu mengirimkan bingkai RST_STREAM.

Sebaliknya, mereka memanipulasi server agar melakukannya, sehingga menghasilkan dampak yang sama berbahayanya.

Menurut CERT Coordination Center (CERT/CC), MadeYouReset mengeksploitasi ketidaksesuaian antara spesifikasi HTTP/2 dan arsitektur internal banyak server we.

Yang mengakibatkan kehabisan sumber daya. Hal ini yang kemudian dapat dimanfaatkan penyerang untuk melancarkan serangan DoS.

Baca juga: Aplikasi Palsu Hantui App Store dan Google Play

Isu Keamanan Lain HTTP/1.1 Desync Attacks

Penemuan MadeYouReset muncul di tengah rincian serangan lain dari perusahaan keamanan aplikasi PortSwigger mengenai HTTP/1.1 desync attacks (juga dikenal sebagai HTTP request smuggling).

Serangan ini dapat mengekspos jutaan situs web terhadap pengambilalihan. Akamai (CVE-2025-32094) dan Cloudflare (CVE-2025-4366) telah mengatasi isu ini.

HTTP request smuggling adalah eksploitasi keamanan yang memanfaatkan ketidaksesuaian cara server front-end dan back-end memproses permintaan HTTP yang tidak sesuai dengan standar. Serangan ini memungkinkan penyerang untuk “menyelundupkan” permintaan dan melewati langkah-langkah keamanan.

PortSwigger menyatakan bahwa HTTP/1.1 memiliki kelemahan fatal di mana penyerang dapat menciptakan ambiguitas ekstrem tentang di mana satu permintaan berakhir dan yang berikutnya dimulai.

Sebaliknya, HTTP/2 dan versi yang lebih baru menghilangkan ambiguitas ini, membuat serangan desync hampir mustahil. Oleh karena itu, PortSwigger menyimpulkan bahwa HTTP/1.1 harus “mati” dan mendorong penggunaan HTTP/2 untuk koneksi antara reverse proxy dan origin server.

Sampai di sini pembahsan kita mengenai MadeYouReset Teknik Serangan DoS Baru pada HTTP/2, semoga informasi tersebut dapat bermanfaat.

 

 

 

Baca artikel lainnya: 

  • Ratusan Laptop Dell Rentan terhadap Serangan yang Sulit Dihapus
  • Game Populer Disusupi Trojan Android
  • Modus Penipuan Canggih untuk Menginfeksi Komputer Sendiri
  • Kerentanan Ditemukan pada Teknologi eSIM Apa Bahayanya?
  • Phising Email Bertarget dan Jebakan Ganda
  • Penipuan ClickTok Mengintai Pengguna TikTok Shop
  • Panduan Mencegah Serangan Man-in-the-Middle
  • Apakah Kamu Tahu Diam-diam Ponsel Bisa Memata-matai
  • Shuyal Stealer Curi Data dari 19 Browser
  • Platform Sex Toy Lovense Ekspos Data Pengguna

 

 

 

Sumber berita:

 

WeLiveSecurity

Post navigation

Previous PS1Bot Menyerang Melalui Malvertising
Next Evolusi Phising dan Arah Masa Depan

artikel terkini

Menghadapi Risiko Ancaman Orang Dalam di Perusahaan Menghadapi Risiko Ancaman Orang Dalam di Perusahaan

Menghadapi Risiko Ancaman Orang Dalam di Perusahaan

August 21, 2026
Modus Afiliasi Ransomware Menyamar Jasa Pemulihan Modus Afiliasi Ransomware Menyamar Jasa Pemulihan

Modus Afiliasi Ransomware Menyamar Jasa Pemulihan

August 21, 2026
BTMob Malware Android Incar Rekening Bank BTMob Malware Android Incar Rekening Bank

BTMob Malware Android Incar Rekening Bank

August 20, 2026
Notifikasi Biasa yang Tidak Biasa Notifikasi Biasa yang Tidak Biasa

Notifikasi Biasa yang Tidak Biasa

August 20, 2026
Mengenal WAF Lapisan Tambahan Keamanan Siber Mengenal WAF Lapisan Tambahan Keamanan Siber

Mengenal WAF Lapisan Tambahan Keamanan Siber

August 20, 2026
Ancaman Pengambilalihan Akun Magento dan Adobe Commerce Ancaman Pengambilalihan Akun Magento dan Adobe Commerce

Ancaman Pengambilalihan Akun Magento dan Adobe Commerce

August 19, 2026
Email Phising Tidak Selalu Terlihat Seperti Phising Email Phising Tidak Selalu Terlihat Seperti Phising

Email Phising Tidak Selalu Terlihat Seperti Phising

August 19, 2026
Saat QR Code Menjadi Perangkap Siber Saat QR Code Menjadi Perangkap Siber

Saat QR Code Menjadi Perangkap Siber

August 18, 2026

Lainnya

Menghadapi Risiko Ancaman Orang Dalam di Perusahaan Menghadapi Risiko Ancaman Orang Dalam di Perusahaan
6 min read
  • Edukasi
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Tips & Tricks

Menghadapi Risiko Ancaman Orang Dalam di Perusahaan

August 21, 2026
Modus Afiliasi Ransomware Menyamar Jasa Pemulihan Modus Afiliasi Ransomware Menyamar Jasa Pemulihan
4 min read
  • Ransomware
  • Sektor Bisnis
  • Teknologi

Modus Afiliasi Ransomware Menyamar Jasa Pemulihan

August 21, 2026
BTMob Malware Android Incar Rekening Bank BTMob Malware Android Incar Rekening Bank
3 min read
  • Mobile Security
  • Sektor Personal
  • Teknologi

BTMob Malware Android Incar Rekening Bank

August 20, 2026
Notifikasi Biasa yang Tidak Biasa Notifikasi Biasa yang Tidak Biasa
5 min read
  • Sektor Bisnis
  • Sektor Personal
  • Tips & Tricks

Notifikasi Biasa yang Tidak Biasa

August 20, 2026
PROSPERITA IT News | DarkNews by AF themes.